Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Pasokan Darat Mati Total, Petugas Damkar Terpaksa Sedot Air Laut Demi Padamkan Kebakaran Muara Karang

📅 Selasa, 02 Jun 2026, 01:20 WIB | Oleh:
Pasokan Darat Mati Total, Petugas Damkar Terpaksa Sedot Air Laut Demi Padamkan Kebakaran Muara Karang Doc: ANTARA/HO-Jurnalis Jakarta Utara
Ket. Perwira Piket Suku Dinas Penanggulangan Kebakaran dan Penyelamatan Kota Jakarta Utara Eko Mahendro di lokasi kebakaran Muara Karang, Penjaringan, Jakarta Utara, Senin (1/6) malam.

JAKARTA - Petugas Suku Dinas Penanggulangan Kebakaran dan Penyelamatan (Sudin Gulkarmat) Jakarta Utara berhasil menjinakkan kebakaran yang melanda sebuah rumah panggung di kawasan Muara Karang, Kelurahan Penjaringan, Kecamatan Penjaringan, Jakarta Utara, Senin (1/6) malam. 

Perwira Piket Sudin Gulkarmat Jakarta Utara Eko Mahendro mengatakan laporan kebakaran diterima sekitar pukul 21.00 WIB dan petugas segera melakukan penanganan hingga kondisi api dapat dikendalikan pada pukul 21.45 WIB.

"Pada hari ini terjadi kebakaran di Muara Karang ini, di mana tadi terima berita pukul 21.00 dan kita respons cepat. Pukul 21.45 sudah dalam pendinginan dan sekarang kebakaran bisa diatasi," kata Eko di lokasi kejadian, Senin.

Sebanyak 15 unit mobil pemadam kebakaran dikerahkan untuk mempercepat proses pemadaman dan mencegah api merambat ke bangunan lain di kawasan permukiman tersebut.

Dalam upaya penanganan, petugas menghadapi kendala keterbatasan sumber air dari daratan. Untuk memastikan pemadaman tetap berjalan optimal, petugas memanfaatkan air laut yang berada di sekitar dermaga Muara Karang.

"Sulitnya tadi sumber airnya itu, kalau dari sumber air dari darat agak sulit. Maka yang kami ambil adalah sumber air yang dari ujung dermaga, karena dari air laut gitu," ujar Eko.

Menurut Eko, pemanfaatan sumber air laut menjadi langkah alternatif yang memungkinkan petugas mempercepat pengendalian api di lokasi yang berada di kawasan pesisir.

Tidak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut karena pemilik rumah diketahui sedang tidak berada di kediamannya saat kebakaran terjadi.

Saat ini, kondisi di lokasi telah memasuki tahap pendinginan untuk memastikan tidak ada titik api yang tersisa.

Sementara itu, penyebab kebakaran masih dalam penyelidikan dan petugas berwenang masih menghimpun keterangan serta data di lapangan.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Industri Bioetanol Indonesia Mau Digenjot, Mentan Bidik Investasi BUMN dan Swasta
    Potensi penghematan devisa negara hingga mencapai Rp500 triliun ...
  • Pertamina dan Jababeka Berkolaborasi Menuju Kawasan Hijau dan Nol Emisi
    Melihat tren positif pemasangan infrastruktur panel surya yang ...
  • Kemenperin Pacu Industri Halal Tembus Pasar Global Lewat Halal Indo 2026
    Langkah mendorong penyerapan 60 persen vendor lokal di ...
  • Bukan Sekadar Ekspor, Industri Pangan Indonesia Kejar Posisi di Rantai Nilai Global
    Ulasan yang sangat komprehensif mengenai posisi manufaktur Indonesia ...
  • Industri Besar di Kaltim Didorong Wajib Serap 60 Persen Vendor dan UMKM Lokal.
    Langkah Komisi VII DPR RI dalam mendorong regulasi ...
Advertisement
Art Jakarta Detail Sidebar
Megapolitan
Wali Kota Tangerang Minta A...
Megapolitan
Pemkot Tangerang Ajak Sejum...
Luar Negeri
Para Pemimpin G7 Kutuk Sera...

Sabu Senilai Rp15 Miliar Berhasil Disita Polisi

36 menit yang lalu | Aloysius Widiyatmaka

Megapolitan
Sabu Senilai Rp15 Miliar Be...
Advertisement
Banjir Bandang Terjang Arosuka, Jalan Solok-Padang Putus Sementara.

Banjir Bandang Terjang Arosuka, Jalan Solok-Padang Putus Sementara.

22 Sep 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.