Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Hujan Deras Picu Jalan Terban di Agam, Akses Padang Koto Gadang ke Bukittinggi Lumpuh.

📅 Kamis, 25 Jun 2026, 10:13 WIB | Oleh:
Hujan Deras Picu Jalan Terban di Agam, Akses Padang Koto Gadang ke Bukittinggi Lumpuh. Doc: Antara Foto
Ket. Kapolres Agam AKBP Muari meninjau jalan yang terban di Labuah Sampiak, Jorong Gunggun, Nagari Salareh Aia, Kecamatan Palembayan, Rabu (24/6).

Jalan provinsi menghubungkan Padang Koto Gadang, Kecamatan Palembayan, Kabupaten Agam, Sumatera Barat menuju Kota Bukittinggi tidak bisa dilalui kendaraan roda empat akibat terban setelah hujan cukup deras melanda daerah itu, Rabu siang.

Kapolres Agam AKBP Muari di Lubuk Basung, Rabu, mengatakan badan jalan terban berada di Labuah Sampiak, Jorong Gunggun, Nagari Salareh Aia, Kecamatan Palembayan, sekitar pukul 11.00 WIB.

"Kondisi badan jalan terban dengan kedalaman 15 meter dan pada bagian lain ada perbukitan, sehingga tidak bisa dilalui kendaraan roda empat dan hanya bisa dilalui kendaraan roda dua," katanya.

Ia mengatakan jalan itu satu-satunya jalan menghubungkan Padang Koto Gadang menuju sejumlah kecamatan di Agam maupun Bukittinggi.

Ia mengimbau masyarakat yang akan melewati ruas jalan tersebut untuk memonitor perkembangan situasi, karena badan jalan terban akibat longsor, sehingga hanya bisa dilalui kendaraan roda dua.

Selain itu, jalan lingkar atau jalan kabupaten dari Koto Alam, Kecamatan Palembayan menuju Lubuk Basung melewati Batu Kambing, Kecamatan Ampek Nagari belum bisa dilalui kendaraan roda empat dan hanya bisa dilalui kendaraan roda dua.

"Sementara ini tidak ada jalan alternatif, karena jalan lingkar di Batu Kambing juga tidak bisa dilalui kendaraan roda empat," katanya.

Ia menyatakan telah berkoordinasi dengan Pemkab Agam supaya mempercepat perbaikan jalan ini, karena kedua-duanya jalan menuju Palembayan yang tidak bisa dilalui kendaraan roda empat.

Langkah bersama Pemkab Agam bakal melakukan koordinasi dengan warga untuk pembuatan saluran air, karena air ini secara terus-menerus mengikis badan jalan, menyebabkan tebing menjadi longsor.

"Harus dipercepat pembuatan saluran air, agar tidak mengikis tebing jalan. Mengingat jalan provinsi, telah dilaporkan ke Pemprov Sumbar supaya segera membuat jalan alternatif," katanya.

Wali Nagari atau Kepala Desa Salareh Aia Rizal Islami mengatakan jalan terban akibat hujan cukup deras melanda daerah itu pada Rabu pagi.

"Badan jalan hanya tinggal beberapa meter karena beberapa kali terban usai bencana hidrometeorologi melanda daerah itu akhir November 2025," katanya.

Sebelumnya, jalan terban akibat banjir bandang melanda daerah itu pada akhir November 2025.

Setelah itu, jalan kembali terban dan pada April 2026 sehingga tinggal sekitar dua meter.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Kebangkitan UMKM dan Penetrasi E-Commerce jadi Katalisator Pertumbuhan Industri Percetakan di Indonesia
    ehadiran platform pameran B2B bertaraf internasional seperti ALLPrint ...
  • Mentan Bidik Investasi Besar, Industri Bioetanol Nasional Mulai Digenjot
    Langkah strategis dari pemerintah pusat, khususnya melalui jaminan ...
  • Kemenperin Perkuat Kemitraan IKM Singkong dan Industri Nasional
    Langkah Kemenperin mengintegrasikan IKM olahan singkong melalui Program ...
  • Industri Bioetanol Indonesia Mau Digenjot, Mentan Bidik Investasi BUMN dan Swasta
    Potensi penghematan devisa negara hingga mencapai Rp500 triliun ...
  • Pertamina dan Jababeka Berkolaborasi Menuju Kawasan Hijau dan Nol Emisi
    Melihat tren positif pemasangan infrastruktur panel surya yang ...
Rona
Tetesan Air dari Penyulinga...
Ekonomi
Jamkrida Diminta Jadi Pengg...
Advertisement
Asian Games Jepang Disorot: Akomodasi Kacau, Transportasi Dikeluhkan Kontingen

Asian Games Jepang Disorot: Akomodasi Kacau, Transportasi Dikeluhkan Kontingen

25 Sep 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.