Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Mahasiswa UB Asal Madagaskar Raih Juara pada Kompetisi Bahasa Indonesia 2026

📅 Minggu, 07 Jun 2026, 14:55 WIB | Oleh:
Mahasiswa UB Asal Madagaskar Raih Juara  pada Kompetisi Bahasa Indonesia 2026 Doc: Istimewa
Ket. Andry Njakatiana Anthonio mengakui bahwa kompetisi tersebut tidak terlepas dari berbagai tantangan.

MALANG - Mahasiswa Fakultas Ilmu Komputer Universitas Brawijaya (UB) asal Madagaskar Andry Njakatiana Anthonio berhasil menjadi juara ke-III dalam kompetisi bidang bahasa Indonesia, Lafest Competition 2026.

Lafest Competition adalah ajang tahunan bergengsi yang dilaksanakan oleh Telkom University.

Salah satu cabang lomba yang dipertandingkan adalah Bahasa Indonesia kategori Mendeskripsikan Gambar yang secara khusus diperuntukkan bagi mahasiswa asing. Dalam kompetisi tersebut, peserta diminta mendeskripsikan sebuah gambar menggunakan Bahasa Indonesia yang baik, jelas, komunikatif, dan kreatif di hadapan dewan juri.

Kompetisi ini bertujuan untuk mengembangkan kemampuan berbahasa Indonesia bagi mahasiswa internasional, melatih keterampilan komunikasi dan public speaking, meningkatkan pemahaman budaya melalui penggunaan bahasa, serta mendorong kreativitas peserta dalam menyampaikan deskripsi.

Andri menjelaskan, dia harus melewati dua tahap sebelum dinyatakan menjadi juara. Tahap pertama diselenggarakan secara online. Pada tahap ini, sebanyak 37 Warga Negara Asing (WNA) diminta memilih tiga gambar untuk dideskripsikan.

“Bukan hanya mendeskripsikan apa yang terjadi di gambar, tapi juga pesan yang ingin disampaikan gambar, dan bagaimana menghubungkan gambar tersebut dengan budaya Indonesia. Contoh gambarnya adalah Bhinneka Tunggal Ika,” jelas Andri.

Ia mengakui bahwa kompetisi tersebut tidak terlepas dari berbagai tantangan. Berbicara di hadapan penonton dan dewan juri menjadi pengalaman yang cukup menegangkan sehingga menimbulkan rasa gugup dan stres. Dalam proses penyampaian deskripsi, terdapat beberapa kata yang sempat terlupakan dan beberapa hal yang terlewatkan. Namun, menurutnya, pengalaman tersebut justru menjadi bagian penting dari proses belajar dan pengembangan diri.

Tahap kedua adalah sesi presentasi. Setelah dinyatakan sebagai finalis, Andri harus datang ke Telkom University Bandung bersama dua finalis lainnya. “Di hadapan juri, kami diminta menjelaskan gambar yang ditampilkan dalam bahasa Indonesia. Proses ini untuk menilai sejauh mana Anda bisa berbicara bahasa indonesia,” sebut Andri.

Andri mengaku tidak mengalami kendala berarti selama proses persiapan. Kemampuan bahasa Indonesianya sudah dipupuk sejak kecil. Orang tuanya adalah penggemar Betharia Sonata. Ia tumbuh sembari menikmati lagu-lagu penyanyi Indonesia. Sewaktu SMA, Andri juga bergabung dalam Klub Bahasa Indonesia. Bagi Andri, lingkungan hidupnya membuatnya merasa memiliki hubungan spesial dengan Indonesia. Beberapa grup etnis di Negaranya bahkan berlatih budaya Toraja. Semasa S1 di Nigeria, Andri menjadi tutor bahasa Indonesia. Kata Andri bahasa Indonesia memiliki banyak kemiripan dengan bahasa nasionalnya yakni Malagasy.

“Sampai sekarang saya mendengarkan lagu Tulus, Afgan, Yura Yunita dan banyak lagi. Menariknya, banyak kata dari bahasa Malagasy mirip dengan bahasa Indonesia. Misalnya, buku dalam bahasa Malagsy buki, lauk bermakna sama, dan kami juga menggunakan imbuhan,” jelas Andri.

Sekalipun telah terbiasa dengan bahasa Indonesia, Andri mengaku terkadang sulit memahami pesan pembicaraan warga Indonesia yang cepat dan memiliki aksen bahasa daerah

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Pasar Eropa Terbuka Lewat IEU-CEPA, Industri Tekstil Indonesia Punya Peluang Baru
    Artikel yang sangat mencerahkan. Sepakat dengan pandangan Kadin ...
  • Produksi Kapal Baru RI Melonjak 251 Persen, Menperin: Negara Maritim Jangan Kalah di Laut Sendiri
    Menanggapi lonjakan produksi kapal baru hingga 251 persen ...
  • Bidik Transformasi Industri Indonesia, Danantara Gelar Forum Teknologi dan Investasi Global
    Fokus Danantara pada industrialisasi inovasi dalam forum DTIIF ...
  • Produksi Dipangkas 50 Persen, Industri Keramik Terancam Lumpuh Gara-Gara Gas!
    Membaca kondisi industri keramik yang terpaksa memangkas kapasitas ...
  • Gelombang Tsunami Setinggi 18 Meter Mengancam Pantai Selatan Kebumen
    Membayangkannya saja sudah bikin takut. Apalagi ada keluarga ...

Hari Santri Nasional

33 menit yang lalu | Ones

Nasional
Hari Santri Nasional

Akses permodalan UMKM melalui KUR

36 menit yang lalu | Fajar Alim M

Ekonomi
Akses permodalan UMKM melal...

KPK Berharap Nusron Wahid Kooperatif

58 menit yang lalu | Ones

Nasional
KPK Berharap Nusron Wahid K...

Capaian realisasi investasi nasional

1 jam lalu | Fajar Alim M

Ekonomi
Capaian realisasi investasi...

Dua tahun pemerintahan Prabowo

1 jam lalu | Fajar Alim M

Nasional
Dua tahun pemerintahan Prabowo
Advertisement
Kebiasaan Bangun Paling Pagi Bikin Kita Banyak Rezeki, Benarkah?

Kebiasaan Bangun Paling Pagi Bikin Kita Banyak Rezeki, Benarkah?

22 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.