Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Menlu Rubio Berharap Tercapai Kesepakatan dengan Iran, Termasuk Pembatasan Nuklir

📅 Rabu, 03 Jun 2026, 20:30 WIB | Oleh:
Menlu Rubio Berharap Tercapai Kesepakatan dengan Iran, Termasuk Pembatasan Nuklir Doc: Antara
Ket. Menteri Luar Negeri Amerika Serikat Marco Rubio.

WASHINGTON DC - Menteri Luar Negeri Amerika Serikat (AS), Marco Rubio pada Selasa (2/6), menyatakan harapan bahwa kesepakatan untuk mengakhiri perang di Iran mungkin terjadi, menekankan bahwa Teheran harus secara drastis mengurangi program nuklirnya sebelum sanksi apa pun dicabut.

"Ada prospek di hadapan kita, yang bisa terjadi hari ini, bisa terjadi besok, bisa terjadi minggu depan," kata Rubio kepada panel Kongres.

Rubio memberikan kesaksian di hadapan Komite Hubungan Luar Negeri Senat, karena perang AS-Israel selama tiga bulan di Iran tampaknya telah mencapai jalan buntu, dengan penutupan Selat Hormuz yang strategis terus mengganggu pasar energi global.

Rubio menegaskan bahwa Teheran harus membuka kembali jalur pelayaran agar kesepakatan damai dapat terwujud, sekaligus setuju untuk membatasi aktivitas nuklirnya agar sanksi dapat dicabut.

"Iran dikenai sanksi karena mereka memiliki uranium yang diperkaya tinggi, Iran dikenai sanksi karena aktivitas nuklir mereka," kata Rubio. "Jika mereka setuju untuk menghentikan hal-hal tersebut, sanksi akan dicabut."

Presiden AS Donald Trump telah berulang kali menyatakan keyakinannya bahwa kesepakatan dengan Iran sudah dekat, tetapi pembicaraan terhenti. Dan meskipun gencatan senjata sebagian besar telah berlaku sejak awal April, pasukan Iran dan AS telah saling melancarkan serangan dalam beberapa hari terakhir.

Rubio berusaha mengecilkan permusuhan, dengan mengatakan bahwa konflik tersebut pada dasarnya telah berakhir. "Yah, perang sudah berakhir," katanya.

Meskipun mengakui bahwa Iran "masih memiliki banyak drone", Rubio membela keputusan untuk berperang, dengan mengatakan bahwa hal itu telah secara signifikan mengurangi kemampuan Republik Islam untuk melakukan kerusakan.

"Iran tidak memiliki angkatan laut lagi, mereka telah kehilangan sebagian besar basis industri pertahanan mereka, Iran telah kehilangan sebagian besar peluncur rudal mereka," kata Rubio.

Dia menambahkan: "Dan ekonomi mereka jauh lebih buruk hari ini, dan maksud saya, jauh lebih buruk hari ini daripada enam hingga sembilan bulan yang lalu."

Rubio juga menyatakan bahwa pemimpin tertinggi Iran Mojtaba Khamenei, yang terluka dalam serangan AS-Israel dan belum terlihat di depan umum sejak menjabat, masih hidup dan semakin aktif.

"Saya pikir ada indikasi di luar sana bahwa dia semakin terlibat pada tingkat tertentu," kata Rubio kepada panel.

Mojtaba Khamenei, 56 tahun, menggantikan ayahnya, Ali Khamenei, yang tewas dalam gelombang pertama serangan AS-Israel yang melancarkan perang pada 28 Februari. SB/AFP

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Industri Akomodasi Melaju Kencang, Efek Berganda Pariwisata Dinanti
    Membaca data penyerapan tenaga kerja hingga hampir 26 ...
  • Pasar Eropa Terbuka Lewat IEU-CEPA, Industri Tekstil Indonesia Punya Peluang Baru
    Artikel yang sangat mencerahkan. Sepakat dengan pandangan Kadin ...
  • Produksi Kapal Baru RI Melonjak 251 Persen, Menperin: Negara Maritim Jangan Kalah di Laut Sendiri
    Menanggapi lonjakan produksi kapal baru hingga 251 persen ...
  • Bidik Transformasi Industri Indonesia, Danantara Gelar Forum Teknologi dan Investasi Global
    Fokus Danantara pada industrialisasi inovasi dalam forum DTIIF ...
  • Produksi Dipangkas 50 Persen, Industri Keramik Terancam Lumpuh Gara-Gara Gas!
    Membaca kondisi industri keramik yang terpaksa memangkas kapasitas ...

Kemeriahan Gebyar PAUD Yogyakarta 2026

1.5 jam yang lalu | Fajar Alim M

Daerah
Kemeriahan Gebyar PAUD Yogy...
Megapolitan
Pelatihan Mengemudi Becak L...
Advertisement
Nusron Wahid Dua Kali Mangkir, KPK Siapkan Panggilan Ketiga

Nusron Wahid Dua Kali Mangkir, KPK Siapkan Panggilan Ketiga

23 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.