DPRD Kota Bandung Tegaskan Siap Dukung Program Ketenagakerjaan yang Terbukti Turunkan Pengangguran
Jumat, 19 Jun 2026, 14:25 WIBBANDUNG - Ketua DPRD Kota Bandung, Asep Mulyadi, mendukung berbagai program ketenagakerjaan yang dijalankan Pemerintah Kota Bandung melalui Dinas Ketenagakerjaan (Disnaker), terutama program job fair yang dinilai efektif mempertemukan pencari kerja dengan dunia usaha.
Hal tersebut disampaikan Asep saat menghadiri kegiatan Job Fair Future Connect 2026 Wilayah Bandung Tengah di GOR Bandung, Kamis (18/6).
Menurut Asep, persoalan pengangguran masih menjadi salah satu tantangan terbesar pembangunan Kota Bandung sehingga membutuhkan kolaborasi antara pemerintah, dunia usaha, dan masyarakat.
Ia mengapresiasi langkah Disnaker yang secara konsisten menghadirkan job fair di berbagai wilayah Kota Bandung untuk memperluas akses masyarakat terhadap lapangan pekerjaan.
"Ini merupakan bentuk kehadiran pemerintah dalam memberikan solusi atas kegelisahan masyarakat dan kebutuhan perusahaan yang sedang mencari tenaga kerja," ujar dia.
Asep mengibaratkan job fair sebagai sarana mempertemukan dua pihak yang saling membutuhkan, yakni perusahaan yang membutuhkan sumber daya manusia dan pencari kerja yang membutuhkan pekerjaan.
Menurut dia, keberhasilan program harus diukur dari dampaknya terhadap penurunan angka pengangguran, bukan hanya dari jumlah peserta yang hadir.
Ia mencontohkan pelaksanaan job fair sebelumnya di Teras Cibiru yang diikuti sekitar 1.500 peserta. Dari jumlah tersebut, sebanyak 435 orang dilaporkan berhasil terserap ke dunia kerja melalui perusahaan peserta.
"Terpenting bukan hanya acaranya, tetapi seberapa besar dampaknya terhadap penurunan angka pengangguran terbuka di Kota Bandung," kata dia.
Saat ini tingkat pengangguran terbuka Kota Bandung berada di kisaran 7,22 persen. Asep menilai angka tersebut harus terus ditekan melalui berbagai program yang terukur dan berkelanjutan.
Karena itu, DPRD Kota Bandung siap memberikan dukungan anggaran yang lebih besar apabila program-program seperti job fair, pelatihan vokasi, pemagangan, dan penempatan kerja terbukti efektif meningkatkan penyerapan tenaga kerja.
"Kami akan terus berkoordinasi dan mengevaluasi. Jika program-program ini efektif menurunkan pengangguran, tentu akan kami dukung untuk ditingkatkan," ujar dia.
Asep juga mengingatkan para pencari kerja agar memanfaatkan kesempatan yang tersedia, terus meningkatkan kompetensi, serta menjaga disiplin dan loyalitas ketika telah diterima bekerja.
Ia berharap kolaborasi antara pemerintah, dunia usaha, lembaga pendidikan, dan masyarakat dapat menghasilkan dampak nyata berupa peningkatan kesejahteraan dan daya saing Kota Bandung di masa mendatang. ils/I-1
- Job Fair
- DPRD Kota Bandung
Redaktur: Ilham Sudrajat
Penulis: Ilham Sudrajat
Berita Terkait:
-
Jakarta Jadi Kota dengan Udara Terburuk Kedua di Dunia, Data Real-time IQAir Catat AQI 161
-
Banjir Bandang Himalaya Bisa Intai AS, Gunung Rainier Jadi Sorotan
-
Satgas PASTI Perkuat Penindakan Hadapi Peningkatan Penipuan Digital
-
Rupiah Masih Rentan, 5 Agustus 2026
-
Pengunjung Ragunan pada HUT ke-81 RI Diprediksi Sebanyak 30 Ribu Orang
-
Kemnaker Mulai Pelatihan Vokasi Nasional Batch 4, Diikuti 12.128 Peserta.
-
Keren Bikin Bangga! Karya Modifikator Indonesia Bakal Mejeng di SEMA Show 2026
PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.