Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Pemerintah Bangun RSUD di Kerinci, Akses Layanan Kesehatan Masyarakat Makin Dekat.

📅 Minggu, 05 Jul 2026, 20:45 WIB | Oleh:
Pemerintah Bangun RSUD di Kerinci, Akses Layanan Kesehatan Masyarakat Makin Dekat. Doc: Antara Foto
Ket. Gubernur Jambi Al Haris (dua kiri) bersama Bupati Kerinci Monadi (dua kanan) saat melihat rancang bangun RSUD Kerinci di Bukit Tengah Kabupaten Kerinci, Minggu (5/7).

Pemerintah membangun Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) sebagai upaya mendekatkan akses layanan kesehatan untuk masyarakat di Kabupaten Kerinci, Jambi.

Pembangunan layanan kesehatan itu ditandai dengan peletakan batu pertama oleh Gubernur Jambi di kawasan Bukit Tengah Kabupaten Kerinci.

"Pembangunan Rumah Sakit Bukit Tengah bisa memperpendek akses layanan kesehatan, mengurangi rujukan ke luar daerah, dan meningkatkan kualitas pelayanan medis bagi warga Kerinci," kata Gubernur Jambi Al Haris di Kerinci, Minggu.

Gubernur menjelaskan pembangunan rumah sakit ini merupakan hasil perjuangan pemerintah daerah, melalui pengajuan ke Kementerian Kesehatan.

Semenjak dimekarkan menjadi dua daerah administratif (Kota Sungai Penuh dan Kabupaten Kerinci) pada 2008 lalu, wilayah Kabupaten Kerinci belum memiliki rumah sakit.

Rumah sakit yang sudah ada (RSUD H.A Thalib) secara administrasi masuk ke Kota Sungai Penuh. Atas dasar itu, kebutuhan rumah sakit di Kabupaten Kerinci sangat mendesak guna mendekatkan layanan kesehatan masyarakat di wilayah tersebut.

"Kita berharap proyek ini berjalan cepat, Juli kita mulai, Desember target selesai bersamaan dengan pengadaan alat kesehatan," tambahnya.

Al Haris menambahkan RSUD Kerinci dibangun dengan anggaran sebesar Rp137,5 miliar bersumber dari dana APBN, ditambah pengadaan alat kesehatan lebih dari Rp50 miliar.

Pembangunan dilakukan dalam satu tahun anggaran dan ditargetkan selesai pada Desember, sehingga rumah sakit diharapkan dapat beroperasi pada 2027.

RSUD ini nantinya direncanakan memiliki layanan cuci darah (hemodialisis), pusat jantung, dan kemoterapi, sehingga diharapkan warga tidak perlu lagi berobat ke luar daerah seperti Sumatera Barat atau Kota Jambi.

Ia optimistis setelah fasilitas lengkap dan SDM terpenuhi, pelayanan kesehatan di Kerinci akan memadai dalam memenuhi kebutuhan akses kesehatan masyarakat.

"Untuk ketersediaan dokter spesialis, nanti ada program pendidikan dokter spesialis sebagai jalur untuk meningkatkan jumlah dan kualitas dokter di daerah," jelasnya.

Bupati Kerinci Monadi menambahkan, rumah sakit ini memiliki lahan seluas 3,5 hektare, nantinya akan dirancang menjadi tipe C.

Bupati mengimbau masyarakat Kabupaten Kerinci untuk ikut menjaga dan mendukung proses pembangunan fasilitas ini agar berjalan lancar.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Industri Akomodasi Melaju Kencang, Efek Berganda Pariwisata Dinanti
    Membaca data penyerapan tenaga kerja hingga hampir 26 ...
  • Pasar Eropa Terbuka Lewat IEU-CEPA, Industri Tekstil Indonesia Punya Peluang Baru
    Artikel yang sangat mencerahkan. Sepakat dengan pandangan Kadin ...
  • Produksi Kapal Baru RI Melonjak 251 Persen, Menperin: Negara Maritim Jangan Kalah di Laut Sendiri
    Menanggapi lonjakan produksi kapal baru hingga 251 persen ...
  • Bidik Transformasi Industri Indonesia, Danantara Gelar Forum Teknologi dan Investasi Global
    Fokus Danantara pada industrialisasi inovasi dalam forum DTIIF ...
  • Produksi Dipangkas 50 Persen, Industri Keramik Terancam Lumpuh Gara-Gara Gas!
    Membaca kondisi industri keramik yang terpaksa memangkas kapasitas ...
Advertisement
Citilink Flight Sale 231026 Halaman Rubrik
Advertisement
Homedec Detail Sidebar
Ekonomi
AirNav Indonesia Perkuat Ko...
pasang iklan di koran jakarta
Advertisement
Nusron Wahid Dua Kali Mangkir, KPK Siapkan Panggilan Ketiga

Nusron Wahid Dua Kali Mangkir, KPK Siapkan Panggilan Ketiga

23 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.