Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

BMKG Prakirakan Cuaca di Sejumlah Wilayah di Indonesia pada Sabtu Berawan hingga Hujan Ringan

📅 Sabtu, 13 Jun 2026, 10:52 WIB | Oleh: Tim Penulis
BMKG Prakirakan Cuaca di Sejumlah Wilayah di Indonesia pada Sabtu Berawan hingga Hujan Ringan Doc: ANTARA
Ket. Awan gelap bergelayut di langit Kota Batam, Rabu (3/9/2025).

JAKARTA – Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) memprakirakan cuaca di sejumlah wilayah di Indonesia pada umumnya berawan dan hujan dengan intensitas ringan hingga sedang pada Sabtu.

Dalam siaran resmi BMKG di Jakarta, Sabtu (13/6), untuk wilayah barat cuaca berawan diprakirakan terjadi di Kota Banda Aceh, Pekanbaru, Jambi, dan Jakarta.

Sementara Medan, Padang, Tanjung Pinang, Pangkal Pinang, Palembang, Serang, Bandung, Semarang, Yogyakarta, Surabaya, Pontianak, Tanjung Selor, Samarinda, Palangka Raya, diperkirakan hujan dengan intensitas ringan hingga sedang.

“Sementara Bengkulu, Bandar Lampung, dan Banjarmasin, diprakirakan hujan lebat disertai kilat,” ujar Prakirawan BMKG Ina Indah.

Di wilayah timur, hujan dengan intensitas ringan hingga sedang berpotensi terjadi di Denpasar, Mataram, Makassar, Kendari, Mamuju, Palu, Gorontalo, dan Ternate. Sementara Kupang cerah berawan dan Manado diprakirakan hujan lebat disertai petir.

Begitu pula dengan Ambon, Sorong, Manokwari, Nabire, dan Jayawijaya, diprakirakan hujan dengan intensitas ringan hingga sedang. Sementara Jayapura dan Merauke diprakirakan berawan.

Melalui prakiraan cuaca tersebut, kata dia, masyarakat diimbau untuk tetap berhati-hati saat beraktivitas di luar ruangan dan bisa memantau perkembangan cuaca melalui aplikasi Info BMKG atau akun media sosial resmi @infobmkg.

BMKG mengatakan prediksi musim di Indonesia memiliki tingkat kompleksitas yang sangat tinggi akibat pengaruh interaksi tiga faktor laut berskala besar serta karakteristik geografis lokal yang unik.

Deputi Bidang Klimatologi BMKG Ardhasena Sopaheluwakan menjabarkan tiga faktor laut besar tersebut meliputi kondisi suhu muka laut perairan Nusantara, fenomena Indian Ocean Dipole (IOD) di Samudera Hindia, serta El Nino dan La Nina di Samudera Pasifik.

"Suhu muka laut perairan Indonesia mempengaruhi karakter musim satu dua bulan ke depan. Lalu Samudera Hindia dengan IOD memiliki pengaruh terhadap curah hujan khususnya bagian barat, serta Samudera Pasifik dengan El Nino dan La Nina yang mempengaruhi curah hujan dalam skala inter-tahunan," kata dia.

Dia menjelaskan faktor tersebut menjadi jauh lebih rumit ketika berinteraksi dengan kondisi geografis Indonesia yang berbentuk kepulauan serta memiliki banyak bentangan pegunungan di bagian tengah pulau.

Kondisi topografi tersebut menciptakan banyak anomali iklim lokal yang sangat spesifik, seperti wilayah pesisir barat Sumatera yang curah hujannya terpengaruh oleh Bukit Barisan sehingga memiliki karakteristik yang bertolak belakang dengan wilayah di sisi timurnya, seperti Riau dan Jambi.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Industri Bioetanol Indonesia Mau Digenjot, Mentan Bidik Investasi BUMN dan Swasta
    Potensi penghematan devisa negara hingga mencapai Rp500 triliun ...
  • Pertamina dan Jababeka Berkolaborasi Menuju Kawasan Hijau dan Nol Emisi
    Melihat tren positif pemasangan infrastruktur panel surya yang ...
  • Kemenperin Pacu Industri Halal Tembus Pasar Global Lewat Halal Indo 2026
    Langkah mendorong penyerapan 60 persen vendor lokal di ...
  • Bukan Sekadar Ekspor, Industri Pangan Indonesia Kejar Posisi di Rantai Nilai Global
    Ulasan yang sangat komprehensif mengenai posisi manufaktur Indonesia ...
  • Industri Besar di Kaltim Didorong Wajib Serap 60 Persen Vendor dan UMKM Lokal.
    Langkah Komisi VII DPR RI dalam mendorong regulasi ...
Megapolitan
Kebakaran Melanda Kebayoran...
Ekonomi
 Petani Gunakan Plastik Mul...

Erdogan Minta Hak Veto DK PBB Dihapus Total

52 menit yang lalu | Deri Henriawan

Luar Negeri
Erdogan Minta Hak Veto DK P...
Luar Negeri
Kenapa Indonesia Berharap C...
Advertisement
Puncak Peringatan HUT Ke-81 TNI di Monas Dibatalkan

Puncak Peringatan HUT Ke-81 TNI di Monas Dibatalkan

22 Sep 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.