Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Zverev Mungkin Sulit Dilewati Fery

📅 Jumat, 10 Jul 2026, 06:52 WIB | Oleh:
Zverev Mungkin Sulit Dilewati Fery Doc: Kirill KUDRYAVTSEV / AFP
Ket. Petenis Jerman Alexander Zverev mengembalikan bola ke petenis AS Taylor Fritz selama Kejuaraan Wimbledon 2026 di The All England Lawn Tennis and Croquet Club di Wimbledon, London barat daya, pada 8 Juli 2026.

LONDON - Laju sensasional Arthur Fery di Wimbledon 2026 belum menunjukkan tanda akan berhenti. Namun, petenis wildcard tuan rumah itu mungkin akan sulit melewati Zverev. Dia memang kini hanya berjarak satu kemenangan dari final Grand Slam pertamanya. Namun, rintangan yang menghadang bukanlah lawan sembarangan. Di semifinal, Jumat (10/7) petenis Inggris berusia 23 tahun tersebut harus menghadapi unggulan kedua asal Jerman, Alexander Zverev, yang tengah memburu final Grand Slam kedua secara beruntun sekaligus menjaga peluang merebut gelar Wimbledon pertamanya.

Fery menjadi kisah terbesar turnamen tahun ini. Bermodal status wildcard dan peringkat 114 dunia, dia menyingkirkan unggulan kesembilan Flavio Cobolli dengan skor meyakinkan 6-4, 7-6(4), 6-0 di perempat final. Kemenangan itu sekaligus memperpanjang laju sempurnanya menjadi lima kemenangan beruntun di All England Club.

Penampilan impresif tersebut membuat Fery menyamai pencapaian Goran Ivanisevic sebagai wildcard yang mampu melaju hingga semifinal Wimbledon. Bedanya, Ivanisevic menutup kisahnya dengan mengangkat trofi pada tahun 2001. Kini publik Inggris berharap Fery mampu menulis cerita serupa.

“Saya selalu percaya pada diri sendiri dan yakin bisa menjadi salah satu pemain terbaik dunia. Saya menjalani pertandingan satu demi satu tanpa memikirkan terlalu jauh. Sekarang saya ada di semifinal Wimbledon,” ujar Fery.

Sepanjang turnamen, Fery menunjukkan mental baja. Ia bangkit dari ketertinggalan saat menghadapi Damir Dzumhur, Otto Virtanen, Zizou Bergs, hingga Grigor Dimitrov sebelum akhirnya tampil dominan saat menghentikan Cobolli. Dukungan penuh publik Centre Court diperkirakan kembali menjadi senjata tambahan saat menghadapi Zverev.

Namun, tantangan kali ini jauh lebih berat. Zverev datang dengan kepercayaan diri tinggi setelah menaklukkan Taylor Fritz 6-4, 6-4, 6-2. Kemenangan itu mengakhiri rentetan tujuh kekalahan beruntun sang petenis Jerman atas Fritz sekaligus mengantarkannya untuk pertama kali menembus semifinal Wimbledon.

Gelar Roland Garros yang diraih sebulan lalu tampaknya menjadi titik balik kebangkitan Zverev. Ia kini berpeluang mencatat Channel Slam dengan menjuarai Roland Garros dan Wimbledon pada musim yang sama.

“Saya rasa kemenangan di Roland Garros benar-benar membantu rasa percaya diri saya. Saya juga sedikit mengubah permainan di lapangan rumput dan sejauh ini hasilnya sangat baik. Tahun ini terasa berbeda,” ujar Zverev.

Selain itu, Zverev belum pernah kalah dari petenis di luar 100 besar dunia sejak takluk dari Cristian Garin di Munich dua tahun lalu. Sebelum Wimbledon dimulai, dia mencatat rekor sempurna 18-0 melawan pemain di luar kelompok elite tersebut.

Semifinal ini juga menjadi pertemuan pertama Fery dan Zverev di ATP Tour. Dari sisi pengalaman, kualitas servis, dan konsistensi, Zverev jelas lebih diunggulkan untuk melangkah ke final. Namun, Wimbledon kerap menghadirkan kisah yang melampaui logika. Fery telah membuktikan dirinya mampu menumbangkan unggulan demi unggulan. ben/G-1

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • FIFA Asean Cup 2026: Sembilan Gol Antarkan Indonesia ke Final, Thailand Menanti
    Laga ini adalah salahsatu pertandingan bola paling menegangkan ...
  • Pembalakan Liar di TN Berbak-Sembilang Terbongkar, Ratusan Kayu dan Rel 1 Km Dimusnahkan.
    Pecuri kayu sampai membangun rel? Ini sih terang2an ...
  • Dagelan Tak Mutu Lapas Cibinong, Bisa Bangun 10 Rumah Sultan, tak Ada Anggaran Beli CCTV Rp200.000  
    Aparat dan pejabat di negeri ini makin terang2an ...
  • MSI Apresiasi Menteri Pertanian Amran Sulaiman Terkait Penghentian Impor Singkong
    Sangat menginspirasi melihat bagaimana kebijakan tegas menyetop impor ...
  • Kebangkitan UMKM dan Penetrasi E-Commerce jadi Katalisator Pertumbuhan Industri Percetakan di Indonesia
    ehadiran platform pameran B2B bertaraf internasional seperti ALLPrint ...
Advertisement
Inacraft Detail Sidebar
Megapolitan
Tangerang Bergetar Dengar K...
Nasional
Kemenperin Dorong Gen Z Kem...
Advertisement
FIFA Harus Menyelediki Sepak Bola Gajah yang Dimainkan Singapura dan Malaysia

FIFA Harus Menyelediki Sepak Bola Gajah yang Dimainkan Singapura dan Malaysia

03 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.