Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Kandidat Oposisi Memimpin, Presiden Petahana Kolombia Tolak Hasil Hitung Cepat

📅 Selasa, 02 Jun 2026, 15:37 WIB | Oleh:
Kandidat Oposisi Memimpin, Presiden Petahana Kolombia Tolak Hasil Hitung Cepat Doc: AFP/JUAN BARRETO

KOTA MEKSIKO - Presiden Kolombia Gustavo Petro menyatakan tidak akan mengakui hasil penghitungan suara sementara pemilihan presiden yang menunjukkan bahwa calon dari kubu oposisi, Abelardo de la Espriella, unggul.

Petro menegaskan ia hanya akan mengakui hasil resmi yang ditetapkan komisi pemilu setelah proses verifikasi surat suara selesai.

"Sebagai presiden, saya tak menerima hasil penghitungan suara sementara yang dilakukan oleh perusahaan swasta, Bautista bersaudara," tulis Petro di platform X, Senin (1/6), merujuk pada keluarga Bautista Palacio, pemilik Thomas Greg & Sons.

Perusahaan tersebut telah lama terlibat dalam penyelenggaraan proses pemilu di Kolombia dan menjadi salah satu kontraktor terbesar bagi Registri Nasional, pengelola data kependudukan di negara itu.

Thomas Greg & Sons menangani berbagai tahapan pemilu, termasuk logistik dan perangkat lunak untuk penghitungan suara sementara.

Menurut Petro, dalam pekan terakhir sebelum pemungutan suara, algoritma perangkat lunak yang digunakan untuk menghitung dan memproses hasil pemilu telah dimodifikasi sebanyak tiga kali.

Ia juga mengeklaim bahwa data sekitar 800.000 orang yang tidak tercantum dalam daftar pemilih resmi muncul dalam sistem tersebut.

"Saat ini, terdapat dua daftar pemilih: daftar resmi dan daftar yang digunakan oleh perangkat lunak milik saudara Bautista, yang memuat tambahan 800.000 orang," katanya.

Petro juga menyatakan bahwa hasil dari sejumlah tempat pemungutan suara (TPS) yang telah dipersoalkan menunjukkan adanya penambahan ratusan ribu suara tanpa kehadiran pemilih yang bersangkutan.

Presiden Kolombia itu menegaskan bahwa hasil penghitungan suara sementara tidak mengikat secara hukum.

"Menurut hukum, hasil komisi verifikasi suara yang bekerja di bawah pengawasan hakim Republik adalah hasil yang sah dan mengikat, yang akan dipertimbangkan dan diakui oleh presiden," katanya.

Berdasarkan data terbaru dari sistem pemilu nasional Kolombia, setelah 99,9 persen hasil dari TPS diproses, calon oposisi Abelardo de la Espriella dari partai Firm for the Homeland meraup 43,73 persen atau sekitar 10,35 juta suara.

Sementara itu, calon dari koalisi pemerintahan Historic Pact, Ivan Cepeda, meraih 40,91 persen suara atau sekitar 9,69 juta suara.

Karena tidak ada calon yang memperoleh lebih dari 50 persen suara, pemilihan presiden akan dilanjutkan ke putaran kedua pada 21 Juni.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Pasar Eropa Terbuka Lewat IEU-CEPA, Industri Tekstil Indonesia Punya Peluang Baru
    Artikel yang sangat mencerahkan. Sepakat dengan pandangan Kadin ...
  • Produksi Kapal Baru RI Melonjak 251 Persen, Menperin: Negara Maritim Jangan Kalah di Laut Sendiri
    Menanggapi lonjakan produksi kapal baru hingga 251 persen ...
  • Bidik Transformasi Industri Indonesia, Danantara Gelar Forum Teknologi dan Investasi Global
    Fokus Danantara pada industrialisasi inovasi dalam forum DTIIF ...
  • Produksi Dipangkas 50 Persen, Industri Keramik Terancam Lumpuh Gara-Gara Gas!
    Membaca kondisi industri keramik yang terpaksa memangkas kapasitas ...
  • Gelombang Tsunami Setinggi 18 Meter Mengancam Pantai Selatan Kebumen
    Membayangkannya saja sudah bikin takut. Apalagi ada keluarga ...
Advertisement
Kronologi Kecelakaan Maut Honda Mobilio Tabrak Pick Up di Rasuna Said, 1 Orang Tewas

Kronologi Kecelakaan Maut Honda Mobilio Tabrak Pick Up di Rasuna Said, 1 Orang Tewas

22 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.