Jaringan Kios Pangan Bapanas Tembus 1.737 Titik, Jadi Ujung Tombak Tekan Harga Pangan
Jumat, 10 Jul 2026, 16:32 WIBJAKARTAâ Badan Pangan Nasional (Bapanas) terus memperluas jaringan Kios Pangan sebagai kanal distribusi langsung ke masyarakat. Strategi ini ditempuh untuk memotong rantai pasok, menekan gejolak harga, dan memperluas akses pangan pokok yang aman, berkualitas, dan terjangkau.
Hingga akhir 2025, Bapanas mencatat 1.737 Kios Pangan telah beroperasi di 34 provinsi. Pada 2026, pengembangannya terus digencarkan agar Kios Pangan hadir semakin dekat dengan konsumen.
âKios Pangan adalah terobosan nyata memotong rantai distribusi. Pemerintah bersama pelaku usaha hadir langsung di tengah masyarakat untuk memastikan pangan tersedia dengan harga wajar. Masyarakat tidak perlu panik dengan isu kenaikan harga di medsos,â tegas Direktur Stabilisasi Pasokan dan Harga Pangan Bapanas, Maino Dwi Hartono.
Efektif Kendalikan Harga di Lapangan
Peran Kios Pangan sebagai penyangga harga terlihat jelas di lapangan. Salah satunya di Kelurahan Cipayung, Kota Depok.Â
Kios Pangan Cipayung menyediakan 9 komoditas strategis: beras, minyak goreng, gula, tepung terigu, telur, daging ayam ras, daging sapi, dan sayuran. Semua dijual di bawah harga pasar atau sesuai HET.
Dalam operasional normal, Kios ini menyalurkan rata-rata 5 ton komoditas per bulan* untuk warga sekitar.Â
GPM: Bukti Kios Pangan Dipercaya Masyarakat
Keberhasilan jaringan distribusi ini juga terlihat saat Gerakan Pangan Murah (GPM) di Kecamatan Cilodong, 8 Juli dan *Kecamatan Madang, 9 Juli 2026.
Seluruh stok yang dibawa Kios Pangan Cipayung *ludes terjual* dalam dua hari kegiatan. Komoditas mulai dari beras hingga daging sapi habis diborong warga. Total transaksi tercatat sekitar Rp30 juta.
âAlhamdulillah, saat GPM di Kecamatan Madang seluruh barang habis terjual. Masyarakat sangat antusias karena harganya terjangkau. Program Kios Pangan juga membuat usaha kami berkembang dan membantu warga dapat pangan stabil,â ujar Dian, Pengelola Kios Pangan Cipayung.
Target 2026: Perluas Kolaborasi
Kepala Bapanas Amran Sulaiman menegaskan prioritas utama saat ini adalah menjaga stabilisasi pasokan dan harga. âStok beras, jagung, gula, bawang, telur, daging aman. Sekarang fokusnya bagaimana menjaga harga tetap stabil,â ucap Amran.
Ke depan, Bapanas akan terus memperluas jaringan Kios Pangan melalui kolaborasi dengan *Pemerintah Daerah, BUMN Pangan, pelaku usaha, koperasi, dan masyarakat*. Tujuannya agar manfaat Kios Pangan bisa dirasakan lebih luas dan merata di seluruh Indonesia.
Dengan 1.737 titik yang ada dan terus bertambah, Kios Pangan diharapkan menjadi solusi jangka panjang Bapanas dalam melindungi daya beli masyarakat dan menjaga stabilitas pangan nasional.
- Distribusi Pangan
- stabilitas harga pangan
- Badan Pangan Nasional (Bapanas)
Redaktur: Muchamad Ismail
Penulis: Erik, Fredrikus Wolgabrink Sabini
Berita Terkait:
-
Heboh di Bengkalis! Pemilik Kebun Sawit Jadi Tersangka, Ini Kasusnya
-
Messi Bikin Gebrakan! Bintang Argentina Sepakat Beli Klub Divisi Dua Spanyol Eldense
-
BULOG Gerak Cepat! Sidak Pasar Serentak Cegah Beras Mahal
-
Dugaan Curang Beras Fortifikasi Bikin Konsumen Rugi Rp89 Triliun, Ini Kata Kepala Bapanas
-
Sistem peringatan dini banjir bandang di Padang
-
Harga Cabai Makin "Pedas"! Redam Gejolak, Bapanas Kirim Stok dari Daerah Surplus
-
TNI Kerahkan Ratusan Personel untuk Tangani Karhutla di Seluruh Indonesia
PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.