Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

BMKG Imbau Warga Sultra Waspadai Hujan Lebat Disertai Angin Kencang

📅 Kamis, 11 Jun 2026, 09:00 WIB | Oleh: Tim Penulis
BMKG Imbau Warga Sultra Waspadai Hujan Lebat Disertai Angin Kencang Doc: ANTARA
Ket. Cuaca di perairan Sulawesi Tenggara.

KENDARI – Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mengimbau masyarakat di sejumlah wilayah Provinsi Sulawesi Tenggara (Sultra) untuk mewaspadai potensi cuaca ekstrem berupa hujan sedang hingga lebat yang dapat disertai guntur dan angin kencang pada hari ini.

Prakirawan Stasiun Meteorologi Maritim saat dihubungi di Kendari, Kamis, mengatakan bahwa bahwa peringatan dini tersebut dikeluarkan menyusul adanya potensi peningkatan curah hujan yang signifikan di beberapa kabupaten sejak siang hingga dini hari.

Ia menyampaikan bahwa pada siang dan sore hari, potensi cuaca ekstrem ini diprakirakan melanda wilayah Kabupaten Konawe, Konawe Selatan, Kolaka, Kolaka Timur, Bombana, Buton, dan Buton Utara. Sementara wilayah Kota Kendari, Konawe Utara, Kolaka Utara, Muna Barat, Baubau, Buton Tengah, dan Buton Selatan berpotensi mengalami hujan ringan.

"Memasuki malam hari, potensi hujan lebat diprediksi terjadi di wilayah Konawe dan Konawe Utara. Sedangkan pada dini hari, kewaspadaan perlu ditingkatkan bagi warga di Konawe Selatan, Konawe Kepulauan, dan Buton Utara," katanya.

Sebelumnya, pada pagi hari BMKG memantau pertumbuhan awan hujan ringan di sebagian besar wilayah Sultra, termasuk Kendari, Muna, Muna Barat, hingga Kepulauan Wakatobi.

"Adapun parameter teknis menunjukkan suhu udara di wilayah Sultra berkisar antara 24 hingga 32 derajat Celsius, kelembaban udara 60 sampai 95 persen, serta embusan angin bertiup dari arah Timur Laut menuju Tenggara dengan kecepatan hingga 20 kilometer per jam," ujarnya.

BMKG mengingatkan masyarakat, terutama yang bermukim di daerah rawan bencana, untuk mengantisipasi dampak yang dapat ditimbulkan oleh cuaca ekstrem ini seperti banjir, genangan jalan, tanah longsor, hingga pohon tumbang akibat angin kencang.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Pasar Eropa Terbuka Lewat IEU-CEPA, Industri Tekstil Indonesia Punya Peluang Baru
    Artikel yang sangat mencerahkan. Sepakat dengan pandangan Kadin ...
  • Produksi Kapal Baru RI Melonjak 251 Persen, Menperin: Negara Maritim Jangan Kalah di Laut Sendiri
    Menanggapi lonjakan produksi kapal baru hingga 251 persen ...
  • Bidik Transformasi Industri Indonesia, Danantara Gelar Forum Teknologi dan Investasi Global
    Fokus Danantara pada industrialisasi inovasi dalam forum DTIIF ...
  • Produksi Dipangkas 50 Persen, Industri Keramik Terancam Lumpuh Gara-Gara Gas!
    Membaca kondisi industri keramik yang terpaksa memangkas kapasitas ...
  • Gelombang Tsunami Setinggi 18 Meter Mengancam Pantai Selatan Kebumen
    Membayangkannya saja sudah bikin takut. Apalagi ada keluarga ...

KPK Berharap Nusron Wahid Kooperatif

34 menit yang lalu | Ones

Nasional
KPK Berharap Nusron Wahid K...

Capaian realisasi investasi nasional

42 menit yang lalu | Fajar Alim M

Ekonomi
Capaian realisasi investasi...

Dua tahun pemerintahan Prabowo

42 menit yang lalu | Fajar Alim M

Nasional
Dua tahun pemerintahan Prabowo
Advertisement
Kebiasaan Bangun Paling Pagi Bikin Kita Banyak Rezeki, Benarkah?

Kebiasaan Bangun Paling Pagi Bikin Kita Banyak Rezeki, Benarkah?

22 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.