Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Program Sarjana Desa di Bangkalan Melibatkan Tiga Kampus

📅 Selasa, 07 Jul 2026, 04:30 WIB | Oleh:
Program Sarjana Desa di Bangkalan Melibatkan Tiga Kampus Doc: ant
Ket. perlu sarjana

BANGKALAN – Guna mengakselerasi pembangunan sumber daya manusia, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bangkalan, Jawa Timur menggandeng tiga perguruan tinggi sebagai mitra untuk program "Satu Desa Satu Sarjana." Ini sebagai upaya meningkatkan akses pendidikan tinggi serta mencetak generasi unggul yang siap berkontribusi bagi kemajuan daerah.

Bupati Bangkalan Lukman Hakim di Bangkalan, Senin, mengatakan tiga perguruan tinggi yang menjadi mitra itu masing-masing Politeknik Pembangunan Pertanian (Polbangtan) Malang, Politeknik Kelautan dan Perikanan Sidoarjo, dan Fakultas Pertanian Universitas Trunojoyo Madura (UTM).

"Pemkab Bangkalan berkepentingan agar desa memiliki sarjana andal yang siap membangun desa melalui program beasiswa," katanya.

Menurut bupati, melalui program beasiswa tersebut, peserta mendapatkan kesempatan menempuh pendidikan di berbagai perguruan tinggi mitra tanpa biaya pendidikan hingga lulus, sekaligus mengembangkan kompetensi akademik maupun keterampilan yang dibutuhkan di masa depan.

Program ini diprioritaskan bagi calon mahasiswa berprestasi dan masyarakat yang membutuhkan dukungan untuk melanjutkan pendidikan tinggi, dengan harapan lahir sumber daya manusia yang berkualitas, berdaya saing, dan siap membangun desa serta Kabupaten Bangkalan.

"Ada banyak keuntungan yang didapat. Antara lain kuliah gratis hingga lulus, pengembangan ilmu pengetahuan serta soft skill, dan penerima program tentu memiliki kesempatan berkontribusi membangun desa," katanya.

Bupati Lukman Hakim lebih lanjut menjelaskan, jurusan yang dipilih untuk program "Satu Desa Satu Sarjana" itu pertanian dan kelautan, karena potensi dominan di hampir semua desa di Bangkalan adalah pertanian, kelautan, dan perikanan.

"Karena itu, kami ingin program baik Pemkab Bangkalan ini bisa dimanfaatkan secara maksimal oleh warga setempat," katanya.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Pasar Eropa Terbuka Lewat IEU-CEPA, Industri Tekstil Indonesia Punya Peluang Baru
    Artikel yang sangat mencerahkan. Sepakat dengan pandangan Kadin ...
  • Produksi Kapal Baru RI Melonjak 251 Persen, Menperin: Negara Maritim Jangan Kalah di Laut Sendiri
    Menanggapi lonjakan produksi kapal baru hingga 251 persen ...
  • Bidik Transformasi Industri Indonesia, Danantara Gelar Forum Teknologi dan Investasi Global
    Fokus Danantara pada industrialisasi inovasi dalam forum DTIIF ...
  • Produksi Dipangkas 50 Persen, Industri Keramik Terancam Lumpuh Gara-Gara Gas!
    Membaca kondisi industri keramik yang terpaksa memangkas kapasitas ...
  • Gelombang Tsunami Setinggi 18 Meter Mengancam Pantai Selatan Kebumen
    Membayangkannya saja sudah bikin takut. Apalagi ada keluarga ...
Advertisement
Homedec Detail Sidebar
pasang iklan di koran jakarta
pasang iklan di koran jakarta
Advertisement
Kebiasaan Bangun Paling Pagi Bikin Kita Banyak Rezeki, Benarkah?

Kebiasaan Bangun Paling Pagi Bikin Kita Banyak Rezeki, Benarkah?

22 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.