Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Pacu Ekspor UMKM, Ketua Harian Dekranas Desak Penguatan Strategi Pemasaran Digital

📅 Jumat, 10 Jul 2026, 17:30 WIB | Oleh:
Pacu Ekspor UMKM, Ketua Harian Dekranas Desak Penguatan Strategi Pemasaran Digital Doc: Kemendagri
Ket. Ketua Harian Dewan Kerajinan Nasional (Dekranas) mendorong para perajin dan pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) mengembangkan produk kerajinan berkelanjutan untuk menjawab kebutuhan pasar global.

JAKARTA - Ketua Harian Dewan Kerajinan Nasional (Dekranas) mendorong para perajin dan pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) mengembangkan produk kerajinan berkelanjutan untuk menjawab kebutuhan pasar global. Inovasi berbasis bahan ramah lingkungan dinilai menjadi salah satu faktor penting agar produk kerajinan Indonesia mampu meningkatkan daya saing di pasar internasional.

Pernyataan tersebut disampaikan saat menghadiri kegiatan Pendampingan Kewirausahaan dan Pengembangan Produk Kerajinan Khas Daerah bagi UMKM Wilayah Sekitar Tambang dan Hulu Migas di Hotel Claro Makassar, Sulawesi Selatan, Kamis (9/7/2026). Kegiatan itu menjadi bagian dari upaya memperkuat kapasitas pelaku UMKM sekaligus mendorong lahirnya produk kerajinan yang memiliki nilai tambah dan berorientasi ekspor.

“Kita tahu saat ini banyak sekali permintaan-permintaan kerajinan-kerajinan yang memang bahan-bahannya sebetulnya sudah dari sumber alam,” ujarnya.

Menurutnya, Dekranas berkomitmen mendukung pengembangan kerajinan berkelanjutan sebagai bagian dari upaya menjaga keseimbangan antara pertumbuhan ekonomi dan pelestarian lingkungan. Meningkatnya perhatian dunia terhadap isu lingkungan juga dinilai harus direspons para pelaku usaha dengan menghadirkan produk yang lebih ramah lingkungan.

Ia menjelaskan banyak produk kerajinan di Indonesia memanfaatkan bahan baku yang berasal dari alam sehingga proses produksinya juga perlu memperhatikan prinsip keberlanjutan. Dengan cara tersebut, produk kerajinan nasional diharapkan mampu memenuhi kebutuhan pasar yang kini semakin mengutamakan aspek lingkungan dalam setiap proses produksi.

"Produksi yang dibuat oleh perajin tidak ada artinya kalau pemasarannya tidak mencapai yang diinginkan," katanya.

Selain mendorong peningkatan kualitas produk, Ketua Harian Dekranas menilai penguatan strategi pemasaran juga menjadi faktor penting dalam pengembangan usaha para perajin. Pembinaan yang dilakukan tidak hanya berfokus pada peningkatan kemampuan produksi, tetapi juga harus membuka akses pasar yang lebih luas melalui berbagai saluran promosi.

Ia berharap produk-produk hasil pembinaan dapat dipamerkan dalam berbagai ajang, baik di tingkat nasional maupun internasional. Secara khusus, promosi terhadap kerajinan khas Sulawesi Selatan diharapkan semakin diperluas agar mampu dikenal dan diminati oleh pasar global.

"Produksi-produksi mereka tidak kalah untuk kualitas dan keunikannya di dunia internasional," ungkapnya.

Dalam kesempatan tersebut, Ketua Harian Dekranas juga mengapresiasi Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM), Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan, Pemerintah Kota Makassar, serta para mitra yang telah mendukung pembinaan dan pendampingan bagi para perajin. Sinergi antarlembaga tersebut diharapkan terus diperkuat untuk menghasilkan produk kerajinan yang berkualitas, berkelanjutan, serta mampu meningkatkan daya saing UMKM Indonesia di pasar global.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • FIFA Asean Cup 2026: Sembilan Gol Antarkan Indonesia ke Final, Thailand Menanti
    Laga ini adalah salahsatu pertandingan bola paling menegangkan ...
  • Pembalakan Liar di TN Berbak-Sembilang Terbongkar, Ratusan Kayu dan Rel 1 Km Dimusnahkan.
    Pecuri kayu sampai membangun rel? Ini sih terang2an ...
  • Dagelan Tak Mutu Lapas Cibinong, Bisa Bangun 10 Rumah Sultan, tak Ada Anggaran Beli CCTV Rp200.000  
    Aparat dan pejabat di negeri ini makin terang2an ...
  • MSI Apresiasi Menteri Pertanian Amran Sulaiman Terkait Penghentian Impor Singkong
    Sangat menginspirasi melihat bagaimana kebijakan tegas menyetop impor ...
  • Kebangkitan UMKM dan Penetrasi E-Commerce jadi Katalisator Pertumbuhan Industri Percetakan di Indonesia
    ehadiran platform pameran B2B bertaraf internasional seperti ALLPrint ...

Sekjen PBB Soroti Tantangan Lonjakan Populasi Lansia

32 menit yang lalu | Ilham Sudrajat

Luar Negeri
Sekjen PBB Soroti Tantangan...
Nasional
Menbud Optimistis Batik Ind...

Janice Tjen Tersingkir dari China Open

58 menit yang lalu | Ilham Sudrajat

Olahraga
Janice Tjen Tersingkir dari...
Advertisement
Antrean Menyusut Jadi 0,5 Kilometer, Layanan Ketapang–Gilimanuk Makin Terkendali

Antrean Menyusut Jadi 0,5 Kilometer, Layanan Ketapang–Gilimanuk Makin Terkendali

02 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.