Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Kemenperin Dorong  Industri Olahraga Nasional untuk Bersaing di Pasar Global

📅 Jumat, 05 Jun 2026, 19:22 WIB | Oleh:
Kemenperin Dorong  Industri Olahraga Nasional untuk Bersaing di Pasar Global Doc: Dokumentasi Kementerian Perindustrian
Ket. Menteri Perindustrian Agus Gumiwang Kartasasmita

JAKARTA - Kementerian Perindustrian terus memperkuat pengembangan ekosistem industri olahraga nasional yang berpotensi besar tumbuh dan bersaing di pasar global. Upaya tersebut dilakukan melalui kegiatan yang mempertemukan pelaku industri olahraga dengan ekosistem ritel nasional.

Menteri Perindustrian Agus Gumiwang Kartasasmita mengatakan industri pakaian, sepatu, dan alat olahraga memiliki peran strategis dalam mendukung pertumbuhan industri nasional. Permintaan pasar yang terus meningkat menjadi peluang bagi industri olahraga dalam negeri untuk berkembang.

“Industri pakaian, sepatu, dan alat olahraga memiliki peran strategis serta peluang yang sangat besar untuk terus dikembangkan. Seiring meningkatnya permintaan pasar, baik di tingkat nasional maupun global,” ujar Agus, Jumat (5/6).

Kegiatan business matching tersebut mempertemukan pelaku industri pakaian dan sepatu olahraga, industri alat olahraga, pelaku usaha ritel, organisasi olahraga, serta mitra strategis potensial. Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya memperluas akses pasar bagi industri olahraga dalam negeri.

Agus juga mengapresiasi sinergi berbagai pihak yang terlibat dalam kegiatan tersebut. Di antaranya Himpunan Peritel dan Penyewa Pusat Perbelanjaan Indonesia (HIPPINDO), Asosiasi Pakaian Olahraga Indonesia (ASPOIN), Ketua Induk Organisasi Cabang Olahraga (IOCO), serta pemangku kepentingan lainnya.

“Kami mengapresiasi para pihak yang telah bersama-sama bersinergi untuk memperluas akses pasar yang berkelanjutan bagi IKM pakaian dan sepatu olahraga. Serta industri alat olahraga sehingga semakin terhubung dengan rantai pasok industri dan ritel nasional,” kata Agus.

Sementara itu, Direktur Jenderal Industri Kecil, Menengah, dan Aneka Kemenperin, Reni Yanita, mengatakan kegiatan tersebut tidak sekadar menjadi ajang temu bisnis. Kegiatan itu juga menjadi langkah konkret untuk memperkuat penggunaan produk dalam negeri dan meningkatkan daya saing industri pendukung ekosistem olahraga.

“Kegiatan ini merupakan bagian dari upaya meningkatkan kapasitas dan daya saing industri pendukung ekosistem olahraga. Agar mampu berkembang, memperluas pasar, serta berkontribusi terhadap pertumbuhan industri nasional,” ujar Reni.

Reni menjelaskan potensi industri olahraga tercermin dari jumlah pelaku usaha dan kontribusinya terhadap perekonomian nasional. Pada Triwulan I Tahun 2026, industri pakaian jadi berkontribusi sebesar 0,99 persen terhadap Produk Domestik Bruto nasional.

Selain itu, industri kulit, barang dari kulit, dan alas kaki berkontribusi sebesar 1,30 persen terhadap PDB nasional. Kinerja ekspor juga menunjukkan tren positif pada industri pendukung ekosistem olahraga nasional.

“Potensi tersebut menunjukkan bahwa industri pendukung ekosistem olahraga nasional memiliki peluang besar untuk terus tumbuh. Dan menjadi bagian penting dalam penguatan struktur industri manufaktur Indonesia,” kata Reni.

Reni mengatakan industri alat olahraga nasional juga terus menunjukkan perkembangan positif. Pada 2025, nilai ekspor industri alat olahraga meningkat 11,3 persen dibandingkan tahun sebelumnya.

Kemenperin berharap kegiatan Business Matching ISAW 2026 dapat memperkuat hubungan bisnis antara industri binaan dengan pembeli, sektor ritel, organisasi olahraga, dan mitra usaha lainnya. Kehadiran pembeli nasional maupun global diharapkan membuka peluang kerja sama yang berkelanjutan.

“Kehadiran buyer nasional maupun global diharapkan dapat membuka peluang kerja sama yang berkelanjutan. Sehingga industri pendukung ekosistem olahraga juga menjadi bagian dari rantai pasok industri dan ritel secara lebih luas dan berkesinambungan,” ucap Reni.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Pasar Eropa Terbuka Lewat IEU-CEPA, Industri Tekstil Indonesia Punya Peluang Baru
    Artikel yang sangat mencerahkan. Sepakat dengan pandangan Kadin ...
  • Produksi Kapal Baru RI Melonjak 251 Persen, Menperin: Negara Maritim Jangan Kalah di Laut Sendiri
    Menanggapi lonjakan produksi kapal baru hingga 251 persen ...
  • Bidik Transformasi Industri Indonesia, Danantara Gelar Forum Teknologi dan Investasi Global
    Fokus Danantara pada industrialisasi inovasi dalam forum DTIIF ...
  • Produksi Dipangkas 50 Persen, Industri Keramik Terancam Lumpuh Gara-Gara Gas!
    Membaca kondisi industri keramik yang terpaksa memangkas kapasitas ...
  • Gelombang Tsunami Setinggi 18 Meter Mengancam Pantai Selatan Kebumen
    Membayangkannya saja sudah bikin takut. Apalagi ada keluarga ...
Advertisement
Homedec Detail Sidebar
pasang iklan di koran jakarta
Nasional
Uji Coba Pendaratan Pesawat...
Megapolitan
Daftar Lokasi Samsat Kelili...
Megapolitan
Urus SIM Tak Repot Lagi, Ad...
pasang iklan di koran jakarta
Advertisement
Sabet 14 Medali Sehari, Indonesia Makin Kokoh di 9 Besar Asian Para Games 2026

Sabet 14 Medali Sehari, Indonesia Makin Kokoh di 9 Besar Asian Para Games 2026

23 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.