Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Menpar: Pariwisata Indonesia Justru Tumbuh Kuat di Tengah Tekanan Geopolitik

📅 Rabu, 03 Jun 2026, 13:43 WIB | Oleh:
Menpar: Pariwisata Indonesia Justru Tumbuh Kuat di Tengah Tekanan Geopolitik Doc: istimewa
Ket. Menteri Pariwisata (Menpar) Widiyanti Putri Wardhana

JAKARTA - Menteri Pariwisata (Menpar) Widiyanti Putri Wardhana menyebut pariwisata Indonesia tetap tumbuh secara kuat di tengah tekanan geopolitik secara global.

“Pariwisata tidak hanya kita dorong untuk meningkatkan jumlah kunjungan wisatawan, devisa, investasi, dan kontribusi terhadap PDB. Yang tidak kalah penting, pertumbuhan pariwisata harus dirasakan langsung oleh masyarakat," kata Widiyanti dalam Rapat Kerja Kementerian Pariwisata bersama Komisi VII DPR RI di Jakarta, Rabu (3/6).

Mengutip data Badan Pusat Statistik (BPS) pada Januari hingga April 2026, kunjungan wisatawan mancanegara mencapai 4,68 juta atau tumbuh 8,24 persen persen jika dibanding periode yang sama 2025.

Sementara itu pada kuartal pertama (Q1) Indonesia memperoleh devisa wisata sebesar 4,05 miliar dolar Amerika Serikat atau setara dengan Rp68,28 triliun. Angka tersebut menunjukkan peningkatan 6,30 persen dibandingkan dengan Q1 2025.

Capaian tersebut harus terus diarahkan agar memberi nilai tambah bagi masyarakat, salah satunya melalui penguatan desa wisata sebagai instrumen pemerataan pembangunan, kata Menpar Widiyanti.

Kementerian Pariwisata akan terus mendorong pemberdayaan dan pendampingan masyarakat, sertifikasi desa wisata berkelanjutan, serta kolaborasi dengan Badan Penyelenggara Jaminan Produk Halal (BPJPH) untuk memperluas sertifikasi halal bagi pelaku usaha mikro, kecil dan menengah (UMKM) di desa wisata.

Kementerian Pariwisata bersama BPJPH telah memfasilitasi 31.548 sertifikasi halal bagi pelaku UMKM di 1.116 desa wisata yang tersebar di 34 provinsi hingga 30 Mei 2026. Langkah itu diharapkan dapat meningkatkan daya saing produk lokal sekaligus memperkuat kepercayaan wisatawan terhadap layanan pariwisata di daerah.

Selain desa wisata, pemerataan manfaat pariwisata juga diperkuat melalui penyelenggaraan kegiatan daerah. Program Karisma Event Nusantara yang telah terlaksana di 15 provinsi mencatat keterlibatan 20.669 pekerja dan 3.936 UMKM, dengan pergerakan ekonomi mencapai lebih dari Rp45,57 miliar.

“Event bukan hanya ruang promosi destinasi, tetapi, juga ruang ekonomi rakyat. Di sana ada UMKM, seniman, pekerja kreatif, komunitas, pelaku transportasi, kuliner, akomodasi, dan berbagai sektor pendukung lainnya yang ikut bergerak,” ujar Widiyanti.

Kementerian Pariwisata juga memperkuat dukungan ke daerah melalui tugas pembantuan di 38 provinsi. Program itu mencakup pelatihan keselamatan berwisata, pembuatan konten promosi daerah, serta dukungan untuk kegiatan pariwisata untuk meningkatkan kualitas destinasi dan mendorong pergerakan wisatawan.

Widiyanti turut menekankan bahwa perekonomian yang melibatkan sektor pariwisata harus memberikan dampak nyata dan mengalir hingga ke desa, menggerakkan UMKM, membuka lapangan kerja, dan memperkuat ekonomi daerah.

Di sisi lain, dia menyoroti jika pembangunan pariwisata ke depan harus semakin berkualitas, inklusif, dan berkelanjutan. Oleh karenaitu, Kementerian Pariwisata akan terus memperkuat kolaborasi dengan DPR RI, pemerintah daerah, kementerian/lembaga, industri, komunitas, dan masyarakat.

"Pariwisata harus menjadi kekuatan ekonomi yang tumbuh bersama rakyat dan memberi manfaat sebesar-besarnya bagi Indonesia,” ucap dia.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • FIFA Asean Cup 2026: Sembilan Gol Antarkan Indonesia ke Final, Thailand Menanti
    Laga ini adalah salahsatu pertandingan bola paling menegangkan ...
  • Pembalakan Liar di TN Berbak-Sembilang Terbongkar, Ratusan Kayu dan Rel 1 Km Dimusnahkan.
    Pecuri kayu sampai membangun rel? Ini sih terang2an ...
  • Dagelan Tak Mutu Lapas Cibinong, Bisa Bangun 10 Rumah Sultan, tak Ada Anggaran Beli CCTV Rp200.000  
    Aparat dan pejabat di negeri ini makin terang2an ...
  • MSI Apresiasi Menteri Pertanian Amran Sulaiman Terkait Penghentian Impor Singkong
    Sangat menginspirasi melihat bagaimana kebijakan tegas menyetop impor ...
  • Kebangkitan UMKM dan Penetrasi E-Commerce jadi Katalisator Pertumbuhan Industri Percetakan di Indonesia
    ehadiran platform pameran B2B bertaraf internasional seperti ALLPrint ...
Advertisement
Inacraft Detail Sidebar
Nasional
BMKG Prediksi Musim Hujan 2...
Advertisement
Rocky Gerung Ungkap Tugas Wantimpres: Harus Kritis terhadap Kebijakan Presiden Prabowo

Rocky Gerung Ungkap Tugas Wantimpres: Harus Kritis terhadap Kebijakan Presiden Prabowo

02 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.