Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

UE Segera Jatuhkan Sanksi Baru terhadap Russia

📅 Rabu, 15 Jul 2026, 02:45 WIB | Oleh: Tim Penulis
UE Segera Jatuhkan Sanksi Baru terhadap Russia Doc: AFP/OLEKSANDR GIMANOV
Ket. Kerabat dari tawanan perang menggelar aksi membawa bendera nasional Ukraina sambil membawa foto keluarganya yang jadi tawanan perang di Tangga Potemkin di Odesa pada akhir Juni lalu. Sebuah laporan dari Kyiv menyatakan bahwa tentara Russia telah mengeksekusi ratusan tawanan perang Ukraina sejak tahun 2022.

BRUSSELS - Negara-negara Uni Eropa (UE) pada Selasa (14/7) berupaya keras untuk menyepakati putaran sanksi baru terhadap Russia, menjelang tenggat waktu yang dapat melemahkan langkah kunci untuk menekan pendapatan minyak Moskwa.

Para duta besar dari 27 negara anggota UE dijadwalkan mengadakan pembicaraan terakhir di Brussels, Belgia, untuk merundingkan kesepakatan tentang paket baru tersebut setelah sejumlah keberatan menghambat tercapainya kesepakatan.

Jika tidak tercapai kesepakatan hingga Rabu (15/7), maka UE mungkin terpaksa menaikkan batas harga yang bertujuan untuk membatasi jumlah keuntungan yang dapat diperoleh Russia dari ekspor minyak globalnya.

Berdasarkan peraturan saat ini, batas atas harga minyak mentah seharusnya naik dari USD44 agar lebih sesuai dengan harga minyak internasional setelah lonjakan akibat perang di Timur Tengah.

Brussels ingin mengubah aturan tersebut dalam paket sanksi baru untuk mempertahankan tingkat saat ini selama beberapa bulan lagi sehingga Kremlin tidak dapat memanfaatkan lonjakan harga. Namun, putaran sanksi baru ini, yang ke-21 yang dikenakan UE terhadap Russia sejak invasi ke Ukraina pada tahun 2022, telah menghadapi banyak kendala sejak diusulkan bulan lalu.

Berbagai negara telah keberatan dengan bagian-bagian yang berbeda dan berupaya untuk mengurangi dampaknya. Para diplomat mengatakan bahwa dengan masih adanya beberapa poin yang perlu diselesaikan, belum jelas apakah kesepakatan dapat tercapai sebelum batas waktu penetapan harga minyak.

Diplomat senior UE Kaja Kallas, mengatakan bahwa negara-negara UE sebenarnya nyaris capai kesepakatan setelah pertemuan para menteri luar negeri blok tersebut pada Senin (13/7) lalu.

"Tujuan kami adalah mencapai kesepakatan. Jika kami tidak mencapai kesepakatan, maka kami akan mulai mengerjakan Rencana B," kata Kallas.

Kegagalan mencapai kesepakatan dapat menjadi pukulan bagi UE pada saat Kyiv tampaknya membalikkan keadaan dalam perang. Kepala UE, Ursula von der Leyen, dijadwalkan mengunjungi Kyiv pada Rabu untuk melakukan pembicaraan dengan Presiden Ukraina, Volodymyr Zelenskyy.

Laporan Kyiv

Sementara itu muncul laporan bahwa bahwa tentara Russia telah mengeksekusi ratusan tawanan perang Ukraina sejak tahun 2022. Walau jumlah pastinya tidak diketahui, Kyiv menuding eksekusi tersebut mengungkapkan kebijakan yang disengaja oleh Moskwa.

Brigade ke-110 Ukraina mengkonfirmasi bahwa beberapa prajurit telah tewas dan menuduh pasukan Russia melanggar perjanjian untuk mengevakuasi mereka.

Beberapa pejabat Ukraina mengatakan kepada AFP bahwa pasukan Russia meningkatkan eksekusi mulai tahun 2023.

“Ini berakar dari kebijakan Russia yang secara efektif mendorong dan memungkinkan kejahatan semacam itu, dengan para komandan kemudian mengeluarkan perintah untuk tujuan tersebut,” kata Andriy Atamantchuk, seorang pejabat di Kantor Kejaksaan Agung Ukraina yang mengawasi masalah eksekusi tawanan perang, kepada AFP.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • MSI Apresiasi Menteri Pertanian Amran Sulaiman Terkait Penghentian Impor Singkong
    Sangat menginspirasi melihat bagaimana kebijakan tegas menyetop impor ...
  • Kebangkitan UMKM dan Penetrasi E-Commerce jadi Katalisator Pertumbuhan Industri Percetakan di Indonesia
    ehadiran platform pameran B2B bertaraf internasional seperti ALLPrint ...
  • Mentan Bidik Investasi Besar, Industri Bioetanol Nasional Mulai Digenjot
    Langkah strategis dari pemerintah pusat, khususnya melalui jaminan ...
  • Kemenperin Perkuat Kemitraan IKM Singkong dan Industri Nasional
    Langkah Kemenperin mengintegrasikan IKM olahan singkong melalui Program ...
  • Industri Bioetanol Indonesia Mau Digenjot, Mentan Bidik Investasi BUMN dan Swasta
    Potensi penghematan devisa negara hingga mencapai Rp500 triliun ...

Wamenkes Tegaskan Influenza A Tidak Berbahaya

17 menit yang lalu | Ilham Sudrajat

Nasional
Wamenkes Tegaskan Influenza...

Janice Tjen Melaju ke Babak Kedua China Open 2026

22 menit yang lalu | Ilham Sudrajat

Olahraga
Janice Tjen Melaju ke Babak...
Advertisement
Sangat Langka! Flora Jenis Baru Ditemukan di Lereng Semeru, Cuma Ada 12 Batang di Dunia

Sangat Langka! Flora Jenis Baru Ditemukan di Lereng Semeru, Cuma Ada 12 Batang di Dunia

30 Sep 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.