Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Pemkot Bogor Bongkar JPO Paledang

📅 Sabtu, 27 Jun 2026, 16:15 WIB | Oleh:
Pemkot Bogor Bongkar JPO Paledang  Doc: kotabogor.go.id

BOGOR - Pemerintah Kota (Pemkot) Bogor resmi memulai pembongkaran Jembatan Penyeberangan Orang (JPO) di simpang Jalan Kapten Muslihat–Jalan Paledang–Jalan Mayor Oking.

Wali Kota Bogor, Dedie A Rachim, meninjau langsung proses pembongkaran tersebut pada Jumat (26/6) malam.

JPO Paledang secara konstruksi telah mengalami kerusakan serius dan dinilai membahayakan, sehingga pembongkaran harus segera dilakukan.

"Kondisinya sudah korosi, harus dibongkar. Selain itu juga selama ini mungkin kita tidak sadari masyarakat yang nyebrang ke sini ternyata membutuhkan usaha. Ibu-ibu, orang tua, anak-anak kesulitan karena sangat tinggi," ujar Wali Kota Dedie Rachim di lokasi peninjauan.

Dedie menegaskan bahwa pembongkaran JPO ini menjadi momentum penting bagi Kota Bogor untuk terus berbenah menjadi kota yang ramah terhadap pejalan kaki.

Ke depan, fasilitas penyeberangan di Jalan Kapten Muslihat akan dialihkan ke permukaan jalan, sehingga para pengguna kendaraan wajib memberikan prioritas kepada masyarakat yang menyeberang.

"Jadi, ini bagian dari upaya kita menjadikan Kota Bogor sebagai kota yang ramah terhadap pejalan kaki. Nanti sudah tidak ada lagi JPO, akan ada pelican crossing atau zebra cross yang menjadi fasilitas utama bagi masyarakat untuk menyeberang," tutur dia.

Melalui skema baru ini, Pemkot Bogor juga ingin membangun budaya berkendara yang lebih menghormati hak pejalan kaki.

"Kita membiasakan kendaraan roda dua maupun roda empat untuk mengerem ketika ada orang yang menyeberang. Jadi, di situ ada nilai solidaritas kemanusiaan," ucap Wali Kota Dedie Rachim.

Target pengerjaan proyek yang dilaksanakan oleh PT Prisma Mitra dengan alokasi anggaran sebesar Rp329 juta ditargetkan selesai dalam waktu satu bulan. Namun, pembongkaran struktur utama ditargetkan rampung lebih cepat.

"Ini akan kita coba percepat. Yang penting konstruksi utamanya malam ini sudah kita mulai digarap. Sling penopangnya itu mungkin bisa kita putus dulu supaya girder-nya yang di tengah ini bisa diturunkan dulu," tegas dia.

Untuk mengantisipasi kemacetan serta menjaga keselamatan pengguna jalan, akan diberlakukan rekayasa arus lalu lintas secara situasional dan kondisional. Pengaturan lalu lintas tersebut dijadwalkan berlangsung setiap tengah malam, mulai pukul 23.00 WIB hingga 04.00 WIB, guna meminimalisasi dampak terhadap mobilitas masyarakat.

Dalam peninjauan tersebut, Wali Kota Dedie Rachim turut didampingi jajaran dari Dinas Perhubungan (Dishub), Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR), serta Dinas Perumahan dan Permukiman (Disperumkim) Kota Bogor. ils/I-1

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Industri Akomodasi Melaju Kencang, Efek Berganda Pariwisata Dinanti
    Membaca data penyerapan tenaga kerja hingga hampir 26 ...
  • Pasar Eropa Terbuka Lewat IEU-CEPA, Industri Tekstil Indonesia Punya Peluang Baru
    Artikel yang sangat mencerahkan. Sepakat dengan pandangan Kadin ...
  • Produksi Kapal Baru RI Melonjak 251 Persen, Menperin: Negara Maritim Jangan Kalah di Laut Sendiri
    Menanggapi lonjakan produksi kapal baru hingga 251 persen ...
  • Bidik Transformasi Industri Indonesia, Danantara Gelar Forum Teknologi dan Investasi Global
    Fokus Danantara pada industrialisasi inovasi dalam forum DTIIF ...
  • Produksi Dipangkas 50 Persen, Industri Keramik Terancam Lumpuh Gara-Gara Gas!
    Membaca kondisi industri keramik yang terpaksa memangkas kapasitas ...
Advertisement
Citilink Flight Sale 231026 Halaman Rubrik
Advertisement
Homedec Detail Sidebar
pasang iklan di koran jakarta
Advertisement
Nusron Wahid Dua Kali Mangkir, KPK Siapkan Panggilan Ketiga

Nusron Wahid Dua Kali Mangkir, KPK Siapkan Panggilan Ketiga

23 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.