Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Gerakkan Ekonomi Lokal, 69.973 UMKM Dibina Sudin PPKUKM Jaksel

📅 Jumat, 05 Jun 2026, 17:50 WIB | Oleh:
Gerakkan Ekonomi Lokal, 69.973 UMKM Dibina Sudin PPKUKM Jaksel Doc: ANTARA/Luthfia Miranda Putri
Ket. Pengunjung mendatangi salah satu tenan dalam kegiatan Bazar Dewan Kerajinan Nasional Daerah (Dekranasda) Jakarta Selatan di Kantor Wali Kota Jakarta Selatan, Selasa (19/5).

JAKARTA - Suku Dinas Perindustrian, Perdagangan, Koperasi, Usaha Kecil, dan Menengah (Sudin PPKUKM) Jakarta Selatan (Jaksel) melakukan pembinaan terhadap 69.973 usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) di wilayah setempat dalam rangka menggerakkan ekonomi lokal.

"Jumlah UMKM Binaan Jaksel berdasarkan data Pusdatin (Pusat Data dan Informasi) Dinas PPKUKM sebanyak 69.973," kata Kepala Sudin PPKUKM Jakarta Selatan Djaharuddin saat dihubungi di Jakarta, Jumat.

Dia mengatakan pembinaan itu salah satunya dilakukan melalui kegiatan bazar, yang juga sekaligus menjadi salah satu upaya pemerintah dalam memberikan ruang pemasaran langsung bagi pelaku UMKM untuk memperluas jangkauan pasar.

Bazar tersebut, kata dia, menawarkan berbagai produk UMKM, mulai dari kuliner, fesyen hingga kriya yang dihasilkan oleh para Jakpreneur binaan Jakarta Selatan.

Menurut dia, pelaksanaan bazar itu menjadi sarana untuk menggerakkan perekonomian lokal sekaligus membantu pelaku usaha agar dapat naik kelas.

"Seluruh Jakpreneur yang terlibat telah melalui proses kurasi untuk memastikan kualitas produk yang dipasarkan," ujar Djaharuddin.

Dia pun berharap penyelenggaraan bazar tersebut tidak hanya meningkatkan popularitas produk UMKM, tetapi juga berdampak terhadap peningkatan pendapatan para pelaku usaha.

"Saya berpesan kepada para pelaku UMKM untuk terus meningkatkan kualitas dan inovasi produknya agar mampu menjangkau pasar yang lebih luas," ungkap Djaharuddin.

Seperti diketahui, Pemerintah Kota Jakarta Selatan secara rutin memfasilitasi kegiatan promosi dan pemasaran bagi UMKM binaan sebagai bagian dari upaya memperkuat ekonomi kerakyatan serta meningkatkan daya saing produk lokal. Ant

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Pasar Eropa Terbuka Lewat IEU-CEPA, Industri Tekstil Indonesia Punya Peluang Baru
    Artikel yang sangat mencerahkan. Sepakat dengan pandangan Kadin ...
  • Produksi Kapal Baru RI Melonjak 251 Persen, Menperin: Negara Maritim Jangan Kalah di Laut Sendiri
    Menanggapi lonjakan produksi kapal baru hingga 251 persen ...
  • Bidik Transformasi Industri Indonesia, Danantara Gelar Forum Teknologi dan Investasi Global
    Fokus Danantara pada industrialisasi inovasi dalam forum DTIIF ...
  • Produksi Dipangkas 50 Persen, Industri Keramik Terancam Lumpuh Gara-Gara Gas!
    Membaca kondisi industri keramik yang terpaksa memangkas kapasitas ...
  • Gelombang Tsunami Setinggi 18 Meter Mengancam Pantai Selatan Kebumen
    Membayangkannya saja sudah bikin takut. Apalagi ada keluarga ...
Advertisement
Homedec Detail Sidebar
pasang iklan di koran jakarta
pasang iklan di koran jakarta
Advertisement
Kebiasaan Bangun Paling Pagi Bikin Kita Banyak Rezeki, Benarkah?

Kebiasaan Bangun Paling Pagi Bikin Kita Banyak Rezeki, Benarkah?

22 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.