Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Titiek Soeharto: Revitalisasi Gudang Bulog Tingkatkan Kapasitas Simpan Beras Nasional.

📅 Jumat, 03 Jul 2026, 14:55 WIB | Oleh:
Titiek Soeharto: Revitalisasi Gudang Bulog Tingkatkan Kapasitas Simpan Beras Nasional. Doc: Antara Foto
Ket. Ketua Komisi IV DPR RI Siti Hediati Soeharto “Titiek Soeharto” (tengah) memberikan keterangan setelah meresmikan hasil revitalisasi gudang Perum Bulog berkapasitas 3.500 ton di Landasan Ulin, Banjarbaru, Kalimantan Selatan, Jumat (3/7).

Ketua Komisi IV DPR RI Siti Hediati Soeharto “Titiek Soeharto” mengatakan revitalisasi gudang Perum Bulog peninggalan era Presiden Soeharto bertujuan menambah kapasitas simpan beras sehingga mampu menampung lebih banyak hasil panen agar kualitas tetap terjaga.

“Kami meninjau langsung kondisi stok beras dan gula di daerah guna memastikan kecukupan pasokan serta kualitas komoditas yang dikelola Bulog,” kata Titiek setelah meresmikan gudang Bulog berkapasitas 3.500 ton hasil revitalisasi di Banjarbaru, Kalimantan Selatan, Jumat.

Ia menyebut hasil peninjauan menunjukkan stok beras di gudang Bulog Kalimantan Selatan mencukupi. Selain memiliki persediaan gula yang memadai, Bulog juga telah menampung beras petani untuk diproses sebelum dipasarkan kepada masyarakat.

Titiek melakukan kunjungan kerja ke Kalsel dirangkaikan dengan peresmian revitalisasi gudang Bulog di Kalimantan Selatan sebagai bagian dari program pembaruan infrastruktur penyimpanan.

“Revitalisasi diharapkan meningkatkan kapasitas tampung gudang sehingga dapat menyimpan lebih banyak beras dengan kualitas yang tetap terjaga,” katanya.

Titiek menjelaskan sebagian besar gudang Bulog di berbagai daerah merupakan peninggalan era Presiden Soeharto yang telah berusia sekitar 45 tahun. Meski masih dimanfaatkan hingga kini, gudang tersebut memerlukan perbaikan agar tetap mampu mendukung penyimpanan beras secara optimal.

Dia menyebutkan, Bulog akan merevitalisasi sekitar 81 gudang di berbagai daerah di Indonesia, termasuk satu gudang di Kalimantan Selatan yang baru saja diresmikan, sebagai langkah mendukung swasembada pangan nasional.

“Kami berharap pembaruan tersebut membuat kapasitas penyimpanan semakin besar sehingga pengelolaan beras menjadi lebih baik dan kualitasnya tetap terjaga,” ujar Titiek Soeharto.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Pasar Eropa Terbuka Lewat IEU-CEPA, Industri Tekstil Indonesia Punya Peluang Baru
    Artikel yang sangat mencerahkan. Sepakat dengan pandangan Kadin ...
  • Produksi Kapal Baru RI Melonjak 251 Persen, Menperin: Negara Maritim Jangan Kalah di Laut Sendiri
    Menanggapi lonjakan produksi kapal baru hingga 251 persen ...
  • Bidik Transformasi Industri Indonesia, Danantara Gelar Forum Teknologi dan Investasi Global
    Fokus Danantara pada industrialisasi inovasi dalam forum DTIIF ...
  • Produksi Dipangkas 50 Persen, Industri Keramik Terancam Lumpuh Gara-Gara Gas!
    Membaca kondisi industri keramik yang terpaksa memangkas kapasitas ...
  • Gelombang Tsunami Setinggi 18 Meter Mengancam Pantai Selatan Kebumen
    Membayangkannya saja sudah bikin takut. Apalagi ada keluarga ...
Advertisement
Homedec Detail Sidebar
pasang iklan di koran jakarta
pasang iklan di koran jakarta
Advertisement
Kebiasaan Bangun Paling Pagi Bikin Kita Banyak Rezeki, Benarkah?

Kebiasaan Bangun Paling Pagi Bikin Kita Banyak Rezeki, Benarkah?

22 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.