Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Hancur Lebur, Landasan Bekas Ledakan Blue Origin Baru Pulih Tahun 2028

📅 Rabu, 03 Jun 2026, 16:17 WIB | Oleh:
Hancur Lebur, Landasan Bekas Ledakan Blue Origin Baru Pulih Tahun 2028 Doc: AFP

LOS ANGELES - Landasan peluncuran yang rusak akibat ledakan roket New Glenn Blue Origin baru-baru ini dalam uji penyalaan bakar panas kemungkinan tidak akan dipulihkan hingga 2028, kata Administrator NASA Jared Isaacman pada Senin (1/6).

Ledakan tersebut terjadi pada Kamis (28/5) sekitar pukul 21.00 Waktu Timur (Eastern Time) atau Jumat (29/5) pukul 08.00 WIB di Kompleks Peluncuran 36, yang berlokasi di Stasiun Angkatan Antariksa Cape Canaveral di Florida.

Fasilitas tersebut saat ini merupakan satu-satunya landasan peluncuran yang beroperasi dan memiliki kemampuan untuk mendukung roket New Glenn milik Blue Origin.

Dalam wawancara dengan CNBC, Isaacman mengatakan bahwa jangka waktu 2028 masih dalam lingkup kemungkinan untuk pemulihan landasan peluncuran yang rusak.

"Kami semua sedang menyusun rencana yang pada dasarnya memiliki tujuan ingin melihat Blue Origin sukses besar," kata Isaacman.

"Jadi, pemulihan, mengembalikan fungsi landasan peluncuran, menyediakan keahlian di bidang terkait, tentunya analisis akar penyebab. Mari kita cari tahu apa yang rusak, kemudian kita harus terus bergerak maju.," katanya.

CEO Blue Origin Dave Limp mengatakan di platform media sosial X bahwa perusahaan tersebut telah kembali memperoleh akses terbatas ke Kompleks Peluncuran 36 dan secara aktif menyelidiki anomali yang terjadi saat uji penyalaan statis tersebut.

"Kami akan segera mulai membersihkan landasan peluncuran dan menyiapkan rencana pembangunan kembali yang baik," kata Limp.

Ledakan tersebut dapat menunda misi-misi New Glenn berikutnya dan dapat memengaruhi jadwal sejumlah misi eksplorasi Bulan NASA, mengingat Blue Origin merupakan mitra komersial utama dalam program Artemis NASA untuk eksplorasi Bulan. Ant

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • FIFA Asean Cup 2026: Sembilan Gol Antarkan Indonesia ke Final, Thailand Menanti
    Laga ini adalah salahsatu pertandingan bola paling menegangkan ...
  • Pembalakan Liar di TN Berbak-Sembilang Terbongkar, Ratusan Kayu dan Rel 1 Km Dimusnahkan.
    Pecuri kayu sampai membangun rel? Ini sih terang2an ...
  • Dagelan Tak Mutu Lapas Cibinong, Bisa Bangun 10 Rumah Sultan, tak Ada Anggaran Beli CCTV Rp200.000  
    Aparat dan pejabat di negeri ini makin terang2an ...
  • MSI Apresiasi Menteri Pertanian Amran Sulaiman Terkait Penghentian Impor Singkong
    Sangat menginspirasi melihat bagaimana kebijakan tegas menyetop impor ...
  • Kebangkitan UMKM dan Penetrasi E-Commerce jadi Katalisator Pertumbuhan Industri Percetakan di Indonesia
    ehadiran platform pameran B2B bertaraf internasional seperti ALLPrint ...
Daerah
ASN di Kepulauan Riau Bisa ...
Daerah
Perum Bulog Belitung Pastik...
Daerah
Pemkab Pasaman Barat Minta ...

Tangerang Bergetar Dengar Konser Symphony of Giving

1.5 jam yang lalu | Aloysius Widiyatmaka

Megapolitan
Tangerang Bergetar Dengar K...
Advertisement
FIFA Harus Menyelediki Sepak Bola Gajah yang Dimainkan Singapura dan Malaysia

FIFA Harus Menyelediki Sepak Bola Gajah yang Dimainkan Singapura dan Malaysia

03 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.