Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Pengiriman Air Bersih ke Daerah Kekeringan di Bondowoso Terkendala Anggaran yang Terbatas

3 Rabu, 10 Jun 2026, 13:17 WIB | Oleh:
Pengiriman Air Bersih ke Daerah Kekeringan di Bondowoso Terkendala Anggaran yang Terbatas Pengiriman Air Bersih ke Daerah Kekeringan di Bondowoso Terkendala Anggaran yang Terbatas Doc: antara foto
Ket. Bantuan air bersih untuk daerah kekeringan di Bondowoso.

BONDOWOSO - Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Bondowoso Kristianto Putro Prasojo menyebut anggaran bahan bakar minyak (BBM) armada truk tangki untuk pengiriman air bersih ke wilayah terdampak terbatas hanya cukup hingga 25 Juni 2026.

"Penanganan dampak kekeringan tahun ini ke wilayah kekurangan air bersih yang menjadi kebutuhan sehari-hari warga sampai saat ini masih terus dilakukan, tapi anggarannya cukup hingga 25 Juni mendatang atau dua pekan lagi," ujarnya saat dihubungi di Bondowoso, Jawa Timur, Selasa (9/6).

Kristianto menyampaikan bahwa BPBD setempat juga akan bekerja sama dengan Palang Merah Indonesia (PMI), Badan Amil Zakat Nasional (Baznas), PDAM maupun swasta untuk penanganan ke wilayah terdampak kekurangan air bersih.

Selain itu, lanjutnya, Pemerintah Kabupaten Bondowoso juga meminta bantuan penanganan krisis air bersih ke Pemerintah Provinsi Jawa Timur, karena anggaran BBM untuk armada truk tangki hanya cukup untuk sekitar 40 kali pengiriman.

"Setelah tanggal 25 Juni 2026, kami bekerja sama dengan Baznas dan PMI, termasuk PDAM untuk pengiriman air bersih ke wilayah terdampak kekeringan, dan kami juga meminta bantuan BPBD Provinsi Jatim," kata Kristianto.

BPBD Kabupaten Bondowoso mencatat pada musim kemarau tahun ini tercatat sebanyak 7.136 jiwa atau 1.784 kepala keluarga (KK) terdampak kekurangan air bersih dan tersebar di 20 dusun dan 13 desa di 9 kecamatan.

BPBD setempat telah mendistribusikan air bersih ke desa-desa terdampak kekurangan air bersih pada musim kemarau tahun ini dengan menggunakan dua truk tangki masing-masing kapasitas 5.000 liter.

Adapun 20 dusun terdampak kekeringan, lanjutnya, yakni Dusun Jatian, Desa Sumberanyar, Dusun Karang Kotong, Desa Sumbersari (Kecamatan Maesan), Dusun Paterongan, Desa Walidono (Kecamatan Prajekan), Dusun Geddingan, Desa Blimbing, Dusun Durin dan Geddingan, Desa Karanganyar (Kecamatan Klabang).

Kemudian, Dusun Pelinggian, Desa Wringin (Kecamatan Wringin), Dusun Sumber Biru, Desa Klabang, Dusun Krajan dan Jurang Gundah, Desa Purnama (Kecamatan Tegal Ampel), Dusun Banteng Lor, Sumber Waru, Banteng Duk Beto, Desa Klekean, Dusun Seccang, Belengguen, Cemper Timur, Desa Lumutan (Kecamatan Botolinggo).

Selanjutnya, Dusun Nyabungan, Desa Kemuningan (Kecamatan Taman Krocok), Dusun Bunglombung Barat dan Bunglombung Tengah, Desa Jetis (Kecamatan Curahdami), Dusun Magarsari, Desa Gunosari (Kecamatan Tlogosari).

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Kapasitas Produksi Menganggur, Industri Didesak Bangkit
    Berita yang sangat melegakan bagi kita yang bergerak ...
  • Jakarta Timur Bersiap Jadi Magnet Investasi Baru, Kawasan 370 Hektare Ini Dilirik
    Tidak akan sukses. Catat ini. Ormas sm warlok ...
  • Industri Makanan dan Minuman Tumbuh 7,04 Persen, KRISTA InterFOOD 2026 Perluas Peluang Bisnis
    Pencapaian kinerja industri mamin yang impresif ini tentu ...
  • Ekspor Tembus 4,85 Miliar Dolar AS, UGM Dorong Teknologi Hijau Industri Kulit
    Ekspor kulit tembus 4,85 miliar dolar AS, UGM ...
  • GrabMart Catat Lonjakan Pesanan Dini Hari, Strategi Pemasaran Brand Perlu Berubah
    Banyak sekarang pekerja kantoran sampe rumah malam, lalu ...
pasang iklan di koran jakarta
pasang iklan di koran jakarta
Daerah
Tekan Inflasi di Kulon Prog...
Olahraga
Malaysia Berulah, Tindakan ...
pasang iklan di koran jakarta
Advertisement
Malaysia Berulah, Tindakan Curangnya Sangat Merugikan Indonesia

Malaysia Berulah, Tindakan Curangnya Sangat Merugikan Indonesia

03 Nov 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.