• Home
  • navigasi panah1
  • Rona
  • panah2
  • Forum Kedaulatan Digital N...

Forum Kedaulatan Digital Nasional Rumuskan Roadmap Cloud, AI, dan Keamanan Siber

Sabtu, 06 Jun 2026, 23:15 WIB

JAKARTA – PT Telkom Indonesia (Persero) Tbk (Telkom) mempertemukan regulator, badan usaha milik negara (BUMN) strategis, pelanggan enterprise, dan mitra teknologi global dalam Forum Kedaulatan Digital Nasional yang digelar di Telkom Landmark Tower, Jakarta, Rabu (3/6).

Forum bertajuk “Kolaborasi Ekosistem Digital untuk Inovasi Nasional yang Berdaulat” tersebut menjadi wadah untuk merumuskan cetak biru (blueprint) dan peta jalan (roadmap) pembangunan ekosistem digital nasional yang berfokus pada cloud, kecerdasan artifisial (AI), dan keamanan siber.

Ket. Foto: Jajaran manajemen Telkom bersama perwakilan Komdigi, BUMN strategis, pelanggan enterprise, dan global technology partners berkolaborasi merumuskan blueprint cloud, AI, dan keamanan siber sebagai fondasi kedaulatan digital Indonesia pada Forum Kedaulatan Digital Nasional di Telkom Landmark Tower, Jakarta, Rabu (3/6). — Sumber: Telkom

Kegiatan ini merupakan kelanjutan dari deklarasi “Kebangkitan Kedaulatan Teknologi Indonesia” yang dilaksanakan pada 20 Mei 2026. Jika deklarasi sebelumnya menegaskan pentingnya kedaulatan teknologi sebagai visi bersama, forum kali ini diarahkan untuk menerjemahkan visi tersebut menjadi langkah implementasi yang lebih konkret dan terukur.

Tiga pilar utama menjadi fokus pembahasan dalam forum tersebut, yakni Sovereign Cloud, Sovereign AI, dan Sovereign Cybersecurity. Ketiganya dipandang sebagai fondasi penting dalam membangun kedaulatan digital Indonesia di tengah semakin pesatnya perkembangan teknologi dan ekonomi digital.

Kehadiran Kementerian Komunikasi dan Digital Republik Indonesia dalam forum tersebut menegaskan pentingnya kolaborasi antara pemerintah dan pelaku industri dalam membangun fondasi digital yang mampu mendukung pertumbuhan ekonomi sekaligus menjaga kepentingan strategis nasional.

Direktur Pengembangan Ekosistem Digital Kementerian Komunikasi dan Digital Republik Indonesia, Sonny Hendra Sudaryana, menilai penguatan infrastruktur digital nasional harus dilakukan melalui kerja sama yang erat antara regulator, industri, dan penyedia teknologi.

“Penguatan sovereign cloud, AI, dan cybersecurity menjadi langkah penting dalam menjaga keamanan data nasional, meningkatkan kepercayaan terhadap ekosistem digital Indonesia, serta memastikan transformasi digital nasional dapat berjalan secara aman, inklusif, dan berkelanjutan,” ujar Sonny dalam forum tersebut.

Sementara itu, Direktur Strategic Business Development & Portfolio Telkom, Seno Soemadji, mengatakan bahwa kedaulatan digital telah berkembang menjadi kebutuhan strategis yang menentukan daya saing dan ketahanan bangsa di masa depan.

Menurut Seno, Indonesia perlu memiliki kendali yang lebih kuat terhadap data, teknologi AI, layanan cloud, dan sistem keamanan siber agar tidak hanya menjadi pasar bagi produk digital global, tetapi juga mampu menjadi pengembang dan pengarah masa depan digitalnya sendiri.

“Kedaulatan digital bukan lagi sekadar isu teknologi, melainkan fondasi daya saing, ketahanan, dan keberlanjutan bangsa di masa depan. Indonesia harus mampu membangun kendali atas data, AI, cloud, dan keamanan sibernya sendiri agar tidak hanya menjadi pasar digital, tetapi juga menjadi arsitek masa depan digitalnya sendiri,” kata Seno.

Ia menambahkan, melalui transformasi TLKM 30, Telkom terus memperkuat perannya tidak hanya sebagai penyedia layanan konektivitas, tetapi juga sebagai service enabler yang mendukung pembangunan fondasi digital nasional yang lebih aman, tangguh, dan mandiri.

Dalam forum tersebut, Telkom juga memperkuat pengembangan AdyaCakra, sovereign digital stack yang dirancang untuk mengintegrasikan kapabilitas digital nasional dengan teknologi global terbaik. Solusi ini ditujukan untuk mendukung kebutuhan pemerintah, BUMN, dan berbagai sektor industri strategis.

AdyaCakra mencakup berbagai layanan yang mendukung tiga pilar utama kedaulatan digital. Pada aspek Sovereign Cloud, Telkom menghadirkan kapabilitas melalui NeuCentrIX, NeutraDC Hyperscale, dan infrastruktur edge. Untuk Sovereign AI, Telkom mengembangkan AI Hub dan Agentic AI BigBox. Sementara pada aspek Sovereign Cybersecurity, perusahaan memperkuat layanan melalui Telkom CSOC, sovereign threat intelligence, serta managed detection and response.

Forum ini juga melibatkan delapan mitra teknologi global yang berpartisipasi dalam diskusi strategis sekaligus menandatangani Intentional Collaboration sebagai bentuk komitmen bersama dalam mendukung pengembangan ekosistem digital nasional yang aman, resilien, dan berdaulat.

Kolaborasi tersebut diharapkan mampu mempercepat pengembangan kapabilitas digital nasional, mendorong transfer pengetahuan, serta memperluas adopsi teknologi yang memberikan nilai tambah bagi Indonesia.

Melalui Forum Kedaulatan Digital Nasional, Telkom berharap dapat memperkuat sinergi antara pemerintah, regulator, BUMN, pelaku industri, dan mitra teknologi global dalam menyusun blueprint dan roadmap kedaulatan digital Indonesia. Langkah ini menjadi bagian dari upaya mendukung terwujudnya Visi Digital Indonesia 2030 sekaligus memperkuat agenda transformasi perusahaan melalui program TLKM 30.

  • keamanan siber
  • Telkom
  • cybersecurity
  • NeutraDC
  • kedaulatan digital
  • cloud computing
  • Artificial Intelligence
  • Telkom Indonesia
  • AdyaCakra
  • Transformasi Digital
  • Forum Kedaulatan Digital Nasional
  • NeuCentrIX

Redaktur: Redaksi Koran Jakarta

Penulis: Haryo Brono

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.