Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Wisata Adrenalin Melesat, Paralayang Dongkrak Kunjungan ke Gorontalo Utara

📅 Senin, 01 Jun 2026, 11:10 WIB | Oleh: Tim Penulis
Wisata Adrenalin Melesat, Paralayang Dongkrak Kunjungan ke Gorontalo Utara Doc: ANTARA/HO-Yasin Ali
Ket. Dokumentasi - Menikmati olah raga paralayang dari Puncak Dunu, Desa Dunu Kecamatan Monano, Gorontalo Utara, Provinsi Gorontalo.

GORONTALO – Peningkatan kunjungan wisatawan menjadi indikator penting bagi pertumbuhan sektor pariwisata dan perekonomian daerah.

Bertambahnya jumlah wisatawan tidak hanya meningkatkan pendapatan dari sektor akomodasi, transportasi, dan kuliner, tetapi juga memberikan efek berganda bagi pelaku UMKM serta masyarakat setempat.

Namun, upaya meningkatkan kunjungan perlu diimbangi dengan pengelolaan destinasi yang berkelanjutan agar kualitas lingkungan, budaya lokal, dan kenyamanan wisatawan tetap terjaga.

Dengan demikian, pertumbuhan jumlah wisatawan dapat memberikan manfaat ekonomi jangka panjang tanpa mengorbankan daya tarik destinasi itu sendiri.

Destinasi pariwisata olah raga paralayang di Puncak Dunu, Desa Dunu, Kecamatan Monano, Gorontalo Utara, Provinsi Gorontalo, mulai menyedot dan meningkatkan kunjungan wisatawan di kabupaten tersebut.

"Alhamdulillah minat kunjungan wisata ke desa kami semakin meningkat. Ini berkat dibukanya fasilitas olah raga paralayang di Puncak Dunu," kata Sekretaris Desa Dunu, Kecamatan Monano Agusrian Ogu di Gorontalo, Minggu (31/5).

Menurutnya setiap libur akhir pekan, penyuka Paralayang datang memesan tempat di lokasi wisata olah raga tersebut.

Puncak Dunu ada di sebuah bukit yang dapat diakses dengan mudah di lintas Sulawesi menuju wilayah barat kabupaten ini.

Wahana paralayang dikelola langsung oleh pemerintah desa, kata Agusrian, didukung oleh Karang Taruna desa.

Pekan ini kata dia, ada 19 orang melakukan terbang tandem dan pekan depan sebanyak 50 orang sudah melakukan pemesanan secara langsung dari jasa perjalanan yang dipimpin kepala desa.

"Kami bersyukur pengelolaan destinasi wisata yang disajikan dengan fasilitas paralayang mendapat perhatian dari masyarakat wisatawan," kata Agusrian.

Penggiat pariwisata Gorontalo Yasin Ali mengatakan meningkatnya jumlah kunjungan pada open trip paralayang di puncak Dunu menandakan tren positif pada perkembangan pariwisata olah raga (sport tourism) di daerah itu.

"Destinasi wisata baru ini semakin diminati," kata Yasin.

Tentu paralayang menambah beragam atraksi olah raga yang akan mendukung pengembangan pariwisata Gorontalo, khususnya Gorontalo Utara.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • MSI Apresiasi Menteri Pertanian Amran Sulaiman Terkait Penghentian Impor Singkong
    Sangat menginspirasi melihat bagaimana kebijakan tegas menyetop impor ...
  • Kebangkitan UMKM dan Penetrasi E-Commerce jadi Katalisator Pertumbuhan Industri Percetakan di Indonesia
    ehadiran platform pameran B2B bertaraf internasional seperti ALLPrint ...
  • Mentan Bidik Investasi Besar, Industri Bioetanol Nasional Mulai Digenjot
    Langkah strategis dari pemerintah pusat, khususnya melalui jaminan ...
  • Kemenperin Perkuat Kemitraan IKM Singkong dan Industri Nasional
    Langkah Kemenperin mengintegrasikan IKM olahan singkong melalui Program ...
  • Industri Bioetanol Indonesia Mau Digenjot, Mentan Bidik Investasi BUMN dan Swasta
    Potensi penghematan devisa negara hingga mencapai Rp500 triliun ...
Advertisement
Inacraft Detail Sidebar

Pemkot Bandung Tingkatkan Kewaspadaan Penyakit ISPA

12 menit yang lalu | Ilham Sudrajat

Daerah
Pemkot Bandung Tingkatkan K...

Disnaker Kota Bandung Gelar Virtual Job Fair

26 menit yang lalu | Ilham Sudrajat

Daerah
Disnaker Kota Bandung Gelar...
Advertisement
Dagelan Tak Mutu Lapas Cibinong, Bisa Bangun 10 Rumah Sultan, tak Ada Anggaran Beli CCTV Rp200.000   

Dagelan Tak Mutu Lapas Cibinong, Bisa Bangun 10 Rumah Sultan, tak Ada Anggaran Beli CCTV Rp200.000  

30 Sep 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.