Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Bale Kita Jadi Motor Penggerak UMKM NTB Naik Kelas Menembus Pasar Global

📅 Kamis, 09 Jul 2026, 04:15 WIB | Oleh:
Bale Kita Jadi Motor Penggerak UMKM NTB Naik Kelas Menembus Pasar Global Doc: ANTARA/Pemprov NTB.
Ket. Gubernur Nusa Tenggara Barat (NTB) Lalu Muhamad Iqbal bersama Ketua Dekranasda NTB Sinta Agathia, melihat hasil kerajinan produk UMKM usai peresmian Bale Kita di Mataram, Rabu (8/7).

MATARAM - Pemerintah Provinsi Nusa Tenggara Barat (Pemprov NTB) menghadirkan wajah baru pemberdayaan Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) melalui peluncuran Bale Kita yang merupakan pusat promosi dan pemasaran produk lokal yang mengedepankan kualitas, keaslian dan daya saing.

Gubernur NTB Lalu Muhamad Iqbal mengatakan Bale Kita menjadi bagian dari strategi Pemerintah Provinsi NTB dalam memperkuat ekosistem UMKM, tidak hanya sebagai ruang promosi, tetapi juga sebagai pusat kurasi, pengembangan kualitas produk, peningkatan kapasitas pelaku usaha, serta perluasan akses pasar bagi UMKM dari seluruh kabupaten dan kota di NTB.

"Bale Kita bukan sekadar pergantian nama, tetapi transformasi menuju tata kelola yang lebih profesional dengan konsep yang lebih berpihak kepada pelaku UMKM," ujar dia usai meresmikan Bale Kita di Mataram, Rabu (8/7).

Iqbal menegaskan kekuatan utama Bale Kita terletak pada komitmennya menghadirkan produk-produk autentik hasil karya para perajin NTB. Seluruh produk yang dipasarkan dipastikan merupakan hasil kerajinan asli yang lahir dari kreativitas masyarakat, tanpa menghadirkan produk pabrikan.

"Semua produknya autentik. Tidak ada produk pabrikan. Jadi semua kerajinan yang ditampilkan di sini langsung lahir dari tangan para perajin yang ada di NTB," tegasnya.

Menurut dia, komitmen tersebut menjadi pembeda utama Bale Kita dibandingkan pusat penjualan produk lainnya. Seluruh produk wajib melalui proses kurasi sehingga kualitas, identitas budaya, nilai artistik, dan keaslian karya para perajin tetap terjaga. Dengan demikian, Bale Kita tidak hanya menjadi tempat berjualan, tetapi juga etalase resmi produk unggulan NTB.

Lebih jauh, Gubernur menginginkan Bale Kita berkembang menjadi ruang edukasi sekaligus destinasi wisata budaya. Setiap produk diharapkan dilengkapi narasi mengenai asal-usul, filosofi, bahan baku, hingga proses pembuatannya, termasuk karya warga binaan lembaga pemasyarakatan.

Menurut dia, cerita di balik sebuah produk merupakan nilai tambah yang mampu meningkatkan apresiasi sekaligus daya saing produk di pasar.

Selain galeri fisik, Pemprov NTB juga tengah menyiapkan platform digital Bale Kita agar seluruh produk UMKM yang telah lolos kurasi dapat dipasarkan secara lebih luas. Melalui konsep tersebut, keterbatasan ruang pamer tidak lagi menjadi kendala bagi ribuan pelaku UMKM untuk menjangkau pasar nasional hingga internasional.

Sementara itu, Ketua Dekranasda NTB Hj Sinta Agathia mengatakan perubahan nama dari NTB Mall menjadi Bale Kita lahir dari keinginan menghadirkan identitas yang lebih dekat dengan budaya masyarakat NTB. Gagasan tersebut juga berangkat dari masukan saat kunjungan Ibu Wakil Presiden yang menilai istilah "mall" kurang mencerminkan karakter ruang bagi produk lokal.

"Bale berarti rumah. Kami ingin tempat ini benar-benar menjadi rumah bersama bagi seluruh perajin dan pelaku UMKM di NTB," katanya.

Menurut dia, seluruh produk yang dipasarkan akan melalui proses kurasi yang objektif berdasarkan kualitas, bukan atas dasar kedekatan ataupun selera. Untuk memberikan kesempatan yang sama kepada seluruh pelaku usaha.

"Bale Kita menerapkan sistem rotasi produk secara berkala, sementara produk yang belum mendapat giliran tampil tetap dipasarkan melalui platform digital," ujar dia.

Ia menambahkan, Bale Kita akan terus diperkuat sebagai pusat pengembangan UMKM melalui fasilitasi Hak Kekayaan Intelektual (HAKI), sertifikasi halal, Standar Nasional Indonesia (SNI), hingga perluasan jejaring pemasaran.

Dekranasda NTB juga telah memperoleh dukungan untuk menjalin kerja sama dengan InJourney dalam penyediaan paket produk UMKM di bandara serta melanjutkan kemitraan dengan jaringan ritel modern seperti Hypermart dan UNIQLO. Ant

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • FIFA Asean Cup 2026: Sembilan Gol Antarkan Indonesia ke Final, Thailand Menanti
    Laga ini adalah salahsatu pertandingan bola paling menegangkan ...
  • Pembalakan Liar di TN Berbak-Sembilang Terbongkar, Ratusan Kayu dan Rel 1 Km Dimusnahkan.
    Pecuri kayu sampai membangun rel? Ini sih terang2an ...
  • Dagelan Tak Mutu Lapas Cibinong, Bisa Bangun 10 Rumah Sultan, tak Ada Anggaran Beli CCTV Rp200.000  
    Aparat dan pejabat di negeri ini makin terang2an ...
  • MSI Apresiasi Menteri Pertanian Amran Sulaiman Terkait Penghentian Impor Singkong
    Sangat menginspirasi melihat bagaimana kebijakan tegas menyetop impor ...
  • Kebangkitan UMKM dan Penetrasi E-Commerce jadi Katalisator Pertumbuhan Industri Percetakan di Indonesia
    ehadiran platform pameran B2B bertaraf internasional seperti ALLPrint ...
Advertisement
Inacraft Detail Sidebar

Eri Cahyadi Tegaskan Tak Ada Penambahan Diskotek Baru di Surabaya

1.5 jam yang lalu | Selocahyo Basoeki Utomo S

Daerah
Eri Cahyadi Tegaskan Tak Ad...
Advertisement
Final Indonesia vs Thailand: Penjualan Tiket Dibuka Mulai Rp250 Ribu, Ini Cara Belinya!

Final Indonesia vs Thailand: Penjualan Tiket Dibuka Mulai Rp250 Ribu, Ini Cara Belinya!

02 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.