Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Pendaki Alami Hipotermia di Bukit Savana Lombok Timur Dievakuasi

📅 Minggu, 05 Jul 2026, 16:19 WIB | Oleh:
Pendaki Alami Hipotermia di Bukit Savana Lombok Timur Dievakuasi Doc: ANTARA/HO-Humas SAR Mataram
Ket. Tim SAR gabungan saat melakukan evakuasi korban Bukit Savana Sembalun Kabupaten Lombok Timur Provinsi NTB di Lombok Timur, Minggu (5/7).

LOMBOK TIMUR -- Tim SAR gabungan mengevakuasi seorang pendaki yang mengalami hipotermia di Bukit Savana Dandaun, Sembalun atau di kawasan kaki Gunung Rinjani Kabupaten Lombok Timur, Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB).

"Korban kami evakuasi ke Puskesmas Sembalun untuk mendapatkan penanganan medis lebih lanjut. Namun, setelah dilakukan pemeriksaan oleh tim medis, korban dinyatakan telah meninggal dunia. Jenazah kemudian diserahkan kepada pihak keluarga," kata Koordinator Pos SAR Kayangan Darwis di Lombok Timur, Minggu.

Operasi SAR bermula ketika Kantor SAR Mataram menerima laporan pada Sabtu, 4 Juli 2026, pukul 22.37 Wita mengenai seorang pria bernama Hamzanwadi (38), warga asal Desa Rempung, Kecamatan Pringgasela, Lombok Timur, yang mengalami hipotermia saat berada di Bukit Savana Dandaun.

Menindaklanjuti laporan tersebut, Kantor SAR Mataram melalui tim Rescue Pos SAR Kayangan segera diberangkatkan menuju lokasi kejadian dengan membawa perlengkapan mountaineering, medis, dan pendukung lainnya.

"Tim SAR gabungan berhasil menjangkau korban dan mengevakuasinya dari Bukit Savana Dandaun pada Minggu dini hari, pukul 00.50 Wita," katanya.

M. Darwis menambahkan, dengan telah dievakuasinya korban dan diserahkan kepada keluarga, operasi SAR ini secara resmi dinyatakan ditutup.

Unsur yang terlibat dalam evakuasi itu terdiri atas tim Rescue Pos SAR Kayangan, Unit SAR Lombok Timur, Polsek Sembalun, Babinsa Sembalun, Damkarmat Lombok Timur, Pengelola Bukit Savana Dandaun, EMHC, Puskesmas Sembalun, masyarakat setempat, dan unsur terkait lainnya.

"Kami mengimbau kepada masyarakat atau wisatawan yang melakukan pendakian agar tetap memperhatikan kesehatan, sehingga tidak terjadi hal yang tidak diinginkan," katanya.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Gelombang Tsunami Setinggi 18 Meter Mengancam Pantai Selatan Kebumen
    Membayangkannya saja sudah bikin takut. Apalagi ada keluarga ...
  • Mohon Dukungan Doa! Paus Leo XIV Akan Jalani Operasi Paru-paru di Roma
    Turut mendoakan, semoga operasinya berjalan baik dan lancar ...
  • Peringkat FIFA Melesat, Timnas Indonesia Dipastikan Lolos Langsung ke Putaran Kedua Kualifikasi Piala Dunia 2030
    Masa depan timnas kita sepertinya makin cerah, sangat ...
  • Kolaborasi Industri dan Akademisi Diperkuat, Seequent Dorong Kapasitas Geosains Indonesia
    How can collaboration between industry and academic institutions ...
  • Mengapa Tak Banyak Mahasiswa Asing yang Mau Kuliah di Indonesia?
    What factors might discourage international students from pursuing ...
Megapolitan
Perempuan Jakarta Timur Dig...
Advertisement
Trump Batalkan Siaran Langsung Eksekusi Mati Penembak Fort Hood Usai Ramai Kecaman

Trump Batalkan Siaran Langsung Eksekusi Mati Penembak Fort Hood Usai Ramai Kecaman

16 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.