Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Pancasila Menjaga Harmoni Keberagaman

📅 Selasa, 02 Jun 2026, 08:01 WIB | Oleh:
Pancasila Menjaga Harmoni Keberagaman Doc: Ist
Ket. Sumber keberagamab

KUPANG - Wali Kota Kupang Christian Widodo mengatakan Pancasila harus terus dihidupkan dalam kehidupan sehari-hari sebagai fondasi dalam menjaga harmoni keberagaman dan memperkuat persatuan masyarakat, khususnya di ibu kota Nusa Tenggara Timur itu.

“Pancasila adalah sumbangan terbaik masyarakat Nusa Tenggara Timur kepada Indonesia. Karena itu, Pancasila tidak boleh hanya dihafal atau diucapkan saat upacara, tetapi harus hidup dalam tindakan dan perilaku kita sehari-hari,” katanya di Kupang, Senin.

Menurut dia, Pancasila memiliki kedekatan historis dengan NTT karena lahir dari perenungan Bung Karno sewaktu di Ende.

Oleh karena itu, nilai-nilai yang terkandung dalam Pancasila perlu terus dijaga dan diterapkan dalam kehidupan bermasyarakat.

Ia menegaskan bahwa fondasi utama yang menjaga harmoni tersebut adalah Pancasila. 

“Di Kota Kupang, keberagaman bukan menjadi penghalang, tetapi menjadi kekuatan. Keberagaman bukan menjadi jarak pemisah, tetapi menjadi jembatan. Dan kita semua selalu bisa hidup dalam sebuah harmoni,” ujarnya.

Ia mengibaratkan Kota Kupang seperti kain tenun yang tersusun dari berbagai warna, motif, dan pola yang berbeda, namun menghasilkan keindahan ketika dirangkai secara proporsional.

Christian menyebut apabila nilai-nilai Pancasila terus hidup di hati masyarakat, maka Indonesia akan tetap kuat, dan Kota Kupang akan terus menjadi rumah yang nyaman, aman, damai, serta penuh harapan bagi semua orang.

Dalam kesempatan tersebut, ia juga mengajak seluruh masyarakat untuk mensyukuri perjalanan panjang Kota Kupang yang baru saja memperingati usia ke-140 tahun dan 30 tahun sebagai daerah otonom. 

Menurut dia, makna otonomi daerah bukan sekadar soal kewenangan pemerintahan, tetapi bagaimana menghadirkan kebijakan yang berpihak kepada masyarakat. 

Ia meminta seluruh perangkat daerah untuk mempercepat tindak lanjut berbagai surat dan aspirasi masyarakat yang telah didisposisikan agar pelayanan publik dapat berjalan lebih efektif dan responsif.

Ia turut menyampaikan apresiasi kepada seluruh masyarakat, ASN, TNI, Polri, serta seluruh pihak yang telah berkontribusi menjaga keamanan, ketertiban, dan pembangunan Kota Kupang hingga saat ini.

Christian juga mengingatkan bahwa tantangan terbesar saat ini bukan hanya persoalan ekonomi maupun pembangunan fisik, tetapi upaya menjaga semangat toleransi, persaudaraan, dan ruang sosial yang damai, terutama bagi generasi muda.

Ia mengajak seluruh elemen masyarakat untuk terus menjaga kebersamaan dan memperkuat persatuan.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • MSI Apresiasi Menteri Pertanian Amran Sulaiman Terkait Penghentian Impor Singkong
    Sangat menginspirasi melihat bagaimana kebijakan tegas menyetop impor ...
  • Kebangkitan UMKM dan Penetrasi E-Commerce jadi Katalisator Pertumbuhan Industri Percetakan di Indonesia
    ehadiran platform pameran B2B bertaraf internasional seperti ALLPrint ...
  • Mentan Bidik Investasi Besar, Industri Bioetanol Nasional Mulai Digenjot
    Langkah strategis dari pemerintah pusat, khususnya melalui jaminan ...
  • Kemenperin Perkuat Kemitraan IKM Singkong dan Industri Nasional
    Langkah Kemenperin mengintegrasikan IKM olahan singkong melalui Program ...
  • Industri Bioetanol Indonesia Mau Digenjot, Mentan Bidik Investasi BUMN dan Swasta
    Potensi penghematan devisa negara hingga mencapai Rp500 triliun ...
Advertisement
Inacraft Detail Sidebar
Megapolitan
BPBD Kota Tangerang Salurka...
Megapolitan
Wakil Wali Kota Tangerang A...
Advertisement
Arus Truk Logistik Meningkat di Ketapang–Gilimanuk, ASDP Percepat Penguraian Antrean  

Arus Truk Logistik Meningkat di Ketapang–Gilimanuk, ASDP Percepat Penguraian Antrean  

30 Sep 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.