Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Kementerian P2MI Perkuat Komunikasi Publik Cegah Rekrutmen Ilegal

📅 Minggu, 05 Jul 2026, 16:16 WIB | Oleh:
Kementerian P2MI Perkuat Komunikasi Publik Cegah Rekrutmen Ilegal Doc: ANTARA/HO-KemenP2MI
Ket. Balai Pelayanan Pelindungan Pekerja Migran Indonesia (BP3MI) Sumatra Utara mengadakan FGD dengan dosen Universitas Muhammadiyah Jakarta, Nani Nurani Muksin (kanan), sebagai narasumber di Medan, Kamis (2/7).

JAKARTA -- Kementerian Pelindungan Pekerja Migran Indonesia (P2MI) memperkuat pelindungan Pekerja Migran Indonesia (PMI) dengan penguatan komunikasi publik yang mampu meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap berbagai modus perekrutan nonprosedural.

Menurut siaran pers KP2MI di Jakarta, Minggu, Balai Pelayanan Pelindungan Pekerja Migran Indonesia (BP3MI) Sumatra Utara mengadakan Focus Group Discussion (FGD) dengan tema “Strategi Komunikasi Politik Pemerintah dalam Penanganan Online Scammer di Kamboja bagi Pekerja Migran Indonesia”.

Dosen Universitas Muhammadiyah Jakarta, Nani Nurani Muksin, yang menjadi narasumber FGD tersebut mengatakan bahwa sindikat kejahatan transnasional memanfaatkan media sosial, aplikasi pesan instan, hingga lowongan kerja palsu untuk menjaring korban dengan tawaran gaji tinggi dan proses keberangkatan yang mudah.

Menurut Nani, pemerintah perlu menyusun strategi komunikasi politik yang menjangkau masyarakat luas, khususnya usia produktif, dengan menyajikan informasi yang cepat, akurat, mudah dipahami, serta mampu memperkuat kepercayaan publik.

“Edukasi kepada masyarakat tidak cukup hanya berupa larangan, tetapi juga harus memberikan pemahaman mengenai modus operandi pelaku serta pentingnya memilih jalur penempatan pekerja migran yang legal,” kata Nani.

Dia menilai bahwa komunikasi berbasis literasi digital dapat menjadi instrumen penting untuk meningkatkan kewaspadaan masyarakat terhadap tawaran pekerjaan ke luar negeri.

Menurutnya, komunikasi publik yang efektif dan sinergi antarlembaga harus menjadi bagian dari strategi nasional dalam melindungi WNI agar pesan migrasi aman dapat menjangkau masyarakat secara lebih luas.

Sementara itu, Kepala BP3MI Sumatra Utara, Kombes Pol. Budi Novijanto, mengatakan bahwa pihaknya terus memperkuat sosialisasi migrasi aman melalui kolaborasi dengan pemerintah daerah, aparat penegak hukum, universitas, media massa, dan berbagai elemen masyarakat.

“Kami mengajak masyarakat untuk tidak mudah tergiur tawaran pekerjaan dengan gaji besar yang beredar di media sosial tanpa melalui prosedur resmi. Pastikan seluruh proses penempatan dilakukan secara legal agar hak dan pelindungan pekerja migran tetap terjamin,” kata Budi.

Pada 3 Juli, KBRI Phnom Penh menyampaikan bahwa sepanjang Januari-Juni 2026, tercatat 12.019 WNI yang pernah terlibat dalam jaringan penipuan telah melapor dan mengajukan fasilitas proses kepulangan ke Indonesia.

KBRI menyebutkan bahwa angka tersebut telah melampaui dua kali lipat jumlah kasus sepanjang 2025 yang mencapai 5.088 WNI.

Saat ini, sekitar 676 WNI berada di sejumlah fasilitas detensi Pemerintah Kamboja, dengan lebih dari 500 WNI ditempatkan di Bati Pre-Deportation Center, Provinsi Takeo, dan sekitar 1.250 WNI lainnya berada di fasilitas detensi Pemerintah Kamboja di Pochentong setelah terjaring operasi penertiban di sekitar Phnom Penh.

Hingga 30 Juni 2026, KBRI Phnom Penh telah memfasilitasi kepulangan 5.487 WNI serta menerbitkan 4.368 Surat Perjalanan Laksana Paspor (SPLP) bagi WNI yang tidak memiliki paspor.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • FIFA Asean Cup 2026: Sembilan Gol Antarkan Indonesia ke Final, Thailand Menanti
    Laga ini adalah salahsatu pertandingan bola paling menegangkan ...
  • Pembalakan Liar di TN Berbak-Sembilang Terbongkar, Ratusan Kayu dan Rel 1 Km Dimusnahkan.
    Pecuri kayu sampai membangun rel? Ini sih terang2an ...
  • Dagelan Tak Mutu Lapas Cibinong, Bisa Bangun 10 Rumah Sultan, tak Ada Anggaran Beli CCTV Rp200.000  
    Aparat dan pejabat di negeri ini makin terang2an ...
  • MSI Apresiasi Menteri Pertanian Amran Sulaiman Terkait Penghentian Impor Singkong
    Sangat menginspirasi melihat bagaimana kebijakan tegas menyetop impor ...
  • Kebangkitan UMKM dan Penetrasi E-Commerce jadi Katalisator Pertumbuhan Industri Percetakan di Indonesia
    ehadiran platform pameran B2B bertaraf internasional seperti ALLPrint ...

Belajar merangkai kain batik di Semarang

1.5 jam yang lalu | Wahyu AP

Daerah
Belajar merangkai kain bati...
Ekonomi
Digitalisasi ekonomi melalu...
Advertisement
FIFA Harus Menyelediki Sepak Bola Gajah yang Dimainkan Singapura dan Malaysia

FIFA Harus Menyelediki Sepak Bola Gajah yang Dimainkan Singapura dan Malaysia

03 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.