Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Kemenpar Perkuat Promosi dan Ekosistem Pariwisata

📅 Jumat, 10 Jul 2026, 08:10 WIB | Oleh:
Kemenpar Perkuat Promosi dan Ekosistem Pariwisata Doc: antara foto
Ket. Event pariwisata

JAKARTA - Kementerian Pariwisata (Kemenpar) memperkuat promosi pariwisata di dalam maupun luar negeri serta koordinasi dengan seluruh pemangku kepentingan dalam ekosistem pariwisata.

"Promosi ini penting untuk menjaga keberlanjutan permintaan pasar, memperkuat jejaring industri, membuka akses pasar baru, dan memastikan momentum pertumbuhan wisatawan mancanegara terus terjaga,” kata Menteri Pariwisata Widiyanti Putri Wardhana dalam Laporan Bulanan Kinerja Kemenpar di Jakarta, Jumat (10/7).

Widiyanti menyampaikan promosi pariwisata diperkuat melalui berbagai kegiatan sales mission, business matching, business gathering, forum, dan pameran internasional.

Guna menarik kunjungan wisatawan mancanegara, sepanjang Mei dan Juni 2026, Kementerian Pariwisata berpartisipasi dalam berbagai kegiatan promosi di sejumlah negara, yakni Tiongkok, Korea Selatan, India dan Malaysia.

Selain itu dilakukan juga promosi pariwisata dalam negeri untuk mendorong perjalanan wisatawan nusantara.

Dari rangkaian kegiatan tersebut, tercatat potensi perjalanan sebanyak 36.807 pax, potensi transaksi sebesar Rp7,27 miliar, serta potensi devisa mencapai Rp559,48 miliar.

Wakil Menteri Pariwisata Ni Luh Puspa menambahkan sebagai instrumen penting dalam pariwisata, pelaksanaan event dari daerah yang dapat menggerakkan perekonomian daerah diperkuat melalui Karisma Event Nusantara (KEN) 2026.

Tahun ini Kementerian Pariwisata mendukung 125 event daerah terkurasi yang tersebar di 38 provinsi.

Hingga 30 Juni 2026, sebanyak 36 event telah selesai dilaksanakan, dua event sedang berlangsung, dan 87 event dijadwalkan berlangsung hingga akhir 2026.

Dari 36 event yang telah terlaksana, sebanyak 23 event telah selesai dikaji dampaknya dan mencatatkan 1,34 juta pengunjung serta transaksi ekonomi langsung sebesar Rp90,53 miliar.

Pelaksanaan event tersebut juga melibatkan 10,61 ribu UMKM dan 23,59 ribu pekerja seni, serta membuka lapangan kerja bagi 20,27 ribu tenaga kerja.

“Momentum penyelenggaraan KEN yang banyak berlangsung pada musim liburan menjadi penting karena mampu menggerakkan perjalanan wisatawan, meningkatkan eksposur destinasi, dan memberikan dampak langsung bagi ekonomi masyarakat di daerah,” kata Ni Luh.

Selanjutnya sepanjang Juni 2026 Kemenpar terus memperkuat kolaborasi dengan berbagai kementerian dan Lembaga.

Kementerian Pariwisata melakukan koordinasi lintas sektor melalui Rapat Koordinasi Tingkat Menteri tentang Penguatan Tata Kelola Ekosistem Kebandarudaraan.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • FIFA Asean Cup 2026: Sembilan Gol Antarkan Indonesia ke Final, Thailand Menanti
    Laga ini adalah salahsatu pertandingan bola paling menegangkan ...
  • Pembalakan Liar di TN Berbak-Sembilang Terbongkar, Ratusan Kayu dan Rel 1 Km Dimusnahkan.
    Pecuri kayu sampai membangun rel? Ini sih terang2an ...
  • Dagelan Tak Mutu Lapas Cibinong, Bisa Bangun 10 Rumah Sultan, tak Ada Anggaran Beli CCTV Rp200.000  
    Aparat dan pejabat di negeri ini makin terang2an ...
  • MSI Apresiasi Menteri Pertanian Amran Sulaiman Terkait Penghentian Impor Singkong
    Sangat menginspirasi melihat bagaimana kebijakan tegas menyetop impor ...
  • Kebangkitan UMKM dan Penetrasi E-Commerce jadi Katalisator Pertumbuhan Industri Percetakan di Indonesia
    ehadiran platform pameran B2B bertaraf internasional seperti ALLPrint ...

Timothy Ivan Triyono Mundur dari Bakom RI

1.5 jam yang lalu | Lili Lestari

Nasional
Timothy Ivan Triyono Mundur...
Luar Negeri
AS Kirim Dua Jet Tempur F-1...
Advertisement
Antrean Menyusut Jadi 0,5 Kilometer, Layanan Ketapang–Gilimanuk Makin Terkendali

Antrean Menyusut Jadi 0,5 Kilometer, Layanan Ketapang–Gilimanuk Makin Terkendali

02 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.