Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Napak Tilas Sejarah Bogor dengan Sepeda Massal

📅 Selasa, 02 Jun 2026, 09:50 WIB | Oleh:
Napak Tilas Sejarah Bogor dengan Sepeda Massal Doc: Ist
Ket. Olahraga sepeda

BOGOR - Pemerintah Kabupaten Bogor, Jawa Barat, melepas ratusan peserta Gowes Napak Tilas Bogor sejauh 64 kilometer menuju Pendopo Malasari, Kecamatan Nanggung, untuk menelusuri jejak pemerintahan darurat Kabupaten Bogor pada masa perjuangan kemerdekaan.

Sekretaris Daerah Kabupaten Bogor Ajat Rochmat Jatnika mewakili Bupati Bogor melepas peserta gowes dari Pendopo Bupati Bogor di Cibinong, Selasa, lalu turut mengiringi rombongan dengan bersepeda.  

Ajat mengatakan kegiatan tersebut menjadi bagian dari rangkaian Hari Jadi ke-544 Bogor sekaligus upaya mengenalkan kembali sejarah Kabupaten Bogor kepada masyarakat.

"Gowes ini bukan sekadar olahraga. Kegiatan ini merupakan perjalanan penuh makna untuk menelusuri jejak sejarah Kabupaten Bogor," kata Ajat.

Ia menjelaskan peserta gowes menempuh perjalanan dari Pendopo Bupati Bogor di Cibinong menuju Pendopo Malasari dengan jarak sekitar 64 kilometer melalui sejumlah titik persinggahan, yakni Kantor Kecamatan Leuwiliang dan Kantor Kecamatan Nanggung.

Menurut dia, kegiatan tersebut mengajak masyarakat mengenal kembali perjalanan panjang Kabupaten Bogor sekaligus menikmati keindahan alam dan potensi wilayah yang dilintasi sepanjang perjalanan.

Ajat menuturkan Pendopo Malasari dipilih sebagai titik akhir gowes karena memiliki nilai historis bagi Kabupaten Bogor. Bangunan tersebut pernah menjadi pusat pemerintahan darurat Kabupaten Bogor pada masa Agresi Militer Belanda II sekitar 1948 hingga 1950.

Pada masa itu, pemerintahan Kabupaten Bogor di bawah kepemimpinan Raden Ipik Gandamana berpindah ke Malasari untuk menghindari serangan Belanda, namun roda pemerintahan tetap berjalan dari kawasan tersebut.

"Ini adalah perjalanan bersejarah yang mengingatkan kita pada akar dan identitas Kabupaten Bogor. Semoga kegiatan ini menjadi titik balik untuk semakin mencintai dan menjaga Kabupaten Bogor, Kuta Udaya Wangsa, yang memiliki kekayaan sejarah, budaya, dan alam yang luar biasa," ujar Ajat.

Ia mengatakan Gowes Napak Tilas Bogor juga menjadi sarana memperkenalkan potensi wilayah Kabupaten Bogor bagian barat yang dalam beberapa tahun terakhir mengalami perkembangan infrastruktur, termasuk akses menuju kawasan Malasari.

Selain mempererat silaturahmi antarpeserta, kegiatan tersebut diharapkan dapat menumbuhkan rasa memiliki masyarakat terhadap Kabupaten Bogor menjelang peringatan HJB ke-544 yang tahun ini dipusatkan di Desa Malasari, Kecamatan Nanggung.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Industri Bioetanol Indonesia Mau Digenjot, Mentan Bidik Investasi BUMN dan Swasta
    Potensi penghematan devisa negara hingga mencapai Rp500 triliun ...
  • Pertamina dan Jababeka Berkolaborasi Menuju Kawasan Hijau dan Nol Emisi
    Melihat tren positif pemasangan infrastruktur panel surya yang ...
  • Kemenperin Pacu Industri Halal Tembus Pasar Global Lewat Halal Indo 2026
    Langkah mendorong penyerapan 60 persen vendor lokal di ...
  • Bukan Sekadar Ekspor, Industri Pangan Indonesia Kejar Posisi di Rantai Nilai Global
    Ulasan yang sangat komprehensif mengenai posisi manufaktur Indonesia ...
  • Industri Besar di Kaltim Didorong Wajib Serap 60 Persen Vendor dan UMKM Lokal.
    Langkah Komisi VII DPR RI dalam mendorong regulasi ...
Nasional
Panglima TNI Hadiri Bazar B...
Advertisement
Puncak Peringatan HUT Ke-81 TNI di Monas Dibatalkan

Puncak Peringatan HUT Ke-81 TNI di Monas Dibatalkan

22 Sep 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.