Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Semarang Diserbu Ratusan Ribu Buku dari Luar Negeri

📅 Jumat, 10 Jul 2026, 05:19 WIB | Oleh:
Semarang Diserbu Ratusan Ribu Buku dari Luar Negeri Doc: ist
Ket. pameran buku

SEMARANG – Masyarakat Semarang dan sekitarnya boleh senang karena kedatangan lebih dari satu juga buku. Itu terjadi dalam pameran buku internasional berskala besar "Big Bad Wolf (BBW) Books" Semarang 2026 resmi dibuka di The Suri Ballroom, Queen City Mall Semarang, Kamis (9/7) dan menghadirkan lebih dari sejuta buku impor dari berbagai kategori.

Country Director BBW Indonesia Marthius Wandi Budianto menjelaskan bahwa pameran buku dari berbagai kategori, mulai buku anak, fiksi, nonfiksi, pengembangan diri, bisnis, hingga referensi pendidikan itu memberikan potongan harga hingga 95 persen.

Ia juga mengaku terkejut dengan antusiasme warga Semarang pada hari pertama pembukaan, bahkan pengunjung sudah mulai mengantre sejak pukul 08.00 WIB atau dua jam sebelum pembukaan pameran.

"Kaget sekali dengan antusiasme Wolfies di Semarang. Mungkin karena ini pertama kali kami kembali lagi setelah tahun 2023. Senang sekali melihat sambutan masyarakat," katanya.

Pameran BBW Books Semarang 2026 yang mengusung semangat meningkatkan budaya literasi ini digelar 9–19 Juli mendatang, setiap hari pukul 10.00–22.00 WIB tanpa dipungut biaya masuk.

Marthius berharap semakin banyak warga Semarang yang menyempatkan diri datang, mengeksplorasi buku-buku yang didatangkan dan menemukan bacaan yang bisa menginspirasi, serta membawa perubahan.

Menurut dia, sekitar 60-70 persen koleksi yang dihadirkan merupakan buku anak, sebab buku anak di berbagai negara berkembang menjadi media belajar yang interaktif untuk menumbuhkan minat baca sejak usia dini.

"Anak-anak bisa belajar melalui 'sound book', 'activity book', 'pop-up book', buku 'phonics' hingga buku belajar bahasa Inggris. Ini menjadi alternatif aktivitas yang lebih bermanfaat dibanding terlalu lama menggunakan gadget," katanya.

Selain buku anak, BBW juga menghadirkan beragam buku nonfiksi, seperti bisnis dan pengembangan diri yang dapat membantu masyarakat memperkaya wawasan dan meningkatkan keterampilan.

Tak hanya membawa buku impor, BBW juga menggandeng lebih dari 20-30 penerbit lokal yang tergabung dalam Grup Agromedia, serta berbagai buku karya penulis Indonesia, termasuk buku pelajaran sekolah, novel, dan buku nonfiksi juga tersedia selama pameran.

Ia memastikan pengunjung tidak perlu khawatir kehabisan buku karena stok lebih dari satu juta buku yang dibawa akan terus diisi ulang selama pameran berlangsung.

"Kami membawa lebih dari satu juta buku. Kalau ada yang habis akan langsung kami restock, bahkan di hari yang sama rak-rak akan kembali terisi," katanya.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Pasar Eropa Terbuka Lewat IEU-CEPA, Industri Tekstil Indonesia Punya Peluang Baru
    Artikel yang sangat mencerahkan. Sepakat dengan pandangan Kadin ...
  • Produksi Kapal Baru RI Melonjak 251 Persen, Menperin: Negara Maritim Jangan Kalah di Laut Sendiri
    Menanggapi lonjakan produksi kapal baru hingga 251 persen ...
  • Bidik Transformasi Industri Indonesia, Danantara Gelar Forum Teknologi dan Investasi Global
    Fokus Danantara pada industrialisasi inovasi dalam forum DTIIF ...
  • Produksi Dipangkas 50 Persen, Industri Keramik Terancam Lumpuh Gara-Gara Gas!
    Membaca kondisi industri keramik yang terpaksa memangkas kapasitas ...
  • Gelombang Tsunami Setinggi 18 Meter Mengancam Pantai Selatan Kebumen
    Membayangkannya saja sudah bikin takut. Apalagi ada keluarga ...
Advertisement
Homedec Detail Sidebar
pasang iklan di koran jakarta
pasang iklan di koran jakarta
Advertisement
Tak Mau Ketinggalan, Warga Yunani Juga Berunjuk Rasa Beratnya Beban Hidup

Tak Mau Ketinggalan, Warga Yunani Juga Berunjuk Rasa Beratnya Beban Hidup

22 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.