Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Serem! Tangan Terduga Pelaku Pencurian Putus Akibat Duel dengan Warga di Aceh Besar

📅 Selasa, 16 Jun 2026, 06:57 WIB | Oleh:
Serem! Tangan Terduga Pelaku Pencurian Putus Akibat Duel dengan Warga di Aceh Besar Doc: ANTARA/HO/Humas Polresta Banda Aceh
Ket. Personel Polsek Baitussalam Polresta Banda Aceh saat menemui warga usai insiden terduga pencurian yang sebabkan terduga pelaku putus tangan setelah berduel dengan warga, di Aceh Besar, Senin (15/6).

BANDA ACEH - Polsek Baitussalam Polresta Banda Aceh berkomitmen untuk menangani kasus pencurian yang menyebabkan terduga pelaku mengalami putus tangan usai dikejar dan berduel dengan warga di Gampong Kajhu, Kecamatan Baitussalam, Kabupaten Aceh Besar (Wilkum Polresta).

“Kita berkomitmen menindaklanjuti kasus pencurian disertai dengan pengancaman yang mengakibatkan yang pergelangan tangan terduga pelaku putus akibat senjata tajam dari tangan masyarakat,” kata Kapolsek Baitussalam, Iptu Riyan Asriyadi, di Aceh Besar, Senin.

Iptu Ryan menjelaskan, kasus ini terjadi pada Sabtu (13/6) sekitar pukul 03.05 WIB. Di mana saat itu seorang terduga pencuri berinisial BT (52) Warga Kajhu Aceh Besar diduga hendak mencuri tabung gas dan sepeda motor di rumah warga lainnya Jafaruddin (55). 

Saat tertidur, Jafaruddin mendengar suara mencurigakan dari arah belakang rumahnya, dan melihat dua orang tidak dikenali sedang mengangkat tabung gas elpiji dan mencoba mencuri sepeda motor. 

Kemudian, kedua terduga pelaku terkejut serta melarikan diri ke arah depan rumahnya dengan cara melompat dari pagar pekarangan. Melihat kejadian tersebut, ia meneriaki terduga pelaku dengan kalimat “ maling.

Selanjutnya, warga yang mendengar teriakan maling keluar dari rumah masing-masing untuk mengejar terduga pelaku yang membawa sebilah pisau. 

"Saat itu, melihat terduga sedang melakukan perlawanan menggunakan pisau dengan warga bernama Zulfian yang menggunakan kayu seraya menangkis dengan langkah mundur," ujarnya.

Menurut keterangan saksi di lokasi kejadian, lanjut Kapolsek, Jafaruddin sudah berupaya mengeluarkan kalimat imbauan agar terduga pelaku membuang pisau dari tangannya, tetapi tidak dihiraukan.

Lalu, terduga pelaku mengejar saudara Jafaruddin menggunakan pisau, hingga akhirnya mengambil sebilah parang yang tersangkut di pepohonan. 

“Jafaruddin diserang terduga pelaku dan mencoba menangkis dengan sebilah parang yang diambilnya dari pepohonan. Saat menangkis serangan, secara reflek tangkisannya mengenai pergelangan tangan terduga pelaku dan putus," kata Iptu Riyan.

Pasca kejadian, warga kemudian melaporkan peristiwa ini ke Mapolsek Baitussalam, dan petugas piket membawa terduga pelaku ke RSUD Zainal Abidin menggunakan mobil patroli untuk mendapatkan penanganan medis. Ant

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • FIFA Asean Cup 2026: Sembilan Gol Antarkan Indonesia ke Final, Thailand Menanti
    Laga ini adalah salahsatu pertandingan bola paling menegangkan ...
  • Pembalakan Liar di TN Berbak-Sembilang Terbongkar, Ratusan Kayu dan Rel 1 Km Dimusnahkan.
    Pecuri kayu sampai membangun rel? Ini sih terang2an ...
  • Dagelan Tak Mutu Lapas Cibinong, Bisa Bangun 10 Rumah Sultan, tak Ada Anggaran Beli CCTV Rp200.000  
    Aparat dan pejabat di negeri ini makin terang2an ...
  • MSI Apresiasi Menteri Pertanian Amran Sulaiman Terkait Penghentian Impor Singkong
    Sangat menginspirasi melihat bagaimana kebijakan tegas menyetop impor ...
  • Kebangkitan UMKM dan Penetrasi E-Commerce jadi Katalisator Pertumbuhan Industri Percetakan di Indonesia
    ehadiran platform pameran B2B bertaraf internasional seperti ALLPrint ...
Advertisement
Inacraft Detail Sidebar
Advertisement
FIFA Asean Cup 2026: Sembilan Gol Antarkan Indonesia ke Final, Thailand Menanti

FIFA Asean Cup 2026: Sembilan Gol Antarkan Indonesia ke Final, Thailand Menanti

01 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.