Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Durian Cumasi Pangkalpinang Diproyeksikan Jadi Komoditas Ekspor Andalan.

5 Senin, 06 Jul 2026, 10:36 WIB | Oleh:
Durian Cumasi Pangkalpinang Diproyeksikan Jadi Komoditas Ekspor Andalan. Durian Cumasi Pangkalpinang Diproyeksikan Jadi Komoditas Ekspor Andalan. Doc: Antara Foto
Ket. Wali Kota Pangkalpinang, Saparudin (kanan) saat membuka bazar durian cumasi di Pangkalpinang, Minggu (5/7)

Pemerintah Kota Pangkalpinang Provinsi Kepulauan Bangka Belitung menggaungkan potensi durian cumasi, sebagai komoditas unggulan ekspor untuk meningkatkan perekonomian masyarakat di daerah itu.

"Melalui bazar ini, kita ingin durian cumasi semakin bergema dan dikenal masyarakat global," kata Wali Kota Pangkalpinang, Saparudin saat membuka Bazar Durian Cumasi di Pangkalpinang, Minggu malam.

Ia mengatakan durian cumasi ini merupakan durian lokal Provinsi Kepulauan Bangka Belitung memiliki cita rasa luar biasa enak, memiliki daging tebal, berwarna kuning dan memiliki aroma unik.

Sementara potensi produksi durian cumasi ini mencapai ratusan ribu butir per tahun, karena pengembangan durian cumasi dilakukan secara masif oleh pemerintah daerah dan masyarakat karena memiliki nilai ekonomi yang tinggi dibandingkan jenis durian lokal lainnya.

"Kita ingin durian cumasi ini tidak hanya dikenal oleh masyarakat di Kepulauan Babel saja, tetapi juga nasional dan internasional," ujarnya.

Ia menyatakan durian cumasi merupakan varietas lokal yang dulunya tumbuh di kebun-kebun masyarakat di Kabupaten Bangka, Bangka Barat, Bangka Tengah, Bangka Selatan, Belitung dan Belitung Timur. Kemudian Dinas Pertanian Provinsi Kepulauan Bangka Belitung melakukan pembibitan durian lokal ini untuk mengembangkan durian khas daerah ini.

"Alhamdulillah, budidaya durian cumasi ini berkembang pesat dan beberapa tahun terakhir petani sudah panen ribuan durian lokal ini dan telah dipasarkan ke berbagai provinsi seperti Jakarta, Bandung, Jogyakarta, Sumatera dan daerah lainnya," ujarnya.

Ia menambahkan kegiatan bazar durian cumasi ini dimulai Minggu (5/7) hingga Minggu (12/7), agar masyarakat bisa mengetahui dan menikmati durian lokal daerah ini.

"Durian cumasi ini sudah dikenal masyarakat di Jakarta, Bandung, Yogyakarta dan daerah lainnya, karena durian ini memiliki cita rasa yang luar biasa. Apalagi kemarin Gubernur Kepulauan Babel, Hidayat Arsani telah membawa 15.000 durian lokal pada kegiatan silahturahmi dengan perantau asal Babel di Yogyakarta," katanya.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Angkatan Darat AS Berlatih Menggali Kuburan Massal untuk Skenario Perang dengan Banyak Korban
    Apa mungkin AS akan melakukan invasi darat ke ...
  • Satgas Penertiban Kawasan Hutan Selidiki Perusahaan AK, Jejak Hubungan dengan Oknum Aparat Didalami
    Ditanya siapa ak itu kq malah balik bertanya? ...
  • Andrea Bocelli Bikin Jakarta Terpukau! Konser Romanza Hadirkan Malam Penuh Keajaiban
    Salut banget dengan konser Andrea Bocelli sangat mengharumkan ...
  • Kapasitas Produksi Menganggur, Industri Didesak Bangkit
    Berita yang sangat melegakan bagi kita yang bergerak ...
  • Jakarta Timur Bersiap Jadi Magnet Investasi Baru, Kawasan 370 Hektare Ini Dilirik
    Tidak akan sukses. Catat ini. Ormas sm warlok ...
pasang iklan di koran jakarta
pasang iklan di koran jakarta
Luar Negeri
WHO Sebut Enam Langkah Ikli...

BPBD: Gunung Semeru Luncurkan Awan Panas

46 menit yang lalu | Ilham Sudrajat

Daerah
BPBD: Gunung Semeru Luncurk...
Luar Negeri
WHO Setujui Uji Klinis Dua ...
pasang iklan di koran jakarta
Advertisement
Dishub: Pemerintah Siapkan Tiga Pelabuhan Alternatif untuk Antisipasi Kepadatan Nataru 2026-2027

Dishub: Pemerintah Siapkan Tiga Pelabuhan Alternatif untuk Antisipasi Kepadatan Nataru 2026-2027

05 Nov 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.