Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

BPJS Kesehatan Ungkap Satu Juta Anak Muda Idap Hipertensi

📅 Senin, 29 Jun 2026, 15:15 WIB | Oleh:
BPJS Kesehatan Ungkap Satu Juta Anak Muda Idap Hipertensi Doc: RRI/Nugroho
Ket. Direktur Utama Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Kesehatan Prihati Pujowaskito (kiri) dan Utusan Khusus Presiden Bidang Pembinaan Generasi Muda dan Pekerja Seni, Raffi Ahmad

JAKARTA - Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Kesehatan mencatat satu juta lebih anak muda Indonesia terdiagnosis penyakit hipertensi. Selain itu terdapat 400 ribu jiwa usia produktif yang didiagnosis menderita penyakit diabetes melitus.

Sebanyak 79 juta peserta program Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) telah menjalani skrining riwayat kesehatan. Pemeriksaan tersebut mendeteksi 23 juta warga berisiko hipertensi dan 17 juta jiwa rentan diabetes melitus.

BPJS Kesehatan mendorong kesadaran tersebut saat acara olahraga santai di Gelora Bung Karno Jakarta, Minggu (28/6). Ajang bertajuk Health Fun Run itu diselenggarakan dalam rangka memperingati hari ulang tahun lembaga yang ke-58.

Direktur Utama BPJS Kesehatan, Prihati Pujowaskito, turut memeriahkan agenda olahraga massal nasional tersebut. Saat ini kepesertaan program JKN telah menjangkau lebih dari 285 juta jiwa di seluruh Indonesia.

"Kemudian sekali lagi, kegiatan ini utamanya adalah promotif preventif, untuk mencegah hipertensi dan diabetes pada usia muda, membantu program pemerintah, membantu program Kemenkes untuk promotif preventif karena biaya kesehatan akan rendah kalau kita mencegah penyakit. Ya, tetapi yang paling penting adalah BPJS-nya harus aktif," kata dia.

Pujo mengungkapkan bahwa kebiasaan berolahraga secara teratur merupakan investasi kesehatan masa depan yang sangat berharga. Layanan tersebut saat ini ditunjang oleh 23.682 Fasilitas Kesehatan Tingkat Pertama (FKTP) di seluruh wilayah.

"Sangat penting. Satu, adalah menjaga kesehatan, olahragawan itu. Ke dua, kalau sakit, kartunya aktif untuk perlindungan," ujar dia.

BPJS Kesehatan juga telah bermitra dengan 3.221 rumah sakit serta klinik utama di seluruh penjuru. Utusan Khusus Presiden Bidang Pembinaan Generasi Muda, Raffi Ahmad, turut memberikan pesan positif dalam acara ini.

"Hidup sehat itu jangan dimulai dari besok, besok, besok. Dimulai dari saat ini juga. Apalagi untuk anak-anak muda, terutama karena sehat itu mahal, sehat itu penting," ucap dia.

Raffi menilai bahwa sinergi dari seluruh lapisan masyarakat sangat penting untuk mewujudkan ketahanan fisik bersama. Jumlah peserta jaminan kesehatan tersebut kini telah mencakup lebih dari 98 persen penduduk Indonesia.

"Jadi dari usia dini, dari anak-anak muda, untuk generasi muda, makanan sehat penting, hidup pola sehat penting, tidur cukup penting. Jadi yang paling terpenting, BPJS Kesehatan mengajarkan kita, sehat itu dimulai dari sekarang, bukan besok atau nanti," kata dia.

Melalui langkah kecil berolahraga masyarakat diharapkan mampu memberikan dampak besar bagi sistem jaminan nasional berkelanjutan. Upaya pembiasaan aktivitas fisik secara rutin menjadi fondasi utama mewujudkan generasi sehat pada 2045. ils/I-1

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • MSI Apresiasi Menteri Pertanian Amran Sulaiman Terkait Penghentian Impor Singkong
    Sangat menginspirasi melihat bagaimana kebijakan tegas menyetop impor ...
  • Kebangkitan UMKM dan Penetrasi E-Commerce jadi Katalisator Pertumbuhan Industri Percetakan di Indonesia
    ehadiran platform pameran B2B bertaraf internasional seperti ALLPrint ...
  • Mentan Bidik Investasi Besar, Industri Bioetanol Nasional Mulai Digenjot
    Langkah strategis dari pemerintah pusat, khususnya melalui jaminan ...
  • Kemenperin Perkuat Kemitraan IKM Singkong dan Industri Nasional
    Langkah Kemenperin mengintegrasikan IKM olahan singkong melalui Program ...
  • Industri Bioetanol Indonesia Mau Digenjot, Mentan Bidik Investasi BUMN dan Swasta
    Potensi penghematan devisa negara hingga mencapai Rp500 triliun ...

Babak Pertama Skuad Garuda Harus Mencetak Gol

1 jam lalu | Aloysius Widiyatmaka

Olahraga
Babak Pertama Skuad Garuda ...
Advertisement
Badan Geologi Ingatkan soal Gas Beracun di Balik Blue Fire Papandayan

Badan Geologi Ingatkan soal Gas Beracun di Balik Blue Fire Papandayan

28 Sep 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.