Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

PTPN I Dukung Penuh Percepatan Ketahanan Energi Nasional

📅 Selasa, 09 Jun 2026, 21:53 WIB | Oleh:
PTPN I Dukung Penuh Percepatan Ketahanan Energi Nasional Doc: Dok. istimewa

LAMPUNG SELATAN - Wakil Menteri Investasi dan Hilirisasi, Todotua Pasaribu, meninjau lokasi lahan PTPN I Regional 7 yang akan ditanami sorgum di Kebun Rejosari, Natar, Lampung Selatan, Selasa (10/6).

Didampingi Gubernur Lampung Rahmat Mirzani Djausal dan Direktur Utama PTPN I Teddy Yunirman Danas, Wamen Investasi dan hilirisasi atau Wakil Kepala Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) itu menyatakan PTPN I memiliki sumber daya yang siap untuk mendukung program presiden terkait ketahanan energi nasional.

"Ketahanan pangan dan energi adalah program Bapak Presiden yang butuh percepatan karena urgensinya sangat tinggi. Pilihannya hanya dari bioenergi yang diolah dari tumbuhan. PTPN I sebagai BUMN Perkebunan memiliki resources yang paling siap untuk menjawab tuntutan tersebut. Itulah alasan kami berkolaborasi dengan PTPN I dalam program ini," ujar Todotua dalam keterangan tertulisnya, Selasa (9/6).

Sedangkan Direktur Utama PTPN I, Teddy Yunirman Danas, menyambut baik kepercayaan besar yang diberikan oleh pemerintah pusat. Dalam sambutannya, Teddy menegaskan komitmen penuh PTPN I sebagai bagian dari Holding Perkebunan Nusantara untuk mengoptimalkan aset dan lahan demi mendukung swasembada energi nasional, salah satunya melalui budidaya sorgum terintegrasi.

"PTPN I siap mengemban amanah ini. Penanaman sorgum di Kebun Rejosari adalah langkah strategis dan kontribusi nyata PTPN I dalam mendukung hilirisasi berbasis bioenergi yang dicanangkan pemerintah. Kami tidak hanya menyiapkan lahan yang potensial, tetapi juga memastikan tata kelola budidaya sorgum ini dilakukan secara optimal, efisien, dan berkelanjutan agar dapat segera menghasilkan bahan baku energi terbarukan yang dibutuhkan negara," tegas Teddy.

Sementara itu, Gubernur Lampung, Rahmat Mirzani Djausal, turut menyampaikan dukungannya atas dipilihnya Provinsi Lampung, khususnya lahan PTPN I Regional 7, sebagai salah satu titik mula proyek strategis ini.

"Kami berharap sinergi antara pemerintah pusat, pemerintah daerah, dan BUMN perkebunan ini dapat menjadi motor penggerak ekonomi baru bagi masyarakat sekitar sekaligus memperkokoh posisi Lampung sebagai lumbung pangan dan energi hijau nasional," tutupnya. 

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Industri Akomodasi Melaju Kencang, Efek Berganda Pariwisata Dinanti
    Membaca data penyerapan tenaga kerja hingga hampir 26 ...
  • Pasar Eropa Terbuka Lewat IEU-CEPA, Industri Tekstil Indonesia Punya Peluang Baru
    Artikel yang sangat mencerahkan. Sepakat dengan pandangan Kadin ...
  • Produksi Kapal Baru RI Melonjak 251 Persen, Menperin: Negara Maritim Jangan Kalah di Laut Sendiri
    Menanggapi lonjakan produksi kapal baru hingga 251 persen ...
  • Bidik Transformasi Industri Indonesia, Danantara Gelar Forum Teknologi dan Investasi Global
    Fokus Danantara pada industrialisasi inovasi dalam forum DTIIF ...
  • Produksi Dipangkas 50 Persen, Industri Keramik Terancam Lumpuh Gara-Gara Gas!
    Membaca kondisi industri keramik yang terpaksa memangkas kapasitas ...
Advertisement
Citilink Flight Sale 231026 Halaman Rubrik
Advertisement
Homedec Detail Sidebar
Ekonomi
AirNav Indonesia Perkuat Ko...
pasang iklan di koran jakarta
Advertisement
Nusron Wahid Dua Kali Mangkir, KPK Siapkan Panggilan Ketiga

Nusron Wahid Dua Kali Mangkir, KPK Siapkan Panggilan Ketiga

23 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.