Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Menekraf Dorong Kolaborasi Pemberdayaan Warga Binaan Lewat Industri Kreatif

📅 Selasa, 09 Jun 2026, 17:57 WIB | Oleh:
Menekraf Dorong Kolaborasi Pemberdayaan Warga Binaan Lewat Industri Kreatif Doc: RRI/Aditya Prabowo
Ket. Menteri Ekonomi Kreatif Teuku Riefky Harsya (kiri)

JAKARTA - Kementerian Ekonomi Kreatif (Kemenekraf) mendorong kolaborasi dengan Kementerian Imipas untuk memberdayakan warga binaan melalui berbagai subsektor ekonomi kreatif. Langkah tersebut diharapkan dapat menjadi bekal bagi warga binaan saat kembali ke tengah masyarakat.

“Kami juga ingin berkolaborasi terhadap warga binaan lapas. Karena kita tahu di warga binaan itu ada kegiatan-kegiatan yang membantu mereka ketika kembali ke masyarakat. Mungkin nanti kita bisa kolaborasi yang kaitannya dengan musik, film, dan berbagai sektor lainnya,” kata Menteri Ekraf Teuku Riefky Harsya saat konferensi pers usai bertemu dengan Menteri Imipas Agus Andrianto di kantor Kementerian Imipas, Jakarta, Selasa (9/6).

Sebelumnya, kata Riefky, Kementerian Ekraf telah melatih warga binaan di Merauke membuat video klip serta mengembangkan karya kreatif berbasis digital. Pelatihan itu juga membekali peserta strategi monetisasi konten melalui berbagai platform digital untuk meningkatkan peluang ekonomi

“Waktu itu kita ajari bagaimana bikin videoclip, bagaimana memonetize dari kemampuan kelompok nyanyinya supaya bisa viral di YouTube atau masuk ke Spotify. Itu mungkin hal-hal seperti itu,” ujar dia.

Teuku Riefky menekankan pentingnya dukungan lintas kementerian guna menyukseskan penyelenggaraan World Conference on Creative Economy 2026. Indonesia sebagai tuan rumah diperkirakan menerima delegasi lebih dari 70 negara pada konferensi ekonomi kreatif tersebut.

“Nanti tentu akan banyak tamu-tamu kita. Kaitannya dengan visa dan dukungan lainnya, kita perlu berkoordinasi sejak awal sehingga tamu-tamu tersebut bisa merasa nyaman hadir ke Indonesia dan kembali ke negaranya,” kata Teuku Riefky.

Riefky berharap sinergi antarinstansi mampu memperkuat ekosistem ekonomi kreatif nasional melalui kolaborasi yang berkelanjutan. Kolaborasi tersebut diharapkan mendukung kelancaran konferensi sekaligus menghadirkan dampak positif bagi Indonesia secara luas. ils/I-1

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • FIFA Asean Cup 2026: Sembilan Gol Antarkan Indonesia ke Final, Thailand Menanti
    Laga ini adalah salahsatu pertandingan bola paling menegangkan ...
  • Pembalakan Liar di TN Berbak-Sembilang Terbongkar, Ratusan Kayu dan Rel 1 Km Dimusnahkan.
    Pecuri kayu sampai membangun rel? Ini sih terang2an ...
  • Dagelan Tak Mutu Lapas Cibinong, Bisa Bangun 10 Rumah Sultan, tak Ada Anggaran Beli CCTV Rp200.000  
    Aparat dan pejabat di negeri ini makin terang2an ...
  • MSI Apresiasi Menteri Pertanian Amran Sulaiman Terkait Penghentian Impor Singkong
    Sangat menginspirasi melihat bagaimana kebijakan tegas menyetop impor ...
  • Kebangkitan UMKM dan Penetrasi E-Commerce jadi Katalisator Pertumbuhan Industri Percetakan di Indonesia
    ehadiran platform pameran B2B bertaraf internasional seperti ALLPrint ...

Belajar merangkai kain batik di Semarang

1.5 jam yang lalu | Wahyu AP

Daerah
Belajar merangkai kain bati...
Ekonomi
Digitalisasi ekonomi melalu...
Advertisement
FIFA Harus Menyelediki Sepak Bola Gajah yang Dimainkan Singapura dan Malaysia

FIFA Harus Menyelediki Sepak Bola Gajah yang Dimainkan Singapura dan Malaysia

03 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.