Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Genjot Energi Bersih, Sri Lanka Perluas Proyek Pembangkit Listrik Tenaga Surya

📅 Kamis, 16 Jul 2026, 16:40 WIB | Oleh:
Genjot Energi Bersih, Sri Lanka Perluas Proyek Pembangkit Listrik Tenaga Surya Doc: AFP

KOLOMBO - Kabinet Sri Lanka pada Selasa (14/7) menyetujui perjanjian pinjaman dan hibah untuk proyek senilai 80,5 juta dolar AS, yang bertujuan untuk memperluas pembangkit listrik tenaga surya (PLTS) atap, memperkenalkan sistem pengukuran bersih virtual (virtual net metering), dan memodernisasi jaringan distribusi listrik, lapor Xinhua.

Paket pembiayaan tersebut mencakup pinjaman lunak sebesar 35 juta dolar AS dari Asian Development Bank (ADB), hibah senilai 15,4 juta euro dari Uni Eropa (UE), dan hibah sebesar 5,5 juta dolar AS dari dana perwalian Japan Fund for the Joint Crediting Mechanism.

Pendanaan pendamping dari lembaga pelaksana akan menutupi sisa biaya proyek tersebut.

Kabinet menyetujui usulan yang diajukan oleh Presiden Sri Lanka Anura Kumara Dissanayake dalam kapasitasnya sebagai menteri keuangan, perencanaan, dan pembangunan ekonomi untuk menandatangani perjanjian tersebut. Pemerintah sebelumnya telah mengizinkan negosiasi dengan ADB dan mitra-mitra pembiayaan lainnya.

Dalam Proyek Agregasi PLTS Atap dan Pengukuran Bersih Virtual, perusahaan milik negara, Electricity Distribution Lanka (Private) Limited dan Lanka Electricity Company (Private) Limited, akan membangun model berbasis perusahaan utilitas untuk menghimpun listrik yang dihasilkan sistem PLTS atap skala besar dan mengalokasikan kredit listrik kepada konsumen yang memenuhi syarat.

Skema ini dimaksudkan untuk memungkinkan usaha mikro, kecil dan menengah (UMKM), serta organisasi masyarakat untuk mendapatkan manfaat dari listrik tenaga surya tanpa harus memasang panel surya di tempat mereka sendiri. Pengguna yang memenuhi syarat namun menghadapi kendala keuangan atau ruang akan menerima alokasi melalui mekanisme kompensasi sosial yang dirancang untuk mengurangi biaya listrik.

Proyek ini diharapkan dapat mendukung kapasitas tenaga surya atap sekitar 25 megawatt-peak (MWp). Proyek ini juga akan membiayai peningkatan digital pada jaringan distribusi kedua perusahaan utilitas itu dan meningkatkan kemampuan mereka untuk mengakomodasi tambahan energi terbarukan terdistribusi.

"Proyek ini akan membantu Sri Lanka memperluas akses ke energi terbarukan yang terjangkau sekaligus memperkuat kesiapan jaringan listrik untuk sektor tenaga listrik yang lebih tangguh dan inklusif," kata Direktur Negara ADB untuk Sri Lanka Shannon Cowlin. "Proyek ini akan mendukung usaha kecil, memajukan modernisasi dan digitalisasi jaringan listrik, serta menciptakan peluang baru bagi perempuan dan kaum muda di industri energi bersih," lanjutnya.

Fasilitas pelatihan juga akan didirikan untuk mengembangkan keterampilan sektor hijau, memperkuat partisipasi perempuan, dan membangun kapasitas teknis dalam teknologi rendah karbon tingkat lanjut. Ant

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • FIFA Asean Cup 2026: Sembilan Gol Antarkan Indonesia ke Final, Thailand Menanti
    Laga ini adalah salahsatu pertandingan bola paling menegangkan ...
  • Pembalakan Liar di TN Berbak-Sembilang Terbongkar, Ratusan Kayu dan Rel 1 Km Dimusnahkan.
    Pecuri kayu sampai membangun rel? Ini sih terang2an ...
  • Dagelan Tak Mutu Lapas Cibinong, Bisa Bangun 10 Rumah Sultan, tak Ada Anggaran Beli CCTV Rp200.000  
    Aparat dan pejabat di negeri ini makin terang2an ...
  • MSI Apresiasi Menteri Pertanian Amran Sulaiman Terkait Penghentian Impor Singkong
    Sangat menginspirasi melihat bagaimana kebijakan tegas menyetop impor ...
  • Kebangkitan UMKM dan Penetrasi E-Commerce jadi Katalisator Pertumbuhan Industri Percetakan di Indonesia
    ehadiran platform pameran B2B bertaraf internasional seperti ALLPrint ...
Advertisement
Inacraft Detail Sidebar
Megapolitan
Pemeriksaan Kondisi Lapanga...
Nasional
Serius Ada Cadangan Beras 4...
Advertisement
7 Event Jakarta Akhir Pekan 3-4 Oktober: Ada Indonesia Comic Con hingga JICAF 2026

7 Event Jakarta Akhir Pekan 3-4 Oktober: Ada Indonesia Comic Con hingga JICAF 2026

02 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.