Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Dukung Pasok Pangan Maritim, PELNI Gandeng Petani Lokal

📅 Selasa, 30 Jun 2026, 13:35 WIB | Oleh:
Dukung Pasok Pangan Maritim, PELNI Gandeng Petani Lokal Doc: Dok. Istimewa

Jakarta, 29 Juni 2026 – PT Pelayaran Nasional Indonesia atau PT PELNI (Persero) terus memperkuat layanan keagenan kapal (shipping agency) melalui kerja sama strategis dengan PT Agrito Roman Bali (Plaga Farm). Kerja sama tersebut ditandai dengan penandatanganan Nota Kesepahaman antara Vice President Keagenan PELNI Yusup Hanura dan Direktur PT Agrito Roman Bali I Gede Bingin Mustika.

Kolaborasi ini menjadi langkah PELNI dalam meningkatkan kualitas layanan keagenan kapal sekaligus mendukung pemberdayaan petani lokal melalui penguatan rantai pasok pangan maritim di Indonesia.

Melalui sinergi ini, kedua belah pihak akan mengoptimalkan penyediaan kebutuhan pangan segar bagi kapal domestik maupun kapal internasional yang beroperasi dan singgah di pelabuhan-pelabuhan Indonesia.

Sekretaris Perusahaan PELNI, Ditto Pappilanda mengatakan bahwa kerja sama tersebut merupakan bagian dari transformasi layanan keagenan PELNI yang tidak hanya berfokus pada pelayanan operasional kapal, tetapi juga memberikan nilai tambah bagi ekosistem maritim nasional.

"Sebagai perusahaan pelayaran nasional, PELNI terus mengembangkan layanan keagenan yang terintegrasi dan berorientasi pada kebutuhan pelanggan. Melalui kolaborasi ini, kami ingin memastikan kapal-kapal yang dilayani memperoleh pasokan bahan pangan segar dengan kualitas terbaik, sekaligus membuka peluang yang lebih luas bagi produk pertanian lokal untuk masuk ke rantai pasok industri maritim," ujar Ditto dalam keterangan tertulisnya, Selasa (30/6).

Melalui kerja sama tersebut, PELNI akan mendukung penyediaan fresh provisions berupa buah-buahan, sayur-sayuran, hingga produk daging yang memenuhi standar kualitas untuk kebutuhan kapal. Kehadiran rantai pasok yang lebih terintegrasi diharapkan mampu meningkatkan kualitas layanan keagenan sekaligus mendukung kelancaran operasional kapal selama berada di pelabuhan Indonesia.

Selain memperkuat layanan operasional, kolaborasi ini juga diharapkan mampu memberikan dampak ekonomi bagi masyarakat, khususnya petani lokal. Dengan memanfaatkan jaringan layanan keagenan dan armada PELNI, produk-produk agrikultur dalam negeri memiliki peluang yang lebih besar untuk menjangkau pasar yang lebih luas, termasuk kapal-kapal internasional yang beroperasi di Indonesia.

"Kerja sama ini diharapkan dapat memberikan manfaat yang lebih luas, tidak hanya bagi peningkatan kualitas layanan keagenan PELNI, tetapi juga bagi pemberdayaan ekonomi masyarakat. Kami ingin menciptakan ekosistem yang saling menguatkan antara sektor pelayaran dan sektor pertanian sehingga mampu menghasilkan manfaat yang berkelanjutan bagi seluruh pihak," tambah Ditto.

Kerja sama strategis ini mencakup optimalisasi operasional pelabuhan yang lebih efisien dan terintegrasi, penguatan rantai pasok pangan maritim, peningkatan kualitas pasokan pangan di atas kapal, serta pemberdayaan ekonomi masyarakat lokal melalui penyerapan hasil pertanian dalam negeri.

Melalui sinergi tersebut, PELNI berharap dapat terus memperkuat peran layanan keagenan sebagai bagian dari ekosistem logistik nasional, sekaligus menciptakan multiplier effect bagi pertumbuhan ekonomi daerah melalui peningkatan daya saing produk pertanian Indonesia di pasar domestik maupun internasional.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • FIFA Asean Cup 2026: Sembilan Gol Antarkan Indonesia ke Final, Thailand Menanti
    Laga ini adalah salahsatu pertandingan bola paling menegangkan ...
  • Pembalakan Liar di TN Berbak-Sembilang Terbongkar, Ratusan Kayu dan Rel 1 Km Dimusnahkan.
    Pecuri kayu sampai membangun rel? Ini sih terang2an ...
  • Dagelan Tak Mutu Lapas Cibinong, Bisa Bangun 10 Rumah Sultan, tak Ada Anggaran Beli CCTV Rp200.000  
    Aparat dan pejabat di negeri ini makin terang2an ...
  • MSI Apresiasi Menteri Pertanian Amran Sulaiman Terkait Penghentian Impor Singkong
    Sangat menginspirasi melihat bagaimana kebijakan tegas menyetop impor ...
  • Kebangkitan UMKM dan Penetrasi E-Commerce jadi Katalisator Pertumbuhan Industri Percetakan di Indonesia
    ehadiran platform pameran B2B bertaraf internasional seperti ALLPrint ...
Advertisement
Inacraft Detail Sidebar

Serius Ada Cadangan Beras 4,8 Juta Ton? Kok Beras Tetap Mahal

50 menit yang lalu | Aloysius Widiyatmaka

Nasional
Serius Ada Cadangan Beras 4...

Tak Dijamin JKN, Bisa Masuk Program Berani

1 jam lalu | Aloysius Widiyatmaka

Daerah
Tak Dijamin JKN, Bisa Masuk...

Kasus Kapal Virgo, Empat Tersangka Ditetapkan

1.5 jam yang lalu | Aloysius Widiyatmaka

Daerah
Kasus Kapal Virgo, Empat Te...
Advertisement
Impor Solar Indonesia Resmi Berhenti, Ternyata Ini Dampak Kebijakan B50

Impor Solar Indonesia Resmi Berhenti, Ternyata Ini Dampak Kebijakan B50

02 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.