Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Sekda Kota Bandung Tegaskan ASN Harus Jadi Garda Terdepan Atasi Sampah

📅 Senin, 06 Jul 2026, 14:10 WIB | Oleh:
Sekda Kota Bandung Tegaskan ASN Harus Jadi Garda Terdepan Atasi Sampah Doc: Humas Kota Bandung

BANDUNG - Persoalan sampah masih menjadi tantangan utama yang harus segera diselesaikan di Kota Bandung. Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Bandung, Iskandar Zulkarnain menyampaikan penanganan sampah tidak hanya menjadi tanggung jawab Dinas Lingkungan Hidup (DLH), tetapi membutuhkan keterlibatan seluruh organisasi perangkat daerah (OPD) dan masyarakat.

Menurut Iskandar, hingga saat ini masih ditemukan masyarakat yang membuang sampah langsung ke sungai. Kondisi tersebut menjadi perhatian serius karena berdampak terhadap kebersihan lingkungan dan meningkatkan risiko terjadinya banjir.

"Persoalan yang belum selesai adalah masalah sampah. Di sejumlah lokasi masyarakat masih membuang sampah langsung ke sungai. Kita harus terus mengedukasi masyarakat agar tidak membuang sampah sembarangan," kata Iskandar saat memimpin Apel Mulai Bekerja di Plaza Balai Kota Bandung, Senin (6/7).

Ia menyebut, edukasi kepada masyarakat harus berjalan beriringan dengan ketegasan pemerintah dalam menegakkan aturan. Seluruh perangkat daerah diminta mengambil peran aktif sesuai tugas dan fungsinya untuk mempercepat penyelesaian persoalan sampah di Kota Bandung.

"Saya meminta ketegasan pemerintah sangat penting. Seperti yang sering disampaikan Pak Wali Kota, kebersihan kota adalah tanggung jawab kita bersama. Seluruh OPD harus bahu-membahu," ujar dia.

Iskandar mengatakan, DLH perlu terus memperkuat pengelolaan dan pengolahan sampah, sementara Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) diminta menggencarkan edukasi kepada masyarakat melalui berbagai kanal komunikasi agar kesadaran menjaga lingkungan semakin meningkat.

Tak hanya itu, ia juga meminta seluruh instansi pemerintah memberikan contoh nyata dalam menjaga kebersihan lingkungan. Gedung-gedung milik Pemkot Bandung, menurut dia, harus menjadi representasi budaya bersih yang dapat menginspirasi masyarakat.

"Kita harus hadir sebagai problem solver. Jadikan gedung-gedung pemerintah sebagai contoh kebersihan bagi masyarakat," ungkap dia.

Dalam kesempatan tersebut, Iskandar turut mengingatkan seluruh aparatur sipil negara (ASN) agar terus meningkatkan inovasi dan kualitas pelayanan publik. Menurutnya, kehadiran pemerintah harus mampu memberikan solusi atas berbagai persoalan yang dihadapi masyarakat.

"Saya minta seluruh aparatur pemerintah meningkatkan inovasi dan memberikan pelayanan terbaik bagi masyarakat," ujar dia. ils/I-1

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Kebangkitan UMKM dan Penetrasi E-Commerce jadi Katalisator Pertumbuhan Industri Percetakan di Indonesia
    ehadiran platform pameran B2B bertaraf internasional seperti ALLPrint ...
  • Mentan Bidik Investasi Besar, Industri Bioetanol Nasional Mulai Digenjot
    Langkah strategis dari pemerintah pusat, khususnya melalui jaminan ...
  • Kemenperin Perkuat Kemitraan IKM Singkong dan Industri Nasional
    Langkah Kemenperin mengintegrasikan IKM olahan singkong melalui Program ...
  • Industri Bioetanol Indonesia Mau Digenjot, Mentan Bidik Investasi BUMN dan Swasta
    Potensi penghematan devisa negara hingga mencapai Rp500 triliun ...
  • Pertamina dan Jababeka Berkolaborasi Menuju Kawasan Hijau dan Nol Emisi
    Melihat tren positif pemasangan infrastruktur panel surya yang ...
Daerah
Kualitas Udara Pontianak Ca...
Nasional
Perkuat Peran Posyandu untu...

AS Undang Putin Hadiri KTT G20 di Klub Golf Trump

41 menit yang lalu | Selocahyo Basoeki Utomo S

Luar Negeri
AS Undang Putin Hadiri KTT ...
Olahraga
Thailand Berambisi Besar Ju...
Advertisement
Mentan Amran Berang, Sebut Masuknya Beras Ilegal Khianati Kerja Keras 115 Juta Petani Indonesia

Mentan Amran Berang, Sebut Masuknya Beras Ilegal Khianati Kerja Keras 115 Juta Petani Indonesia

24 Sep 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.