Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Wamenekraf Dorong Inovasi Jamu Agar Bisa Tembus Pasar Global

📅 Senin, 08 Jun 2026, 14:30 WIB | Oleh:
Wamenekraf Dorong Inovasi Jamu Agar Bisa Tembus Pasar Global Doc: Dokumentasi KemenEKRAF
Ket. Wakil Menteri Ekonomi Kreatif, Irene Umar (kanan)

JAKARTA - Wakil Menteri Ekonomi Kreatif, Irene Umar, mengatakan jamu merupakan bagian dari identitas Indonesia. Sebagai produk kreatif, lanjut dia, jamu perlu terus dijaga dan diwariskan melalui pendekatan modern.

"Jamu adalah identitas Indonesia. Dari budaya dan identitas itulah kreativitas lahir sehingga menghasilkan berbagai inovasi yang membuat budaya kita lestari sekaligus relevan," ujar dia saat menghadiri Festival Jamu Nusantara di Hutan Kota Gelora Bung Karno (GBK), Jakarta, Minggu (7/6).

Irene menilai pelestarian budaya harus dilakukan dengan pendekatan yang dekat dan relevan dengan kehidupan masyarakat, terutama generasi muda. Karena itu, kreativitas menjadi faktor kunci agar warisan budaya tetap dikenal dan dicintai lintas generasi.

Wamen juga menekankan, jamu tidak hanya memiliki nilai budaya, tetapi menyimpan potensi besar sebagai produk kreatif berdaya saing global. "Jamu adalah brand Indonesia yang memiliki potensi besar dalam industri kesehatan, kecantikan, dan kuliner global," ujar dia.

Founder Acaraki, Jony Yuwono, mengatakan Festival Jamu Nusantara menunjukkan bahwa tradisi dapat berkembang tanpa kehilangan akar budayanya. "Ketika tradisi bertemu kreativitas, kekayaan budaya juga mampu melahirkan peluang baru bagi generasi masa kini dan masa depan," ucap dia.

Kepala Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM), Taruna Ikrar, mengatakan potensi ekonomi jamu dapat mencapai Rp350 triliun per tahun. Menurut dia, potensi tersebut dapat terwujud apabila jamu dikelola dengan baik.

Taruna menilai jamu memiliki peluang besar untuk terus berkembang di masa mendatang. Dia juga mendorong generasi muda ikut mengembangkan kekayaan budaya Indonesia tersebut.

"Saya kira generasi milenial dan generasi alfa ini menjadi sebuah kekayaan. Jangan lupa, saya selalu katakan ada potensinya Rp350 triliun setiap tahun kalau ini dikelola dengan baik," ujarnya. ils/I-1

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Pasar Eropa Terbuka Lewat IEU-CEPA, Industri Tekstil Indonesia Punya Peluang Baru
    Artikel yang sangat mencerahkan. Sepakat dengan pandangan Kadin ...
  • Produksi Kapal Baru RI Melonjak 251 Persen, Menperin: Negara Maritim Jangan Kalah di Laut Sendiri
    Menanggapi lonjakan produksi kapal baru hingga 251 persen ...
  • Bidik Transformasi Industri Indonesia, Danantara Gelar Forum Teknologi dan Investasi Global
    Fokus Danantara pada industrialisasi inovasi dalam forum DTIIF ...
  • Produksi Dipangkas 50 Persen, Industri Keramik Terancam Lumpuh Gara-Gara Gas!
    Membaca kondisi industri keramik yang terpaksa memangkas kapasitas ...
  • Gelombang Tsunami Setinggi 18 Meter Mengancam Pantai Selatan Kebumen
    Membayangkannya saja sudah bikin takut. Apalagi ada keluarga ...
Luar Negeri
Serangan Houthi Meningkat, ...

Kesialan Persebaya atau Dewi Fortuna bagi PSM?

32 menit yang lalu | Aloysius Widiyatmaka

Olahraga
Kesialan Persebaya atau Dew...
Olahraga
Mulai 2027, Aturan Pelacaka...
Advertisement
Kronologi Kecelakaan Maut Honda Mobilio Tabrak Pick Up di Rasuna Said, 1 Orang Tewas

Kronologi Kecelakaan Maut Honda Mobilio Tabrak Pick Up di Rasuna Said, 1 Orang Tewas

22 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.