Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Pramono Ingatkan Warga Jangan Lelah Memilah Sampah  

📅 Minggu, 21 Jun 2026, 13:36 WIB | Oleh:
Pramono Ingatkan Warga Jangan Lelah Memilah Sampah    Doc: ist
Ket. mengolah sampah

JAKARTA – Masyarakat tak boleh Lelah untuk terus memilah sampah agar Jakarta lebih bersih dan elok. Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jakarta terus memperkuat budaya pilah sampah sebagai bagian dari upaya mewujudkan Jakarta yang bersih, layak huni, dan berdaya saing global. 

Komitmen tersebut ditunjukkan melalui Apel Siaga Pilah Sampah yang dipimpin Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, bersama Menteri Koordinator Bidang Pangan RI, Zulkifli Hasan, di Monas, Jakarta Pusat, pada Minggu (21/6).

Bertepatan dengan HUT ke-499 Kota Jakarta, kegiatan ini menjadi momentum untuk mendorong masyarakat memilah sampah dari sumbernya guna mengurangi beban sampah di Tempat Pengolahan Sampah Terpadu (TPST) Bantargebang sekaligus mempercepat transformasi pengelolaan sampah yang lebih modern dan berkelanjutan.

“Tepat pada momentum HUT ke-499 Jakarta, bersama seluruh warga Jakarta, Pemerintah Provinsi DKI Jakarta meneguhkan komitmen untuk menjaga Jakarta sebagai kota global yang bersih, layak huni, dan berkelanjutan,” ujar Gubernur Pramono.

Ia menandaskan, komitmen tersebut semakin penting mengingat Jakarta saat ini menghasilkan sekitar 9.000 ton sampah per hari. Sementara itu, TPST Bantargebang yang selama puluhan tahun menjadi andalan pengelolaan sampah ibu kota telah mendekati kapasitas maksimum dengan timbunan sampah rata-rata mencapai 60 meter.

Menurut Gubernur Pramono, kondisi tersebut tidak lagi dapat diatasi hanya dengan pendekatan angkut dan buang. Karena itu, Pemprov DKI mendorong perubahan pola pengelolaan sampah melalui pemilahan dari sumber yang diperkuat melalui Instruksi Gubernur Nomor 5 Tahun 2026 tentang Pemilahan dan Pengelolaan Sampah dari Sumber.

“Jakarta kini memiliki fondasi yang kuat untuk menjadikan gerakan pilah sampah sebagai bagian dari budaya masyarakat. Sasaran utamanya adalah pemilahan sampah organik dan anorganik agar dapat dikelola melalui prinsip reduce, reuse, dan recycle, mulai dari rumah tangga, lingkungan permukiman, perkantoran, sekolah, pasar, pusat perdagangan, hingga kawasan usaha,” jelasnya.

Gubernur Pramono juga mengapresiasi tingginya partisipasi warga yang melahirkan berbagai inovasi pengelolaan sampah, mulai dari budidaya maggot hingga pengolahan sampah menjadi pupuk.

“Gerakan pemilahan sampah di Jakarta berjalan sangat masif. Banyak RT dan RW yang telah lebih maju dari yang kami perkirakan. Karena itu, gerakan ini tidak boleh kendor dan harus terus diperluas agar menjadi budaya seluruh warga Jakarta,” ungkapnya.

Menjelang usia Jakarta yang ke-500 tahun, Gubernur Pramono mengajak seluruh elemen masyarakat menjadikan pilah sampah sebagai kebiasaan sehari-hari demi mewujudkan lingkungan yang bersih, sehat, dan lestari bagi generasi mendatang.

Sementara itu, Menteri Koordinator Bidang Pangan RI, Zulkifli Hasan, menyampaikan apresiasi atas langkah cepat Pemprov DKI Jakarta dalam menindaklanjuti arahan Presiden terkait percepatan penanganan sampah nasional.

“Masalah sampah tidak mungkin selesai tanpa melibatkan semua pihak karena sampah adalah urusan bersama. Persoalan utamanya terletak pada pemilahan sampah organik dan anorganik. Sampah organik dapat diolah menjadi pupuk atau produk lain, sedangkan sampah anorganik dapat didaur ulang. DKI Jakarta tidak hanya menghadirkan regulasi, tetapi juga telah melakukan aksi secara masif hingga tingkat RT dan RW. Daerah lain dapat mencontoh langkah yang dilakukan Jakarta,” paparnya.

Pada kesempatan tersebut, penghargaan diberikan kepada RW terbaik di enam wilayah kota administrasi dan Kabupaten Kepulauan Seribu atas keberhasilannya menerapkan pemilahan dan pengelolaan sampah serta mendorong partisipasi aktif masyarakat dalam pengurangan sampah dari sumber.

Apresiasi ini diharapkan dapat memotivasi wilayah lain untuk memperkuat budaya pilah sampah sebagai gerakan bersama sekaligus mendukung terwujudnya Jakarta yang bersih, layak huni, dan berkelanjutan.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • FIFA Asean Cup 2026: Sembilan Gol Antarkan Indonesia ke Final, Thailand Menanti
    Laga ini adalah salahsatu pertandingan bola paling menegangkan ...
  • Pembalakan Liar di TN Berbak-Sembilang Terbongkar, Ratusan Kayu dan Rel 1 Km Dimusnahkan.
    Pecuri kayu sampai membangun rel? Ini sih terang2an ...
  • Dagelan Tak Mutu Lapas Cibinong, Bisa Bangun 10 Rumah Sultan, tak Ada Anggaran Beli CCTV Rp200.000  
    Aparat dan pejabat di negeri ini makin terang2an ...
  • MSI Apresiasi Menteri Pertanian Amran Sulaiman Terkait Penghentian Impor Singkong
    Sangat menginspirasi melihat bagaimana kebijakan tegas menyetop impor ...
  • Kebangkitan UMKM dan Penetrasi E-Commerce jadi Katalisator Pertumbuhan Industri Percetakan di Indonesia
    ehadiran platform pameran B2B bertaraf internasional seperti ALLPrint ...

Polri Gelar Upacara Serah Terima Panji Tribrata

52 menit yang lalu | Fajar Alim M

Nasional
Polri Gelar Upacara Serah T...
Megapolitan
Gubernur DKI Cek Pelayanan ...
Olahraga
Persiapan Atlet Balap Seped...
Olahraga
Thailand Takluk, Filipina R...
Advertisement
Final Indonesia vs Thailand: Penjualan Tiket Dibuka Mulai Rp250 Ribu, Ini Cara Belinya!

Final Indonesia vs Thailand: Penjualan Tiket Dibuka Mulai Rp250 Ribu, Ini Cara Belinya!

02 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.