Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Bukan Liburan Biasa, Ini Rahasia di Balik Suksesnya Ekspedisi Cicatih Elpala Menembus Pelabuhan Ratu

📅 Minggu, 12 Jul 2026, 18:00 WIB | Oleh:
Bukan Liburan Biasa, Ini Rahasia di Balik Suksesnya Ekspedisi Cicatih Elpala Menembus Pelabuhan Ratu Doc: Istimewa
Ket. Para anggota Ekspedisi Cicatih Elpala.

SUKABUMI – Kesuksesan Ekspedisi Cicatih Elpala yang menempuh perjalanan dari hulu Sungai Cimelati sampai Pelabuhan Ratu, Sukabumi, Jawa Barat, bukan cuma soal berhasil melewati medan alam. 

Lebih dari itu, ekspedisi ini jadi ajang belajar yang mempertemukan semangat persaudaraan, kepedulian lingkungan, patriotisme, dan proses membentuk karakter generasi muda pencinta alam.

Ekspedisi yang berlangsung pada 4–10 Juli 2026 ini merupakan gagasan Rumah Elpala, wadah alumni Elpala SMA Negeri 68 Jakarta, bersama anggota aktif Elpala SMA Negeri 68 Jakarta. Kegiatan ini memadukan petualangan alam, konservasi, regenerasi organisasi pencinta alam, dan pembuatan film dokumenter yang merekam perjalanan melintasi kawasan hutan hujan tropis Taman Nasional Gunung Halimun Salak (TNGHS) hingga pengarungan Sungai Cicatih menuju Pelabuhan Ratu.

Perjalanan panjang ini tentu bukan cuma butuh fisik dan kemampuan teknis, tapi juga dukungan dari banyak pihak yang peduli pada pendidikan alam bebas, konservasi lingkungan, dan pembentukan karakter generasi muda Indonesia.

20260712171309_3.jpg

Para pendiri Elpala, Dar Edi Yoga dan Eka Bama Putra, menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada semua pihak yang sudah mendukung sehingga Ekspedisi Cicatih Elpala bisa berjalan lancar dan mencapai tujuan.

Menurut keduanya, keberhasilan sebuah ekspedisi bukan cuma dilihat dari sampai atau tidaknya ke titik akhir, tapi juga dari proses panjang yang membentuk mental, keterampilan, tanggung jawab, dan nilai-nilai hidup para peserta.

"Yang paling berharga dari sebuah ekspedisi bukan hanya tujuan yang dicapai, tetapi proses yang dilalui. Di sepanjang perjalanan, para peserta belajar arti kebersamaan, saling membantu, bertanggung jawab, serta memahami bahwa alam mengajarkan banyak hal tentang kehidupan," ujar Dar Edi Yoga, Minggu (12/7/2026).

Dukungan dalam ekspedisi ini datang dari organisasi pencinta alam Wanadri yang mengirimkan anggota terbaiknya dengan pengalaman panjang dalam kegiatan pengarungan sungai menggunakan perahu karet dan kano.

Selain memberi pendampingan teknis, Wanadri juga menyediakan dua unit perahu karet dan tiga kano untuk mendukung keselamatan serta kelancaran pengarungan Sungai Cicatih yang jadi salah satu bagian utama perjalanan.

20260712171312_4.jpg

Dukungan lain datang dari Boogie yang menyediakan tiga perahu karet, serta PMBC (Pickup Mini Bus Community) yang membantu mobilisasi peralatan, perahu, dan peserta selama rangkaian ekspedisi berlangsung.

Sedangkan Kementerian Kehutanan, memberikan dukungan lewat izin masuk ke kawasan Taman Nasional Gunung Halimun Salak (TNGHS). Sementara, Korem Surya Kencana juga ikut memberi perhatian dan membantu kelancaran kegiatan sejak tahap persiapan sampai pelaksanaan ekspedisi.

Ucapan terima kasih secara khusus disampaikan para pendiri Elpala kepada Kepala Biro Informasi Pertahanan Sekretariat Jenderal Kementerian Pertahanan, Brigjen TNI Rico Ricardo Sirait, yang mendukung terselenggaranya Ekspedisi Cicatih Elpala.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Pasar Eropa Terbuka Lewat IEU-CEPA, Industri Tekstil Indonesia Punya Peluang Baru
    Artikel yang sangat mencerahkan. Sepakat dengan pandangan Kadin ...
  • Produksi Kapal Baru RI Melonjak 251 Persen, Menperin: Negara Maritim Jangan Kalah di Laut Sendiri
    Menanggapi lonjakan produksi kapal baru hingga 251 persen ...
  • Bidik Transformasi Industri Indonesia, Danantara Gelar Forum Teknologi dan Investasi Global
    Fokus Danantara pada industrialisasi inovasi dalam forum DTIIF ...
  • Produksi Dipangkas 50 Persen, Industri Keramik Terancam Lumpuh Gara-Gara Gas!
    Membaca kondisi industri keramik yang terpaksa memangkas kapasitas ...
  • Gelombang Tsunami Setinggi 18 Meter Mengancam Pantai Selatan Kebumen
    Membayangkannya saja sudah bikin takut. Apalagi ada keluarga ...
Advertisement
Homedec Detail Sidebar
pasang iklan di koran jakarta
Luar Negeri
Pentagon Tutup Mulut soal E...
Megapolitan
Urus SIM Tak Repot Lagi, Ad...
Daerah
Pemulihan sawah pascabencan...
Daerah
Pembukaan Festival Budaya K...
pasang iklan di koran jakarta
Advertisement
Kebiasaan Bangun Paling Pagi Bikin Kita Banyak Rezeki, Benarkah?

Kebiasaan Bangun Paling Pagi Bikin Kita Banyak Rezeki, Benarkah?

22 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.