Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Jakarta Masih Menarik bagi Pemodal

📅 Rabu, 10 Jun 2026, 01:20 WIB | Oleh: Tim Penulis
Jakarta Masih Menarik bagi Pemodal Doc: ANTARA/Lia Wanadriani Santosa
Ket. Ekonom Kantor Perwakilan Bank Indonesia Provinsi DKI Jakarta, Sakti Arif Wicaksono dalam konferensi pers di Jakarta, Selasa (9/6).

JAKARTA – Jakarta sebagai kota besar masih tetap menarik bagi para pemilik modal karena tumbuh cukup bagus. Penilaian ini dating dari ekonom Kantor Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Jakarta, Sakti Arif Wicaksono. Dia menyampaikan pertumbuhan ekonomi Jakarta di kisaran 4,9-5,7 persen. Laju inflasi tetap terkendali pada tahun ini. “Semua ini berpotensi menarik investasi dari dalam dan luar negeri,” tandas Sakti, Selasa.

“Perkembangan makro ekonomi Jakarta bisa menjadi salah satu potensi untuk investasi dari dalam dan luar negeri berlanjut tahun 2026 ingga tahun 2027,” tutur Sakti. Menurutnya, pertumbuhan ekonomi ibu kota ditopang oleh konsumsi rumah tangga yang cukup kuat dan beberapa sektor-sektor unggulan yang masih tumbuh cukup tinggi seperti perdagangan, informasi komunikasi, dan penyediaan akomodasi dan makan minum.

Lebih lanjut, investasi di Jakarta relatif cukup tumbuh tinggi pada triwulan I- 2026. Realisasi investasi pada triwulan I-2026 mencapai 78,7 triliun, atau 15,8 persen dari total investasi seluruh Indonesia. Capaian tersebut menempatkan Jakarta sebagai kontributor investasi terbesar secara nasional, sekaligus indikator positif bagi pertumbuhan ekonomi daerah.

Dia menjelaskan, capaian Penanaman Modal Asing (PMA) pada triwulan I mencapai 1,9 miliar dolar AS. Sedangkan untuk Penanaman Modal Dalam Negeri (PMDN) sebesar 26,3 triliun.
“Kepercayaan investor terhadap Jakarta masih cukup besar, sehingga kegiatan Jakarta Investment Festival di tahun 2026, prospeknya cukup besar, kita dapat menjaring investor-investor potensial di luar negeri,” jelas.

Sementara itu, Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jakarta menawarkan total potensi investasi sekitar 16,1 miliar dolar AS atau setara 271,3 triliun untuk 40 proyek strategis di sembilan sektor dan tujuh pengembangan kawasan tematik melalui JIF 2026. Adapun JIF 2026 yang memasuki tahun keenam penyelenggaraan, merupakan kegiatan forum bisnis tahunan yang diselenggarakan Pemprov.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Pasar Eropa Terbuka Lewat IEU-CEPA, Industri Tekstil Indonesia Punya Peluang Baru
    Artikel yang sangat mencerahkan. Sepakat dengan pandangan Kadin ...
  • Produksi Kapal Baru RI Melonjak 251 Persen, Menperin: Negara Maritim Jangan Kalah di Laut Sendiri
    Menanggapi lonjakan produksi kapal baru hingga 251 persen ...
  • Bidik Transformasi Industri Indonesia, Danantara Gelar Forum Teknologi dan Investasi Global
    Fokus Danantara pada industrialisasi inovasi dalam forum DTIIF ...
  • Produksi Dipangkas 50 Persen, Industri Keramik Terancam Lumpuh Gara-Gara Gas!
    Membaca kondisi industri keramik yang terpaksa memangkas kapasitas ...
  • Gelombang Tsunami Setinggi 18 Meter Mengancam Pantai Selatan Kebumen
    Membayangkannya saja sudah bikin takut. Apalagi ada keluarga ...
Advertisement
Homedec Detail Sidebar
pasang iklan di koran jakarta
Luar Negeri
Yunani Diguncang Demo Besar...
Luar Negeri
Sultan Oman dan PM Inggris ...
Luar Negeri
Ribuan Warga RD Kongo Melar...
Luar Negeri
Kanada Perkuat Industri Str...
pasang iklan di koran jakarta
Advertisement
Jangan Lupa Catat Tanggalnya! CFD Sudirman-Thamrin Ditiadakan, Jaksel Adakan di Jalan Iskandar Muda

Jangan Lupa Catat Tanggalnya! CFD Sudirman-Thamrin Ditiadakan, Jaksel Adakan di Jalan Iskandar Muda

22 Oct 2026
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.