Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

HKTI: Program Makan Bergizi Gratis Bantu Perbaiki Gizi, Tingkatkan Kesejahteraan Petani, dan Buka Lapangan Kerja

📅 Jumat, 05 Jun 2026, 18:16 WIB | Oleh:
HKTI: Program Makan Bergizi Gratis Bantu Perbaiki Gizi, Tingkatkan Kesejahteraan Petani, dan Buka Lapangan Kerja Doc: Dok. Istimewa

JAKARTA – Program Makan Bergizi Gratis (MBG) dinilai memberikan manfaat yang luas bagi masyarakat. Selain membantu pemenuhan gizi anak sekolah, ibu hamil, ibu menyusui, dan balita, program ini juga mendorong perputaran ekonomi lokal serta meningkatkan kesejahteraan petani.

Ketua Harian HKTI, Mayjen TNI Purn. Bachtiar Utomo mengatakan bahwa MBG merupakan program yang memiliki dampak langsung terhadap kualitas sumber daya manusia sekaligus memberikan manfaat ekonomi bagi masyarakat.

“Program Makan Bergizi Gratis sangat baik untuk membantu pemenuhan kebutuhan gizi anak-anak sekolah. Program ini juga mendukung ibu hamil dan balita sehingga dapat membantu menekan angka stunting dan meningkatkan kualitas kesehatan masyarakat,” ujarnya dalam keterangan tertulisnya, Jumat (5/6).

Menurutnya, kebutuhan bahan pangan yang besar untuk mendukung pelaksanaan MBG turut meningkatkan serapan hasil pertanian, peternakan, dan perikanan. Kondisi ini membuka peluang pasar yang lebih luas bagi petani dan pelaku usaha pangan lokal.

“Semakin tinggi kebutuhan pangan untuk program MBG, semakin besar pula hasil produksi petani yang terserap. Dampaknya tentu sangat positif terhadap pendapatan dan kesejahteraan petani,” kata Bachtiar.

Selain meningkatkan serapan hasil pertanian, program MBG juga berpotensi menciptakan lapangan kerja baru di berbagai daerah. Kebutuhan tenaga kerja dalam proses penyediaan bahan pangan, pengolahan makanan, distribusi, hingga operasional dapur menjadi peluang ekonomi yang dapat dirasakan langsung oleh masyarakat setempat.

Program ini juga memberikan dampak berganda (multiplier effect) terhadap perekonomian daerah karena melibatkan petani, peternak, nelayan, UMKM, hingga pelaku usaha jasa dalam rantai pasok pangan nasional.

“Program ini tidak hanya memberikan makanan bergizi kepada masyarakat, tetapi juga menggerakkan ekonomi daerah. Ada petani yang hasil panennya terserap, UMKM yang berkembang, dan lapangan kerja yang tercipta,” jelas Bachtiar.

HKTI meyakini Program Makan Bergizi Gratis dapat menjadi salah satu instrumen penting dalam membangun generasi Indonesia yang sehat dan kuat, sekaligus memperkuat ketahanan pangan nasional dan perekonomian daerah.

“Ini adalah investasi jangka panjang bagi bangsa. Anak-anak mendapatkan gizi yang baik, petani semakin sejahtera, ekonomi daerah bergerak, dan pada akhirnya ketahanan pangan nasional semakin kuat,” tutupnya.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • FIFA Asean Cup 2026: Sembilan Gol Antarkan Indonesia ke Final, Thailand Menanti
    Laga ini adalah salahsatu pertandingan bola paling menegangkan ...
  • Pembalakan Liar di TN Berbak-Sembilang Terbongkar, Ratusan Kayu dan Rel 1 Km Dimusnahkan.
    Pecuri kayu sampai membangun rel? Ini sih terang2an ...
  • Dagelan Tak Mutu Lapas Cibinong, Bisa Bangun 10 Rumah Sultan, tak Ada Anggaran Beli CCTV Rp200.000  
    Aparat dan pejabat di negeri ini makin terang2an ...
  • MSI Apresiasi Menteri Pertanian Amran Sulaiman Terkait Penghentian Impor Singkong
    Sangat menginspirasi melihat bagaimana kebijakan tegas menyetop impor ...
  • Kebangkitan UMKM dan Penetrasi E-Commerce jadi Katalisator Pertumbuhan Industri Percetakan di Indonesia
    ehadiran platform pameran B2B bertaraf internasional seperti ALLPrint ...
Advertisement
Inacraft Detail Sidebar
Advertisement
Final Indonesia vs Thailand: Penjualan Tiket Dibuka Mulai Rp250 Ribu, Ini Cara Belinya!

Final Indonesia vs Thailand: Penjualan Tiket Dibuka Mulai Rp250 Ribu, Ini Cara Belinya!

02 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.