Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Gubernur Papua Siapkan Transportasi Laut Terpadu, Perkuat Konektivitas Antar Daerah.

📅 Minggu, 05 Jul 2026, 20:50 WIB | Oleh:
Gubernur Papua Siapkan Transportasi Laut Terpadu, Perkuat Konektivitas Antar Daerah. Doc: Antara Foto
Ket. Gubernur Papua, Matius D. Fakhiri saat mencoba transportasi laut di luar Papua.

Gubernur Papua, Matius D Fakhiri menyiapkan transportasi laut terpadu di mana hal ini dilakukan guna membuka konektivitas antar daerah, menekan biaya logistik, serta mendorong pertumbuhan ekonomi masyarakat pesisir.

"Saat ini kami bersama instansi terkait melakukan kunjungan kerja ke Kota Batam, Provinsi Kepulauan Riau, untuk mempelajari pengembangan armada transportasi laut yang akan diterapkan di Papua," kata Fakhiri di Jayapura, Minggu.

Menurut Fakhiri, sebelum mengunjungi Batam pihaknya juga meninjau aktivitas Pelabuhan Perikanan di Padang, Sumatera Barat, sebagai referensi pengembangan kawasan pelabuhan perikanan terpadu di Pelabuhan Depapre, Kabupaten Jayapura.

"Kami bersyukur Papua memiliki Pelabuhan Depapre. Ke depan kami ingin mengubah wajah pelabuhan ini menjadi kawasan perikanan terpadu yang didukung industri pengolahan sehingga hasil produksi masyarakat memiliki nilai tambah yang lebih tinggi," ujarnya.

Dia menjelaskan, pembangunan pelabuhan tidak hanya berfungsi sebagai tempat sandar kapal, tetapi harus menjadi pusat pertumbuhan ekonomi yang mampu menghubungkan sektor perikanan, industri pengolahan, distribusi, hingga ekspor.

"Kami ingin membangun konektivitas laut mulai dari Kabupaten Jayapura, Kepulauan Yapen, Biak hingga wilayah pesisir lainnya, termasuk daerah yang terhubung melalui Sungai Mamberamo. Karena sebagian besar kabupaten kami berada di pesisir dan memiliki pelabuhan yang harus saling terkoneksi," katanya.

Dia menambahkan armada yang dipersiapkan terdiri atas kapal berkapasitas besar maupun kapal cepat yang diharapkan mampu memangkas waktu perjalanan antardaerah.

"Target kami masyarakat dapat melakukan perjalanan menuju Kota Jayapura maupun pusat-pusat ekonomi lainnya hanya dalam waktu satu hari," ujarnya.

Dia menjelaskan dengan transportasi yang cepat dan terjangkau, masyarakat bisa membawa hasil pertanian, perkebunan, perikanan maupun kerajinan dari kampung untuk dipasarkan di kota.

"Selain itu kami juga akan menyiapkan skema subsidi agar biaya transportasi tetap terjangkau bagi masyarakat," katanya.

Dia menambahkan peningkatan konektivitas laut juga akan memperkuat sektor pariwisata dan membuka peluang ekspor berbagai komoditas unggulan Papua.

"Kami ingin wisatawan datang menikmati keindahan Papua sekaligus membawa produk-produk unggulan Papua. Bahkan, ke depan kami berharap hasil produksi Papua dapat menembus pasar ekspor sehingga memberikan nilai ekonomi yang lebih besar bagi masyarakat," ujarnya.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Memahami Kaum Furry, Orang-orang yang Mengidentifikasi Dirinya sebagai Binatang
    Nah thats right thank you ~
  • FIFA Asean Cup 2026: Sembilan Gol Antarkan Indonesia ke Final, Thailand Menanti
    Laga ini adalah salahsatu pertandingan bola paling menegangkan ...
  • Pembalakan Liar di TN Berbak-Sembilang Terbongkar, Ratusan Kayu dan Rel 1 Km Dimusnahkan.
    Pecuri kayu sampai membangun rel? Ini sih terang2an ...
  • Dagelan Tak Mutu Lapas Cibinong, Bisa Bangun 10 Rumah Sultan, tak Ada Anggaran Beli CCTV Rp200.000  
    Aparat dan pejabat di negeri ini makin terang2an ...
  • MSI Apresiasi Menteri Pertanian Amran Sulaiman Terkait Penghentian Impor Singkong
    Sangat menginspirasi melihat bagaimana kebijakan tegas menyetop impor ...
Advertisement
Timnas Indonesia Juara FIFA Asean Cup 2026, Tundukkan Thailand 4-2 Lewat Adu Penalti

Timnas Indonesia Juara FIFA Asean Cup 2026, Tundukkan Thailand 4-2 Lewat Adu Penalti

05 Oct 2026
Pilihan Pembaca
# 6
# 6
Desak dan 0,002 Detik yang Bersejarah
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.