Di Telepon Donald Trump Soal Kasus Balogun, Presiden FIFA Gianni Infantino Malah Beri Jawaban Menohok Ini
Selasa, 07 Jul 2026, 06:35 WIBJAKARTA -Â Presiden FIFA Gianni Infantino akhirnya angkat bicara dan membantah keras adanya intervensi politik dari Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump terkait polemik penangguhan hukuman penyerang AS, Folarin Balogun, di ajang Piala Dunia 2026, Selasa (7/7).
Ia menegaskan keputusan yang membuat Balogun tetap bisa tampil melawan Belgia di babak 16 besar Piala Dunia 2026 sepenuhnya merupakan kewenangan badan yudisial FIFA yang independen.
"Badan yudisial FIFA bekerja secara independen tanpa campur tangan pihak mana pun. Independensi mereka sangat penting bagi kredibilitas dan integritas sepak bola, dan hal itu harus selalu dihormati," ujar Infantino yang dilansir dari FIFA Media pada Selasa.
Infantino mengatakan dasar yang digunakan setiap kali memutuskan sebuah kasus adalah Kode Disiplin FIFA, regulasi yang berlaku, serta fakta-fakta dalam kasus yang ditangani.
Ia juga mengakui menerima panggilan telepon dari Presiden Amerika Serikat Donald Trump terkait kasus Balogun. Namun, ia membantah adanya intervensi dalam proses pengambilan keputusan.
"Saya memang menerima telepon dari Presiden Donald Trump, sebagaimana saya juga menerima telepon dari kepala negara, pejabat pemerintah, dan para pemangku kepentingan sepak bola dari berbagai belahan dunia," tutur Infantino.
Ia menjelaskan kepada Trump bahwa kasus Balogun sedang diproses oleh badan yudisial FIFA yang independen dan keputusan akan diambil sesuai mekanisme yang berlaku.
"Begitulah sistem FIFA bekerja, dan prinsip itu akan selalu saya junjung tinggi," tegasnya.
Sebelumnya, keputusan Komite Disiplin FIFA menangguhkan hukuman satu pertandingan Balogun memicu protes dari Federasi Sepak Bola Belgia (RBFA).
FIFA kemudian menolak gugatan RBFA dengan alasan federasi tersebut tidak memiliki kedudukan hukum untuk mengajukan banding atas perkara disiplin tersebut.
Infantino mengakui dirinya tidak selalu sepakat dengan setiap putusan Komite Disiplin FIFA. Meski demikian, ia menegaskan tetap menghormati seluruh keputusan yang diambil.
"Terkadang saya setuju, terkadang saya tidak setuju. Namun, saya selalu menghormati keputusan tersebut dan otonomi badan yang membuatnya," kata Infantino.
Menurutnya, penghormatan terhadap independensi lembaga dan supremasi hukum merupakan fondasi utama untuk menjaga integritas kompetisi serta kredibilitas FIFA.
- donald trump
- fifa
- piala dunia 2026
- gianni infantino
- folarin balogun
- belgia vs as
- sanksi balogun
Redaktur: alfred
Penulis: Alfred, Antara
Berita Terkait:
-
2.000 Rumah di Jakarta Utara Bakal Dibedah, Warga Tak Layak Huni Dapat Bantuan Rp20 Juta
-
Gerakan Menanam Pohon di Sekolah Digencarkan TP PKK Babel, Wujudkan Generasi Peduli Lingkungan.
-
Karhutla di Magetan dan Jombang Berhasil Dipadamkan Kurang Dari 24 Jam
-
Jangan "Panic Buying", Stok BBM di Bengkulu Dipastikan Wagub Mian Aman dan Cukup Terkendali
-
Status Siaga Kekeringan Meteorologis untuk Seluruh Wilayah Jateng
-
‘The Whisper Man’: Robert De Niro Berlomba dengan Waktu Memburu Pembunuh Berantai Anak-anak
-
Abu Krakatau Ngancam Purwakarta! Bupati Terbitkan Edaran Darurat Kesehatan!
PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.