Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Kilang Pertamina Plaju Bekali Warga dengan Sertifikasi Perancah

📅 Kamis, 25 Jun 2026, 12:03 WIB | Oleh: Tim Penulis
Kilang Pertamina Plaju Bekali Warga dengan Sertifikasi Perancah Doc: ANTARA
Ket. PT Pertamina Patra Niaga Refinery Unit Plaju melalui kolaborasi dengan Project Sumatra R&P dan Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Disnakertrans) Provinsi Sumatera Selatan membekali warga di sekitar wilayah operasional dengan sertifikasi operator scaffolding guna meningkatkan kompetensi dan kesiapan kerja di sektor industri.

PALEMBANG – PT Pertamina Patra Niaga Refinery Unit Plaju melalui kolaborasi dengan Project Sumatra R&P dan Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Disnakertrans) Provinsi Sumatera Selatan membekali warga di sekitar wilayah operasional dengan sertifikasi operator perancah guna meningkatkan kompetensi dan kesiapan kerja di sektor industri.

Pjs. Area Manager Communication, Relations & CSR Kilang Pertamina Plaju, Perliansyah, mengatakan pelatihan operator perancah merupakan bagian dari komitmen perusahaan dalam mendukung pengembangan kapasitas masyarakat di sekitar wilayah operasional.

Sebanyak 24 peserta dari enam kelurahan di sekitar Kilang Pertamina Plaju mengikuti program pelatihan dan uji kompetensi operator perancah yang berlangsung pada 25 Mei hingga 15 Juni 2026. Program tersebut ditutup dengan asesmen dan uji kompetensi pada 17–18 Juni 2026 sebagai bagian dari proses sertifikasi profesi.

Pelatihan mencakup materi teori dan praktik yang mengacu pada standar kompetensi pekerjaan perancah di sektor industri, termasuk penerapan aspek keselamatan dan kesehatan kerja (K3) yang menjadi bagian penting dalam pelaksanaan pekerjaan.

Berdasarkan hasil evaluasi instruktur, para peserta menunjukkan peningkatan pemahaman dan keterampilan yang baik, baik dalam aspek teknis pekerjaan maupun penerapan prinsip keselamatan kerja. Program tersebut diharapkan dapat menjadi salah satu upaya penguatan kualitas sumber daya manusia lokal sekaligus mendukung kebutuhan tenaga kerja kompeten di sektor industri di Sumatera Selatan.

"Kolaborasi antara perusahaan, pemerintah, dan masyarakat menjadi faktor penting dalam menciptakan manfaat yang berkelanjutan. Melalui program ini, kami berharap sertifikasi dan kompetensi yang telah diperoleh peserta dapat menjadi modal untuk memperluas kesempatan kerja sekaligus memperkuat kesiapan tenaga kerja lokal dalam mendukung pertumbuhan sektor industri ke depan," ujarnya.

Pjs. GM R&P Sumatera, Muhammad Rahmad, mengatakan peningkatan kompetensi masyarakat merupakan investasi jangka panjang yang dapat memberikan manfaat bagi peserta maupun dunia industri.

"Kami berharap keterampilan yang diperoleh selama pelatihan ini dapat menjadi bekal bagi peserta untuk mengembangkan diri dan memanfaatkan peluang kerja yang tersedia di sektor industri," katanya.

Sementara itu, Kepala Balai Latihan Kerja, Pengembangan Produktivitas, dan Keterampilan Transmigrasi Sumatera Selatan Iwan Gunawan Syaputra menilai kolaborasi antara pemerintah dan industri memiliki peran penting dalam menyiapkan tenaga kerja yang sesuai dengan kebutuhan pasar kerja.

Program pelatihan dan sertifikasi tersebut tidak hanya meningkatkan kompetensi peserta, tetapi juga memperkuat kesiapan tenaga kerja lokal agar mampu bersaing dan beradaptasi dengan perkembangan industri.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Industri Akomodasi Melaju Kencang, Efek Berganda Pariwisata Dinanti
    Membaca data penyerapan tenaga kerja hingga hampir 26 ...
  • Pasar Eropa Terbuka Lewat IEU-CEPA, Industri Tekstil Indonesia Punya Peluang Baru
    Artikel yang sangat mencerahkan. Sepakat dengan pandangan Kadin ...
  • Produksi Kapal Baru RI Melonjak 251 Persen, Menperin: Negara Maritim Jangan Kalah di Laut Sendiri
    Menanggapi lonjakan produksi kapal baru hingga 251 persen ...
  • Bidik Transformasi Industri Indonesia, Danantara Gelar Forum Teknologi dan Investasi Global
    Fokus Danantara pada industrialisasi inovasi dalam forum DTIIF ...
  • Produksi Dipangkas 50 Persen, Industri Keramik Terancam Lumpuh Gara-Gara Gas!
    Membaca kondisi industri keramik yang terpaksa memangkas kapasitas ...
Advertisement
Citilink Flight Sale 231026 Halaman Rubrik
Advertisement
Homedec Detail Sidebar
pasang iklan di koran jakarta
Advertisement
Nusron Wahid Dua Kali Mangkir, KPK Siapkan Panggilan Ketiga

Nusron Wahid Dua Kali Mangkir, KPK Siapkan Panggilan Ketiga

23 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.