Flores Curi Perhatian di Bali, BPOLBF Kenalkan Desa Wisata Berkelanjutan dalam Ajang Bergengsi di Sanur
Senin, 01 Jun 2026, 11:00 WIBKUPANG â Mempromosikan desa wisata tidak hanya bertujuan meningkatkan jumlah kunjungan wisatawan, tetapi juga menjadi strategi untuk menggerakkan ekonomi lokal secara berkelanjutan.
Melalui promosi yang tepat, potensi budaya, kuliner, kerajinan, hingga keindahan alam desa dapat dikenal lebih luas dan menarik minat pasar wisata.
Di sisi lain, peningkatan kunjungan wisata juga berpeluang menciptakan lapangan kerja, memperkuat usaha mikro masyarakat, serta mendorong pelestarian kearifan lokal sebagai daya tarik utama destinasi.
Badan Pelaksana Otorita Labuan Bajo Flores (BPOLBF) mempromosikan desa wisata berkelanjutan di Flores dalam ajang The Meru Eco Tourism Week 4th Edition yang berlangsung di Bali Beach Convention Center, Sanur, Bali.
Pelaksana Tugas Direktur Utama BPOLBF Andhy MT Marpaung dalam keterangan yang diterima di Kupang, Minggu (31/5), mengatakan partisipasi tersebut menjadi bagian dari upaya BPOLBF memperkuat posisi Labuan Bajo-Flores sebagai destinasi pariwisata yang mengedepankan prinsip keberlanjutan melalui pengembangan wisata berbasis masyarakat, pelestarian lingkungan, dan pemberdayaan ekonomi lokal.
"Ada tiga desa wisata yang dipromosikan yakni Desa Wisata Warloka, Desa Wisata Wae Lolos, dan Dusun Rangko di Desa Tanjung Boleng," katanya.
Ketiga desa wisata itu, lanjut dia, menawarkan pengalaman wisata berbasis alam dan budaya yang autentik sekaligus mendukung upaya pelestarian lingkungan.
Dia mengatakan keikutsertaan dalam forum tersebut merupakan langkah strategis untuk memperkenalkan keragaman destinasi wisata Flores di luar kawasan Taman Nasional Komodo.
"Partisipasi kami dalam The Meru Eco Tourism Week merupakan langkah strategis untuk memperkenalkan wajah baru pariwisata Flores yang lebih beragam, berkelanjutan, dan berbasis masyarakat," ujarnya.
Selain mempromosikan desa wisata, BPOLBF juga memperkenalkan berbagai alternatif perjalanan wisata seperti trekking Nine Summits Flores, paket perjalanan lintas Flores, hingga pengembangan wisata religi Katolik yang tengah disusun bersama sejumlah keuskupan di Flores.
Menurut Andhy, pengembangan destinasi alternatif tersebut diharapkan dapat mendistribusikan pergerakan wisatawan secara lebih merata sekaligus mendorong wisatawan tinggal lebih lama dan menjelajahi berbagai wilayah di Flores.
Melalui partisipasi dalam kegiatan itu, BPOLBF berharap semakin banyak wisatawan, pelaku industri, dan mitra strategis yang mengenal potensi pariwisata berkelanjutan Flores serta mendukung pelestarian alam dan budaya sebagai bagian dari pembangunan destinasi yang berkualitas dan berdaya saing global.
- BPOLBF
- Desa Wisata
Redaktur: Muchamad Ismail
Penulis: Antara
Berita Terkait:
-
Target EBT Makin Besar, Pemerintah Hadapi Tantangan Eksekusi
-
Serial Klasik Hawaii Five-O Mulai Digarap Sutradara Spider-Man: Brand New Day untuk Layar Lebar
-
Al Azhar Galang Donasi untuk Korban Gempa NTT dan Karhutla di Daerah
-
Iran Balas Serangan AS, Pangkalan Militer Amerika di Timur Tengah Jadi Sasaran
-
Pengaspalan jalan pertanian di Kendari
-
Perkuat Konektivitas Wilayah, Bogor Dukung Percepatan Pembangunan Tol Desari hingga Salabenda
-
Pelaku UMKM Sumsel Didorong Tngkatkan Daya Saing
PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.