Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Alumni FK Undana Desak Polisi Usut Tuntas Kematian dr Icha yang Diduga Diintimidasi Anggota DPRD TTU.

📅 Selasa, 30 Jun 2026, 20:15 WIB | Oleh:
Alumni FK Undana Desak Polisi Usut Tuntas Kematian dr Icha yang Diduga Diintimidasi Anggota DPRD TTU. Doc: Antara Foto
Ket. Sejumlah dokter Ikatan Alumni FK Undana saat memberikan keterangan kepada wartawan di Kupang, Selasa (30/6).

Ikatan alumni Fakultas Kedokteran Universitas Nusa Cendana (Undana) Kupang, Nusa Tenggara Timur, mendesak aparat kepolisian mengusut tuntas kasus kematian dokter Eliza Princila Utami Pakaenoni alias dokter Icha yang diduga akibat diintimidasi anggota DPRD Kabupaten Timor Tengah Utara.

"Kami minta agar Kapolri membentuk tim khusus, namun independen, untuk menangani perkara tersebut, serta mengungkap hasil penyelidikan secara terbuka kepada masyarakat," kata perwakilan Ikatan Alumni FK Undana dr Bilberton saat konferensi pers di Gedung Dekanat Fakultas Kedokteran Undana, Kupang, Selasa.

Menurut ia, terdapat sejumlah peristiwa yang terjadi sebelum meninggalnya dokter Icha sehingga aparat kepolisian diminta untuk menyelidiki secara menyeluruh kasus tersebut.

Polisi juga diminta memeriksa tiga anggota DPRD Kabupaten Timor Tengah Utara yang diduga mengintimidasi dokter Icha sehingga tertekan dan melakukan bunuh diri.

"Kami juga meminta agar polisi memeriksa ketiganya untuk mengungkap kasus ini," ujarnya.

Ia juga meminta masyarakat di NTT, termasuk media massa, untuk mengawal kasus ini agar terbuka secara umum.

Sementara itu, alumni FK Undana lainnya, dr Eky Gonang, menambahkan agar pihak-pihak yang diduga mengetahui atau memiliki keterkaitan dengan kasus tersebut untuk juga dipanggil dan diperiksa tanpa melihat jabatannya.

Pihaknya tidak akan tinggal diam jika ada upaya untuk menutup-nutupi kasus kematian dokter Icha akibat dugaan intimidasi oleh anggota DPRD Timor Tengah Utara.

Tak hanya itu, kepada Badan Kehormatan DPRD Kabupaten Timor Tengah Utara, mereka juga mendesak agar memeriksa dugaan pelanggaran etik yang dilakukan tiga anggota DPRD dengan melakukan intimidasi terhadap dokter Icha saat bertugas.

Sejumlah pimpinan partai juga segera memecat ketiga anggota DPRD itu jika terbukti bersalah.

Pada kesempatan itu, hadir juga pengurus Ikatan Dokter Indonesia (IDI) Provinsi NTT serta perwakilan dari Perhimpunan Dokter Umum Indonesia (PDUI).

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Industri Bioetanol Indonesia Mau Digenjot, Mentan Bidik Investasi BUMN dan Swasta
    Potensi penghematan devisa negara hingga mencapai Rp500 triliun ...
  • Pertamina dan Jababeka Berkolaborasi Menuju Kawasan Hijau dan Nol Emisi
    Melihat tren positif pemasangan infrastruktur panel surya yang ...
  • Kemenperin Pacu Industri Halal Tembus Pasar Global Lewat Halal Indo 2026
    Langkah mendorong penyerapan 60 persen vendor lokal di ...
  • Bukan Sekadar Ekspor, Industri Pangan Indonesia Kejar Posisi di Rantai Nilai Global
    Ulasan yang sangat komprehensif mengenai posisi manufaktur Indonesia ...
  • Industri Besar di Kaltim Didorong Wajib Serap 60 Persen Vendor dan UMKM Lokal.
    Langkah Komisi VII DPR RI dalam mendorong regulasi ...
Advertisement
Art Jakarta Detail Sidebar
Advertisement
Kemdiktisaintek Mulai Hitung Biaya Pendidikan Gratis hingga PTN

Kemdiktisaintek Mulai Hitung Biaya Pendidikan Gratis hingga PTN

23 Sep 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.