Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Hilirisasi Hasil Hutan Bukan Kayu Kaltim Dinilai Mampu Angkat Ekonomi Masyarakat Desa.

5 Senin, 13 Jul 2026, 11:26 WIB | Oleh:
Hilirisasi Hasil Hutan Bukan Kayu Kaltim Dinilai Mampu Angkat Ekonomi Masyarakat Desa. Hilirisasi Hasil Hutan Bukan Kayu Kaltim Dinilai Mampu Angkat Ekonomi Masyarakat Desa. Doc: Antara Foto
Ket. Penjemuran biji kopi liberika yang dikelola kelompok tani hutan di kawasan hutan Desa Suka Rahmat, Kabupaten Kutai Timur.

Pemerintah Provinsi Kalimantan Timur memastikan ragam produk inovasi olahan dari pengelolaan kawasan perhutanan sosial tingkat desa kini menembus jangkauan pasar modern hingga mancanegara.

"Keberhasilan hilirisasi komoditas hasil hutan bukan kayu ini terbukti mampu mengangkat ekonomi masyarakat perdesaan," kata Pelaksana Tugas Kepala Dinas Kehutanan Kaltim Rusmadi di Samarinda, Senin.

Salah satu pencapaian dari program pemberdayaan tersebut ditunjukkan melalui keberhasilan ekspor komoditas lidi nipah produksi warga Delta Mahakam di Kabupaten Kutai Kartanegara menuju pasar India.

Pencapaian kelompok tani hutan tersebut turut membuktikan bahwa kreativitas pengolahan bahan mentah sanggup memberikan nilai tambah kompetitif bagi hasil panen lokal.

"Masyarakat kita kini tidak lagi sekadar menjual bahan baku mentah, melainkan mengemasnya menjadi beragam produk komersial bernilai jual," ujar Rusmadi.

Olahan produk berkelanjutan juga gencar dikembangkan oleh masyarakat sekitar kawasan Sepaku melalui pengolahan daun dan buah mangrove menjadi produk sirup serta dodol.

Menurut dia, diversifikasi produk pangan dari hasil hutan ini memutar roda perekonomian keluarga sekaligus menyerap banyak partisipasi tenaga kerja dari kalangan perempuan desa.

"Pemberdayaan kelompok ibu rumah tangga dalam memproduksi olahan mangrove merupakan wujud nyata dari strategi pemerataan tingkat kesejahteraan warga di sekitar lingkar hutan," tuturnya.

Sementara itu, potensi budi daya komoditas kopi jenis liberika di Desa Suka Rahmat, Kabupaten Kutai Timur yang dikembangkan secara ramah lingkungan turut diandalkan menjadi sumber pemasukan andalan baru bagi masyarakat sekitar hutan lindung.

Ia  menyatakan hasil panen biji kopi yang diolah menjadi bubuk kemasan premium tersebut kini semakin diminati oleh pangsa pasar domestik berkat cita rasanya yang amat khas.

"Kolaborasi pembinaan yang pemerintah berikan selalu berfokus pada peningkatan kapasitas mutu pengemasan agar produk perhutanan sosial pantas dan bersaing saat terpajang di rak pasar modern," ucap Rusmadi.

Skema pendampingan bisnis terpadu tersebut turut menyasar perluasan sektor budi daya madu kelulut trigona di kawasan hutan di Samboja, Kabupaten Kutai Kartanegara yang belakangan diolah warga menjadi turunan bahan produk kosmetik.

Ia menyampaikan bahwa pemanfaatan sumber daya alam tersebut dikawal secara hati-hati dengan tetap mengedepankan prinsip konservasi agar ekosistem hutan senantiasa terjaga kelestariannya. 

"Melalui kemandirian pengelolaan komoditas hasil hutan yang bernilai ekonomi tinggi ini, penduduk desa otomatis bertindak sebagai pelindung terdepan bagi kelestarian alam kita," kata Rusmadi.

Terbaru, capaian persetujuan perhutanan sosial Provinsi Kalimantan Timur tercatat seluas 360.947,82 hektare yang terbagi dalam 223 unit persetujuan dan telah diberikan kepada 23.451 kepala keluarga.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Andrea Bocelli Bikin Jakarta Terpukau! Konser Romanza Hadirkan Malam Penuh Keajaiban
    Salut banget dengan konser Andrea Bocelli sangat mengharumkan ...
  • Kapasitas Produksi Menganggur, Industri Didesak Bangkit
    Berita yang sangat melegakan bagi kita yang bergerak ...
  • Jakarta Timur Bersiap Jadi Magnet Investasi Baru, Kawasan 370 Hektare Ini Dilirik
    Tidak akan sukses. Catat ini. Ormas sm warlok ...
  • Industri Makanan dan Minuman Tumbuh 7,04 Persen, KRISTA InterFOOD 2026 Perluas Peluang Bisnis
    Pencapaian kinerja industri mamin yang impresif ini tentu ...
  • Ekspor Tembus 4,85 Miliar Dolar AS, UGM Dorong Teknologi Hijau Industri Kulit
    Ekspor kulit tembus 4,85 miliar dolar AS, UGM ...
Advertisement
Halal Connect Digelar LPPOM, Buka Jalan UMKM Lokal Go Global!

Halal Connect Digelar LPPOM, Buka Jalan UMKM Lokal Go Global!

04 Nov 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.