Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Tim Gabungan Temukan Jenazah Aiptu Sumariyanto yang Hilang saat Penggerebekan Bandar Sabu di Katingan

📅 Minggu, 05 Jul 2026, 18:48 WIB | Oleh:
Tim Gabungan Temukan Jenazah Aiptu Sumariyanto yang Hilang saat Penggerebekan Bandar Sabu di Katingan Doc: antara foto
Ket. Tim Gabungan temukan jenazah Aiptu Sumariyanto di Katingan, Kalteng.

PALANGKA RAYA - Tim Gabungan akhirnya menemukan jenazah Aiptu Sumariyanto, anggota Polres Katingan, Kalimantan Tengah (Kalteng), Minggu (5/7), yang dilaporkan hilang saat penggerebekan bandar sabu di Desa Tumbang Kalamei, Kecamatan Katingan Tengah.

"Benar tim gabungan berhasil menemukan jenazah Aiptu Sumariyanto, sekitar pukul 09.00 WIB," kata Kapolres Katingan, AKBP Dodik Hartono saat dikonfirmasi di Palangka Raya.

Berdasarkan informasi di lapangan, penemuan ini berawal pada saat warga melihat adanya jenazah yang mengapung dan tersangkut di kayu.

Jasad Aiptu Sumariyanto ditemukan berjarak sekitar 8 kilometer dari lokasi kejadian, tepatnya di DAS Katingan, Desa Rantau Asem.

"Jasad kemudian dievakuasi dan dibawa ke Rumah Sakit Bhayangkara Palangka Raya untuk dilakukan pemeriksaan lebih lanjut," ucapnya.

Sebelumnya, Bripda Nopandri Ramadhana ditemukan Sabtu (04/07) sekitar pukul 15:55 WIB.

Keduanya merupakan anggota Polres Katingan yang juga turut melakukan penggerebekan terhadap diduga bandar sabu di Desa Tumbang Kalemei.

Saat petugas berhasil mengamankan salah satu terduga pelaku, sejumlah anggota keluarga pelaku diduga melakukan perlawanan menggunakan senjata tajam jenis parang.

Bentrok pun tak terhindarkan. Dalam insiden tersebut, Aiptu Yudhi, personel Satresnarkoba Polres Katingan, gugur akibat serangan senjata tajam.

Seorang anggota keluarga terduga pelaku juga dilaporkan tewas.

Sementara itu, peristiwa itu diawali pada Kamis dini hari saat aparat melakukan operasi penggerebekan terhadap terduga pelaku tindak pidana narkotika. Dalam operasi tersebut, petugas berhasil mengamankan salah seorang terduga pelaku.

Namun situasi berubah ketika sejumlah anggota keluarga terduga pelaku diduga melakukan perlawanan terhadap petugas menggunakan senjata tajam saat proses penangkapan berlangsung.

"Pada saat salah satu pelaku sudah diamankan, tiba-tiba keluarga pelaku menyerang anggota menggunakan parang. Anggota di lapangan kemudian melakukan tindakan tegas dan terukur sehingga satu orang dari pihak keluarga terduga pelaku meninggal dunia," ucapnya.

Sebelumnya Kepala Kepolisian Daerah Kalimantan Tengah Inspektur Jenderal Polisi Iwan Kurniawan mengucapkan belasungkawa kepada keluarga almarhum dan menegaskan komitmen untuk terus memberantas peredaran narkotika.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • MSI Apresiasi Menteri Pertanian Amran Sulaiman Terkait Penghentian Impor Singkong
    Sangat menginspirasi melihat bagaimana kebijakan tegas menyetop impor ...
  • Kebangkitan UMKM dan Penetrasi E-Commerce jadi Katalisator Pertumbuhan Industri Percetakan di Indonesia
    ehadiran platform pameran B2B bertaraf internasional seperti ALLPrint ...
  • Mentan Bidik Investasi Besar, Industri Bioetanol Nasional Mulai Digenjot
    Langkah strategis dari pemerintah pusat, khususnya melalui jaminan ...
  • Kemenperin Perkuat Kemitraan IKM Singkong dan Industri Nasional
    Langkah Kemenperin mengintegrasikan IKM olahan singkong melalui Program ...
  • Industri Bioetanol Indonesia Mau Digenjot, Mentan Bidik Investasi BUMN dan Swasta
    Potensi penghematan devisa negara hingga mencapai Rp500 triliun ...

Venus Williams Gandeng Janice Tjen Berkiprah di China Open

1.5 jam yang lalu | Aloysius Widiyatmaka

Olahraga
Venus Williams Gandeng Jani...
Advertisement
Kelewat Batas Wajar! Kotak Lampu Lalu Lintas di Kota Bandung Dicuri, Walkot Farhan Murka

Kelewat Batas Wajar! Kotak Lampu Lalu Lintas di Kota Bandung Dicuri, Walkot Farhan Murka

29 Sep 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.